Parataan laba merupakan praktik yang umum dilakukan manajer untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan agar sesuai dengan target yang diinginkan baik secara artificial maupun riil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya praktik perataan laba di Indonesia khususnya perusahaan manufaktur di BEJ. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasikan faktor-faktor yang dapat dihubungkan dengan praktik perataan laba. Faktor-faktor tersebut antara lain ROI, ROE, DER dan Leverage ratio. Untuk menentukan dapat terjadinya praktik perataan laba digunakan Indeks Eckel.