Search
|
|
Hasil pencarian: 15 ditemukan (tampil 1 - 15) :
6881
Dibaca
Kecerdasan Emosional Remaja Ditinjau Dari Konsep Diri Dan Kualitas Komunikasi Antara Orangtua Dan Anak
Kecerdasan emosional dipandang sebagai satu aspek psikis yang sangat menentukan reaksi individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Kecerdasan intelektual tidak cukup untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan dalam hidup, tetapi dibutuhkan adanya kecerdasan emosional untuk keberhasilan individu dalam kehidupannya. Banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional, di antaranya adalah konsep diri dan kualitas komunikasi antara orangtua-anak.
13 Sep | Skripsi Psikologi
1019
Dibaca
Perbedaan Sikap Kerja Antara Karyawan Tetap dan Karyawan dalam masa latihan (On The Job Training)
Sikap kerja pada karyawan menunjukkan perasaan senang atau tidak senang terhadap pekerjaannya. Sikap kerja yang tinggi dalam artian positif terlihat dari karyawan yang disiplin, ikut memajukan perusahaan, tidak malas, jujur, bekerja keras. Sikap kerja yang rendah dalam artian negative terlihat dari karyawan yang malas, mau bekerja kalau ada pengawasan, tidak disiplin, yang akhirnya akan merugikan perusahaan. Karyawan dengan sikap kerja yang positif biasanya memperoleh reward lebih dari perusahaan diantaranya yaitu memperoleh kenaikan status seperti pada karyawan dalam masa latihan (On The Job Training) ke karyawan tetap.
01 Sep | Skripsi Psikologi
728
Dibaca
Hubungan Antara Kohesivitas Peer Group Dengan Loyalitas Pada Merek Rokok Di Kalangan Remaja
Dalam kehidupan remaja, pengaruh yang diberikan oleh peer group sangatlah cukup kuat pada perkembangan perilaku mereka. Remaja akan cenderung mengikuti apa yang dilakukan peer group-nya apalagi dalam peer group tersebut terdapat suatu kohesivitas yang merupakan suatu kualitas kebergantungan satu sama lain antar anggota (Chaplin, 2001) dan salah satu contohnya adalah perilaku merokok. Kegiatan merokok tidak terlepas dari pemilihan merek rokok dan loyalitas pada merek rokok tersebut. Loyalitas pada merek merupakan sikap menyenangi suatu merek yang direprentasikan dengan pembelian yang konsisten terhadap merek tersebut sepanjang waktu
30 Agu | Skripsi Psikologi
668
Dibaca
Hubungan Antara Komitmen Organisasi Dengan Intensi Turn Over
Suatu perusahaan yang memperkerjakan tenaga manusia penting sekali memperhatikan masalah kepuasan kerja, karena karyawan yang merasa puas diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerjanya, sehingga kemungkinan tingkat absensi dan intensi turn over-nya akan rendah. Namun dalam kenyataannya, perusahaan kurang memperhatikan kesejahteraan karyawan seperti upah kerja yang rendah, kondisi lingkungan kerja yang buruk, jam kerja yang melewati batas serta tidak adanya jaminan sosial. Hal ini merupakan penyebab utama timbulnya turn over, salah satu cara untuk mengantisipasinya perlu ditanamkan komitmen organisasi karyawan pada perusahaan, sebab karyawan yang memiliki komitmen yang tinggi akan memiliki loyalitas yang besar pada perusahaan dan intensi turn over yang rendah.
26 Agu | Skripsi Psikologi
1012
Dibaca
Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Dengan Loyalitas Kerja
Manusia dalam lingkungan kerja harus mampu bekerjasama dengan seluruh komponen yang terlibat dalam suatu perusahaan, perilaku pemimpin akan dipersepsikan oleh bawahannya sehingga hal ini akan mempengaruhi loyalitas kerja karyawan. Persepsi terhadap gaya kepemimpinan adalah proses kognitif karyawan dalam menilai, mengevaluasi dan menafsirkan perilaku kepemimpinan yang diterapkan oleh perusahaan baik yang berorientasi pada tugas maupun yang berorientasi pada bawahan dalam rangka mencapai tujuan perusahaan. Loyalitas kerja adalah keadaan dan aktivitas yang menyangkut fisik, psikis dan sosial yang menyebabkan individu mempunyai dorongan yang kuat untuk tetap menjadi anggota perusahaan, taat pada peraturan, bertanggung jawab, dan sikap kerja kerja.
17 Agu | Skripsi Psikologi
629
Dibaca
Hubungan Antara Persepsi Terhadap Intensif Dan Lingkungan Kerja Dengan Loyalitas Kerja
Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang membutuhkan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Masih terbatasnya tenaga kerja yang profesional, terampil dan terlatih membuat perusahaan berusaha mempertahankan karyawan sebagai salah satu mitra utama yang perlu dipertahankan untuk menunjang efisiensi dan produktivitas perusahaan. Adanya loyalitas yang tinggi akan memberikan pengaruh positif, yaitu menimbulkan kepuasan kerja, semangat kerja, prestasi kerja yang baik dan keinginan untuk tetap bekerja di perusahaan.
09 Agu | Skripsi Psikologi
878
Dibaca
Perbedaan Keputusan Membeli Di Tinjau Dari Teknik Promosi
Promosi adalah kegiatan selain personal selling, periklanan dan publisitas yang mendorong efektivitas pembelian konsumen dan pedagang. Teknik promosi yang dilakukan dalam usaha menarik konsumen merupakaaan reinforcement atau pengukuhan respon perilaku membeli dimana di dalamnya terdapat suatu teknik promosi yang menyebabkan promosi tersebut lebih banyak digemari atau lebih menarik konsumen untuk membeli. Diharapkan pengukuhan yang diberikan sebagai akibat respon yang dilakukan akan memberikan manfaat yang sama.
19 Nov | Skripsi Psikologi
1233
Dibaca
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Kecenderungan Burnout Pada Guru Sekolah Dasar
Kecenderungan burnout yaitu habisnya sumber daya fisik dan mental secara keseluruhan yang disebabkan oleh upaya yang berlebihan untuk mencapai tujuan kerja yang tidak realistis dan merupakan akibat akhir dari stres kerja. Burnout merupakan keadaan internal negatif, yang ditandai dengan kelelahan fisik, kelelahan mental, kelelahan emosional, depersonalisasi, serta rendahnya penghargaan terhadap diri sendiri.
18 Nov | Skripsi Psikologi
1050
Dibaca
Hubungan Antara Human Relation Dan Selft Efficacy Dengan Komitmen Karyawan Terhadap Perusahaan
Karyawan yang melaksanakan tugasnya dengan semangat dan penuh kegairahan adalah keadaan yang diharapkan oleh suatu perusahaan, karena dengan demikian perusahaan akan mampu mewujudkan tujuan dengan tercapainya produktivitas yang semakin meningkat. Gairah karyawan dalam bekerja akan dapat terwujud seiring meningkatkannya komitmen karyawan terhadap perusahaan. Disisi lain keadaan tidak menyenangkan yang dirasakan karyawan tidak akan diketahui oleh pihak manejemen perusahaan tanpa terwujudnya human relations yang baik yang didukung dengan self efficacy yang tinggi.
12 Nov | Skripsi Psikologi
1804
Dibaca
Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah (Survei Pada Bank BRI)
Bisnis perbankan merupakan bisnis jasa yang berdasar pada asas kepercayaan sehingga masalah kualitas layanan menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan bisnis ini. Kualitas layanan merupakan salah satu bentuk penelitian konsumen terhadap tingkat layanan yang diterima (perceived services) dengan tingkat layanan yang diharapkan (expected services). Setiap nasabah dalam memilih bank memiliki kriteria sendiri-sendiri, perbedaan kriteria pemilihan bank oleh nasabah ini, maka bank dituntut untuk selalu berusaha meningkatkan layanan dan melakukan inovasi secara terus menerus.
01 Nov | Skripsi Ekonomi
975
Dibaca
Hubungan Antara Kepuasan Terhadap Produk Sabun Mandi Dengan Loyalitas Merk Pada Konsumen Wanita
Loyalitas merk akan berhubungan dengan masalah perilaku konsumen. Loyalitas merk para dasarnya merupakan proses pengambilan keputusan dalam membeli. Konsumen pada awal pembelian harus melakukan pencarian mengenai bentuk produknya serta melakukan evaluasi atau penyeleksian alternatif terhadap berbagai macam merk yang ada di pasaran, sehingga pada loyalitas merk ini konsumen tidak perlu mengulang pencarian informasi lagi.
08 Okt | Skripsi Psikologi
927
Dibaca
Hubungan Antara Persepsi Terhadap Lingkungan Psikososial Kerja Dan Kepuasan Kerja Dengan Komitmen Karyawan Pada Perusahaan
Komitmen karyawan untuk tetap bekerja pada organisasi merupakan wujud perasaan setia atau loyal pada perusahaan. Banyak faktor yang mempengaruhi komitmen karyawan berorganisasi, diantaranya adalah persepsi karyawan terhadap lingkungan psikososial dan kepuasan kerja. Adanya persepsi karyawan yang baik atau positif terhadap lingkungan psikososial kerja maka akan mendorong karyawan untuk bekerja dengan nyaman dan senang hati sehingga karyawan merasa puas terhadap hasil kerjanya, yang pada akhirnya akan berimplikasi pada peningkatan komitmen karyawan pada perusahaan.
29 Sep | Skripsi Psikologi
1073
Dibaca
Pengaruh Tingkat Jabatan Dan Pengalaman Kerja Auditor Terhadap Komitmen Profesi (Survei Pada Kantor Akuntan Publik)
Penelitian dengan judul pengaruh tingkat jabatan dan pengalaman kerja auditor terhadap komitmen profesi ini bertujuan untuk mengetahui apakah tingkat jabatan dan pengalaman kerja para akuntan berpengaruh terhadap komitmen profesinya. Metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi linier berganda dan uji validitas, reliabilitas serta uji korelasi parsial dengan menggunakan data primer dengan cara menyebarkan kuesioner kepada kantor akuntan publik di Surakarta. Agar hasil estimasi menjadi valid, maka dilakukan pengujian statistik yang meliputi t, uji F dan R2(koefisien determinasi) serta pengujian validitas dan reliabilitsa.
15 Sep | Skripsi Ekonomi
1779
Dibaca
Pengaruh Komitmen Organisasi dan Komitmen Profesional Terhadap Kepuasan Kerja Auditor
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen. Komitmen Organisasional merupakan suatu perpaduan antara sikap dan perilaku seseorang dalam mengidentifikasi keterlibatannya dalam suatu bagian untuk mencapai tujuan bersama. Komitmen Profesional adalah tingkat loyalitas individu terhadap organisasi dalam melaksanakan tugas dan mentaati norma, aturan serta pada etika profesi.
31 Agu | Skripsi Ekonomi
1284
Dibaca
Hubungan Antara Persepsi Manajemen Lini Terhadap Turnover Di Manajemen Puncak Dengan Komitmen Organisasi
Komitmen organisasi adalah suatu kelekatan afeksi terhadap organisasi, seperti identifikasi yang kuat, memilih keterlibatan tinggi, dan rasa senang menjadi bagian dari organisasi. Komitmen tinggi karyawan pada perusahaan merupakan salah satu hal yang diinginkan perusahaan dan menjadi tonggak utama dalam menghadapi kompetisi industri. Dan ditengah kesibukan perusahaan untuk meningkatkan komitmen karyawannya, terdapat fenomena dimana manajemen puncak, sebagai jajaran eksekutif tertinggi dalam perusahaan, mengalami turnover baik secara sukarela (atas inisiatif sendiri) maupun tidak sukarela (diberhentikan oleh perusahaan) dengan beragam alasan yang melatar belakangi.
02 Jun | Skripsi Psikologi

