Dalam menentukan apakah investor akan melakukan transaksi di pasar modal atau tidak, biasanya mendasarkan atas keputusan pada informasi yang dimiliki, baik informasi yang tersedia di publik maupun dari investor sendiri. Informasi akan memiliki makna atau nilai bagi investor jika keberadaan informasi tersebut menyebabkannya melakukan transaksi di pasar modal, di mana transaksi itu tercermin melalui harga saham. Informasi tersebut dapat berupa pelaporan keuangan yang meliputi laporan keuangan dan cara-cara lain untuk melaporkan informasi, salah satunya adalah informasi pembagian dividen.