Search

Hasil pencarian: 153 ditemukan (tampil 1 - 40) :

3262
Dibaca

Pengaruh Struktur Organisasi Terhadap Keefektifan Partisipatif Dalam Peningkatan Kinerja Manajerial Dan Kepuasan Kerja

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah pendekatan partisipasi dalam sistem penyusunan anggaran apabila ditetapkan di rumah sakit yang ada di Klaten berpengaruh terhadap kinerja manajerial dan kepuasan kerja atau tidak, serta apakah struktur organisasi mempunyai peranan mempengaruhi hubungan antara penganggaran partisipatif dengan kinerja manajerial dan kepuasan kerja.
6842
Dibaca

Kecerdasan Emosional Remaja Ditinjau Dari Konsep Diri Dan Kualitas Komunikasi Antara Orangtua Dan Anak

Kecerdasan emosional dipandang sebagai satu aspek psikis yang sangat menentukan reaksi individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Kecerdasan intelektual tidak cukup untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan dalam hidup, tetapi dibutuhkan adanya kecerdasan emosional untuk keberhasilan individu dalam kehidupannya. Banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional, di antaranya adalah konsep diri dan kualitas komunikasi antara orangtua-anak.
3634
Dibaca

Kreativitas Remaja Ditinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua

Kreativitas adalah suatu proses dan cara berpikir yang mampu mengarahkan pada sesuatu yang baru dan tidak biasa dilakukan orang. Manusia adalah makhluk yang memiliki akal dan pikiran serta mampu mengoptimalkan potensi yang dimilikinya tersebut. Potensi yang dimiliki masing-masing individu mempunyai kadar dan tingkat yang berbeda-beda antara individu satu dengan yang lain. Namun potensi yang dimiliki individu tersebut dapat ditingkatkan, dan untuk meningkatkannya dibutuhkan faktor-faktor pendorong.
3217
Dibaca

Hubungan Antara Kematangan Sosial Dan Kecenderungan mencari Sensasi Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja

Masa remaja adalah masa dimana para remaja mencari jati diri, remaja juga sering kali terjerumus dalam pergaulan bebas dengan lawan jenis karena pengaruh pergaulan. Kematangan emosi yang dicapai para remaja menuntut para remaja untuk dapat berpikir dewasa dalam menghadapi permasalahan perkembangan organ seksualnya sehingga keinginan mencari sensasi dalam pergaulannya dapat tersalurkan dalam kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi dirinya.
2119
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Kharismatik Dan Budaya Organisasi Dengan Kinerja Karyawan

Perusahaan sebagai salah satu bentuk organisasi mempunyai tujuan yang berupa kinerja. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan diantaranya adalah kepemimpinan dan budaya organisasi. Suatu organisasi tanpa adanya pemimpin maka organisasi itu tidak dapat bertahan lama. Kepemimpinan Kharismatik dapat menghasilkan kinerja yang tinggi dikalangan pengikutnya hal ini dikarenakan bahwa orang-orang yang bekerja untuk pemimpin kharismatik termotivasi untuk mengeluarkan upaya kerja ekstra dan karena mereka menyukai pemimpin mereka.
2384
Dibaca

Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal Dan Etos Kerja Dengan Produktivitas Kerja

Masalah produktivitas kerja di Indonesia telah lama dibahas dan diperhatikan oleh berbagai pihak yang berkompeten. Hal ini mengingat produktivitas kerja di Indonesia masih belum memadai atau dengan kata lain masih rendah dilihat dari melimpahnya SDM yang kita miliki. Setiap perusahaan menginginkan agar produktivitas kerja karyawannya tinggi, karena dengan produktivitas kerja yang tinggi tidak hanya menguntungkan bagi perusahaan saja tetapi karyawan akan ikut serta menikmati hasil keuntungan perusahaan tersebut.
1585
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasional Dengan Motivasi Mengembangkan Karir

Motivasi mengembangkan karir merupakan salah satu perwujudan dari sikap berprestasi pada setiap karyawan yang sadar untuk maju. Apabila individu atau karyawan memliki motivasi terhadap karir maka tuntutan kerja dan pekerjaan yang begitu banyak harus dikerjakan sesuai target. Namun untuk mencapai tingkat karir tertentu bukanlah suatu hal yang sederhana.
2226
Dibaca

Kemampuan Menyelesaikan Masalah DItinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua Dan Keterbukaan Komunikasi Remaja Orang Tua

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja -orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja-orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah.
2443
Dibaca

Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Penyesuaian Sosial Pada Remaja

Perkembangan remaja yang tersulit adalah berhubungan dengan penyesuaian sosialnya. Penyesuaian sosial erat kaitannya dengan kebutuhan yang sering muncul dalam diri remaja yaitu kebutuhan untuk berhubungan dengan teman dan ingkungannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyesuaian sosial remaja yaitu perilaku asertif. Remaja dengan perilaku asertif akan berani mengemukakan, menghargai serta menerima pikiran, perasaan dan pendapat orang lain secara terus terang.
2204
Dibaca

Hubungan Antara Pembentukan Identitas Diri Dengan Pertemanan Pada Remaja

Kualitas pertemanan merupakan penilaian baik buruknya suatu hubungan dalam berteman dengan menekankan adanya rasa percaya diantara teman tersebut. Kualitas pertemanan berkaitan dengan karakteristik dan kepribadian seseorang, karena hal tersebut mencerminkan kematangan dari seseorang tersebut.
889
Dibaca

Toksisitas Ekstrak Kloroform Dan Ekstrak Metanol Daun Kenikir (Cosmos Caudatus HBK) Terhadap Larva Artemia Salina Leach Dan Profil Krimatografi Lapis Tipisnya

Telah dilakukan penelitian toksisitas ekstrak kloroform dan ekstrak metan ol daun kenikir (Cosmos caudatus H.B.K) terhadap larva Artemia salina Leach dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BST) dan golongan senyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak yang paling toksik diidentifikasi dengan metode kromatografi lapis tipis (KLT). Penelitian ini merupakan skrining awal untuk mengetahui senyawa bioaktif. Serbuk daun kenikir (Cosmos caudatus H.B.K) disari dengan metode Soxhletasi menggunakan pelarut kloroform dan metanol, sehingga diperoleh ekstrak kloroform dan ekstrak metanol.
989
Dibaca

Uji Toksisitas Ekstrak Kloroform Dan Ekstrak Metanol Bunga Brokoli (Brassica oleracea var. itallica L) Bunga Kubis (Brassica oleracea var. botrytis L) Dan Umbi Lobak (Raphanus sativus L) Terhadap Larva Artemia salina Leach

Salah satu penyakit yang ditakuti dalam dunia kesehatan adalah kanker. Pengobatan kanker yang ada saat ini umumnya mahal dan kurang memuaskan hasilnya sehingga menyebabkan masyarakat memilih untuk kembali ke alam dengan memanfaatkan potensi tanaman yaitu bunga brokoli (Brassica oleracea var. itallica L.), bunga kubis (Brassica oleracea var. botrytis L.) dan umbi lobak (Raphanus sativus L.). Uji pendahuluan untuk aktivitas antikanker dapat dilakukan dengan metode BST (Brine Shrimp Lethality Test).
3549
Dibaca

Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Penderita Tuberkulosis Paru Di Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru (BP4)

Kesehatan merupakan hak dasar manusia dan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia. Saat ini penyakit Tuberkulosis Paru masih dianggap menjadi masalah utama di negara berkembang seperti di Indonesia, hal ini karena berkaitan dengan perilaku, ekonomi dan tingkat sosial budaya masyarakatnya. Dewasa ini sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi Tuberkulosis. Setiap tahun ada sekitar 8 juta penderita baru TB dan hampir 3 juta orang yang meninggal di seluruh dunia akibat penyakit ini.
1327
Dibaca

Hubungan Antara Karakteristik Demografi Dengan Motivasi Dalam Melakukan Mobilisasi Pada Pasien Post Operasi Fraktur

Mobilisasi dini merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan pada pasien post operasi yang dapat membantu dalam pemulihan dan menghindari komplikasi paska bedah. Motivasi yang menggerakkan pasien post operasi fraktur dalam melakukan mobilisasi dilatarbelakangi oleh motif dan aktor tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi melakukan mobilisasi pada pasien post operasi fraktur di RSO. Prof. DR. R. Soeharso. Penelitian ini merupakan penelitian dilakukan menggunakan kuesioner dengan pertanyaan secara langsung terhadap beberapa sampel.
1416
Dibaca

Hubungan Antara Kemampuan Empati Dan Interaksi Teman Sebaya Dengan Kecenderungan Berperilaku Altruistik Pada Remaja

Perkembangan jaman yang terus bergulir ternyata membawa pengaruh pergeseran nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. Remaja yang diharapkan mempunyai kepekaan terhadap kebutuhan orang lain ternyata cenderung bersikap individualistis dan tidak mau memberikan pertolongan kepada orang lain. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini antara lain : (1) Ada hubungan antara kemampuan empati dan interaksi teman sebaya terhadap kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja, (2) Ada hubungan positif antara kemampuan empati dengan kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja, (3) Ada hubungan positif antara interaksi teman sebaya dengan kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja.
1005
Dibaca

Hubungan Antara Budaya Organisasi Dengan Disiplin Kehadirab Kerja Pada Karyawan Operasional

Pengaruh budaya organisasi mempunyai arti penting bagi individu yang bekerja didalamnya, karena budaya organisasi ini akan mempengaruhi baik secara langsung atau tidak langsung terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi yang kuat akan meningkatkan kinerja individu secara keseluruhan dan berpengaruh positif pada perilaku karyawan, sehingga menimbulkan kinerja yang baik dan merangsang disiplin kerja yang tinggi. Disamping itu pemahaman karyawan terhadap budaya organisasi membawa pengaruh yang besar bagi pencapaian tujuan organisasi dan disiplin kerja karyawan itu sendiri. Karyawan yang memahami budaya organisasi secara mendalam akan merangsang disiplin kerja yang tinggi.
1001
Dibaca

Perbedaan Sikap Kerja Antara Karyawan Tetap dan Karyawan dalam masa latihan (On The Job Training)

Sikap kerja pada karyawan menunjukkan perasaan senang atau tidak senang terhadap pekerjaannya. Sikap kerja yang tinggi dalam artian positif terlihat dari karyawan yang disiplin, ikut memajukan perusahaan, tidak malas, jujur, bekerja keras. Sikap kerja yang rendah dalam artian negative terlihat dari karyawan yang malas, mau bekerja kalau ada pengawasan, tidak disiplin, yang akhirnya akan merugikan perusahaan. Karyawan dengan sikap kerja yang positif biasanya memperoleh reward lebih dari perusahaan diantaranya yaitu memperoleh kenaikan status seperti pada karyawan dalam masa latihan (On The Job Training) ke karyawan tetap.
726
Dibaca

Hubungan Antara Kohesivitas Peer Group Dengan Loyalitas Pada Merek Rokok Di Kalangan Remaja

Dalam kehidupan remaja, pengaruh yang diberikan oleh peer group sangatlah cukup kuat pada perkembangan perilaku mereka. Remaja akan cenderung mengikuti apa yang dilakukan peer group-nya apalagi dalam peer group tersebut terdapat suatu kohesivitas yang merupakan suatu kualitas kebergantungan satu sama lain antar anggota (Chaplin, 2001) dan salah satu contohnya adalah perilaku merokok. Kegiatan merokok tidak terlepas dari pemilihan merek rokok dan loyalitas pada merek rokok tersebut. Loyalitas pada merek merupakan sikap menyenangi suatu merek yang direprentasikan dengan pembelian yang konsisten terhadap merek tersebut sepanjang waktu
759
Dibaca

Hubungan Antara Sikap Terhadap Kebisingan Lingkungan Kerja Dengan Perilaku Agresi Pada Karyawan

Didalam perusahaan faktor lingkungan kerja yang nyaman sangat diperlukan. Pelaksanaan kerja dengan menggunakan alata-alat berat seperti mesin penenun memungkinkan adanya paparan bunyi yang tidak diinginkan yang disebut dengan kebisingan. Sikap karyawan dalam menghadapi kebisingan lingkungan kerja berbeda-beda antar satu dengan yang lainnya. Salah satu dampak dari kebisingan lingkungan kerja adalah kondisi emosi yang kurang stabil yang dapat mengarah pada perilaku-perilaku agresi.
1028
Dibaca

Hubungan Antara Motivasi Kerja Dengan Prestasi Kerja Pada Distributor MLM CNI

Menuju era globalisasi sekarang ini, selain SDM yang berkualitas dan terampil yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan besar dalam menghadapi persaingan antar bidang industri, prestasi kerja yang tinggi juga sangat diharapkan dalam hal ini, karena dengan tujuan untuk menjaga kualitas dan mutu dari suatu produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan tersebut. Usaha untuk mencapai tujuan-tujuan yang diharapkan oleh suatu perusahaan, yang tidak kalah penting adalah perusahaan atau organisasi tersebut harus memiliki anggota atau individu-individu yang bermotivasi tinggi.
1817
Dibaca

Hubungan Antara Penerimaan Diri Dengan Interaksi Sosial Pada Remaja

Masa remaja adalah masa transisi dari masa anak-anak menuju dewasa, dimana pada masa ini remaja sudah mulai belajar untuk bermasyarakat, remaja tidak akan lepas tanpa kehadiran individu lain. Interaksi sosial adalah hubungan dua individu atau lebih dan bereaksi terhadap pengaruh yang dirasakannya serta terjadi saling ketergantungan antar individu untuk mencapai hasil-hasil yang positif untuk dapat diterima disebuah lingkungan baru.
669
Dibaca

Hubungan Antara Self-Eficacy Dengan Tingkat Stress Kerja

Setiap orang memiliki kemampuan berbeda untuk menyangga beban pekerjaannya. Di antara mereka barangkali ada yang cocok untuk beban fisik, mental, atau sosial atas pekerjaan yang ditekuni. Apapun jenis dan namanya pekerjaan, secara umum mereka hanya mampu memikul beban sampai suatu batas tertentu, bahkan ada beban yang dirasa optimal bagi seseorang untuk dapat memikulnya, namun bagi yang lain sebaliknya. Di dalam bekerja karyawan akan dihadapkan pada serangkaian tugas dan situasi kerja yang menuntut karyawan tersebut untuk mampu mengatasi situasi kerja tertentu dan mampu menyelesaikan tugas.
642
Dibaca

Pengaruh Outbound Management Training Terhadap Peningkatan Motivasi Kerjasama

Kerjasama adalah kepedulian satu orang atau satu pihak dengan orang atau pihak lain yang tercermin dalam suatu kegiatan yang menguntungkan semua pihak dengan prinsip saling percaya, menghargai dan adanya norma yang mengatur, makna kerjasama dalam hal ini adalah kerjasama dalam konteks organisasi, yaitu kerja antar anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi (seluruh anggota). Mencermati pentingnya kerjasama dalam mencapai tujuan bersama sebuah tim, maka bukanlah hal yang berlebihan manakala pelatihan kerjasama atau pelatihan alam terbuka (outbound management training) menjadi pilihan untuk meningkatkan motivasi kerjasama.PENGARUH OUTBOUND MANAGEMENT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI KERJASAMA
505
Dibaca

Hubungan Persepsi Terhadap Sertifikasi Halal Dengan Minat Membeli

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pangan, obat-obatan dan kosmetika dewasa ini sungguh sangat luar biasa. Jika dahulu pengolahan serta pemanfaatan bahan baku dari alam dengan cara yang sederhana, sehingga kehalalan produk masih teridentifikasi dengan jelas. Namun kini, dengan adanya persaingan dan kemajuan IPTEK para pemasar berupaya keras untuk memenuhi selera konsumen dan berusaha untuk menarik minat membeli para konsumen, sehingga berbagai macam produk makanan dengan mempergunakan berbagai bahan-bahan makanan tambahan yang bermunculan sehingga untuk mengetahui kehalalan dan kesucian produk makanan yang kita komsumsi persoalannya menjadi tidak menjadi sesederhana itu.
665
Dibaca

Hubungan Antara Komitmen Organisasi Dengan Intensi Turn Over

Suatu perusahaan yang memperkerjakan tenaga manusia penting sekali memperhatikan masalah kepuasan kerja, karena karyawan yang merasa puas diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerjanya, sehingga kemungkinan tingkat absensi dan intensi turn over-nya akan rendah. Namun dalam kenyataannya, perusahaan kurang memperhatikan kesejahteraan karyawan seperti upah kerja yang rendah, kondisi lingkungan kerja yang buruk, jam kerja yang melewati batas serta tidak adanya jaminan sosial. Hal ini merupakan penyebab utama timbulnya turn over, salah satu cara untuk mengantisipasinya perlu ditanamkan komitmen organisasi karyawan pada perusahaan, sebab karyawan yang memiliki komitmen yang tinggi akan memiliki loyalitas yang besar pada perusahaan dan intensi turn over yang rendah.
568
Dibaca

Hubungan Antara Kecenderungan Berpikir Positif Dengan Kebermaknaan Hidup Pada Perawat

Perawat merupakan faktor penting yang ikut memberi kontribusi yang besar untuk suksesnya sebuah rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Bertindak positif dengan didasari pemikiran bahwa bila membiasakan diri melakukan tindakan positif akan memberi dampak terhadap perkembangan pribadi dan kehidupan sosialnya. Hal ini menunjukkan bahwa mencari aspek positif dalam hidupnya dan adanya sikap berprilaku baik terhadap orang lain merupakan wujud dari tingginya kebermaknaan hidup seseorang. Berdasarkan hal tersebut diatas penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecenderungan berpikir positif dengan kebermaknaan hidup.
1251
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pola Asuh Orangtua Dengan Kemandirian Belajar Pada Siswa SMP Muhammadiyah Salatiga

Perilaku mandiri merupakan aspek penting bagi individu dalam proses belajar mengajar serta berdampak positif pada kualitas belajar individu karena menyangkut inisiatif individu. Kemampuan individu untuk dapat mandiri tidak terbentuk dengan sendirinya. Keluarga berperan penting dalam menumbuhkan kemandirian anak. Keluarga, khususnya pola asuh yang diterapkan orangtua mempunyai pengaruh yang paling berarti bagi proses pendidikan individu. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orang tua dengan kemandirian belajar. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dengan kemandirian belajar dan ada perbedaan kemandirian belajar ditinjau dari tipe pola asuh orangtua.
937
Dibaca

Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Kemandirian Pada Remaja Penyandang Cacat Tubuh

Manusia sebagai makhluk sosial, selalu membutuhkan kehadiran orang lain dalam hidupnya. Individu yang menyendiri tanpa ada yang memperhatikan akan berpengaruh terhadap kesejahteraannya. Oleh karena itu individu membutuhkan individu lain yang dapat membantu dan memberikan dukungan sosial. Dengan rehabilitasi memungkinkan remaja penyandang cacat tubuh mampu berkembang dengan kesempatan untuk berlatih, bimbingan dan dukungan sosial sejalan perkembangan fisik dan usia serta mampu menentukan nasib sendiri, tidak tergantung pada orang lain sampai batas kemampuan, mampu bertanggung jawab atas segala tindakannya.
1368
Dibaca

Hubungan Antara Kecemasan Dalam Komunikasi Interpersonal Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja Akhir

Kemampuan menyesuaikan diri merupakan usaha untuk mencapai keharmonisan dan keseimbangan dengan lingkungan. Demikian halnya dengan mahasiswa kost, sesama anak kost harus menjaga komunikasi dengan baik, jika tidak bisa, maka akan timbul masalah-masalah seperti tidak kerasan, kurang fokus pada kuliah dan masih banyak lagi masalah yang dapat ditimbulkan. Remaja yang dapat berkomunikasi dengan baik dan lancar maka tidak akan mengalami kesulitan yang berarti dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, tetapi bagi remaja yang kurang dalam berkomunikasi akan menimbulkan masalah-masalah dalam menyesuaikan diri.
746
Dibaca

Hubungan Antara Sikap Terhadap Iklan Kosmetik Di Televisi Dengan Perilaku Konsumtif

Membaiknya perekonomian di Indonesia, salah satunya ditandai dengan semakin banyaknya iklan yang menawarkan barang dan jasa, seperti iklan kosmetik, makanan, iklan produk elektronik dan sebagainya. Iklan-iklan tersebut terkadang sering membuat konsumen tergoda, terutama remaja, padahal apa yang ditawarkan oleh iklan belum tentu cocok. Perilaku konsumtif yang ditunjukkan oleh remaja terkadang hanya untuk menunjukkan gengsi bukan karena kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap terhadap iklan di televisi dengan perilaku konsumtif. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara sikap terhadap iklan kosmetik di televisi dengan perilaku konsumtif.
660
Dibaca

Hubungan Antara Tingkat Religiusitas Dengan Motivasi Meninggalkan Profesi Pekerja Seks Komersial Di Lokalisasi Sunan Kuning Semarang

Pekerja seks komersial baik yang di dalam lokalisasi maupun yang berada di luar lokalisasi (liar) mereka sama-sama berdampak yang tidak baik bagi keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat. Hal tersebut disebabkan karena dengan adanya PSK yang mangkal di suatu tempat maka sekitar tempat tersebut akan menjadi ramai dan suasana akan menjadi tidak tertib dan juga di tempat tersebut rawan terhadap orang-orang mabuk yang sering mengganggu siapa saja yang bisa dijumpai bahkan rawan perampasan, penodongan. Bagi lingkungan lokalisasi sedikit ada perbedaan di mana suasananya lebih bisa dikendalikan daripada lingkungan di luar lokalisasi Salah satu upaya untuk menanggulangi kegiatan prostitusi adalah dengan menumbuhkan suatu motivasi dari para pekerja seks komersial supaya meninggalkan profesinya. Salah satu faktor yang dapat menumbuhkan motivasi meninggalkan profesi pekerja seks yaitu tingkat religiusitas.
854
Dibaca

Pengaruh Pelatihan Relaksasi Untuk Mengatasi Gangguan Insomnia Pada Mahasiswa

Kesulitan tidur atau insomnia adalah keluhan tentang kurangnya kualitas tidur yang disebabkan oleh satu dari; sulit memasuki tidur, sering terbangun malam kemudian kesulitan untuk kembali tidur, bangun terlalu pagi, dan tidur yang tidak nyenyak. Insomnia tidak disebabkan oleh sedikitnya seseorang tidur, karena setiap orang memiliki jumlah jam tidur sendiri-sendiri. Tapi yang menjadi penekanan adalah akibat yang ditimbulkan oleh kurangnya tidur pada malam hari seperti kelelahan, kurang gairah, dan kesulitan berkonsentrasi ketika beraktivitas Treatment yang sering dilakukan untuk mengurangi insomnia umumnya dilakukan dengan memakai obat tidur. Namun pemakaian yang berlebihan membawa efek samping kecanduan, bila overdosis dapat membahayakan pemakainnya. Dalam literatur psikologi salah satu terapi perilaku (behavior therapy) adalah terapi relaksasi Terapi ini sudah banyak digunakan baik untuk penurunan ketegangan, atau mencapai kondisi tenang.
541
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Konflik Orangtua Dengan Kecenderungan Narsistik Pada Peragawati

Bagi seorang peragawati penampilan prima dan daya tarik fisik sangatlah penting karena dapat mempengaruhi popularitas dan karirnya, sehingga wajar bila seorang model memiliki perhatian terhadap diri atau kecenderungan narsistik yang berkaitan dengan penampilan. Apabila seorang model memiliki persepsi berbeda terhadap konflik orangtuanya, bisa positif dan negatif. Bila mempersepsi konflik orangtua secara positif akan meningkatkan rasa optimis, namun jika berlebihan justru akan memunculkan perasaan over confidence, egois, superior, dan otoriter. Lalu individu akan merasa bahwa dirinya paling menarik dan cenderung tidak memikirkan orang lain. Sehingga bisa dikatakan bahwa model tersebut memiliki narsisme yang tinggi. Sebaliknya jika mempersepsi terhadap konflik orangtua secara negatif akan muncul perasaan inferior dan rendah diri. Lalu individu tersebut akan selalu merasa kurang menarik dan menjadi canggung dalam bergaul. Hal ini bisa dikatakan model tersebut memiliki kecenderungan narsisme rendah.
983
Dibaca

Hubungan Intensitas Pendidikan Seks Oleh Orangtua Dengan Sikap Terhadap Hubungan Seks Pra Nikah Pada Siswa SMUN 3 Slawi

Tingginya perilaku hubungan seksual sebelum menikah dikalangan remaja merupakan adanya indikator yang nyata akan adanya pergeseran nilai sosial. Hal ini ditunjukkan dengan kenyataan yang terjadi saat sekarang ini bahwa perilaku hubungan seksual sebelum menikah banyak terjadi dikalangan remaja yang masih berada dalam taraf pendidikan dan belum terikat dalam lembaga perkawinan. Sikap terhadap hubungan seks sebelum menikah dipengaruhi oleh ketidak tahuan remaja tentang masalah seksualitas. Untuk mendapatkan informasi-informasi yang benar, remaja memerlukan orang dewasa yang mampu memahami dan memperlakukan dirinya secara bijaksana dan di pihak yang paling dekat dengan remaja adalah lingkungan keluarga.
1438
Dibaca

Sikap Tarhadap Perilaku Seks Bebas Ditinjau Dari Persepsi Komunikasi Seksualitas Orang Tua Anak Dan Interaksi Teman Sebaya

Individu mengalami banyak perubahan baik secara fisik maupun psikis pada masa remaja. Perubahan fisik antara lain ditandai dengan makin matangnya organ-organ seksual, sedangkan secara psikis antara lain ditandai dengan makin kuatnya keinginan untuk menyalurkan dorongan seksual. Timbulnya dorongan seksual menyebabkan rasa ingin tahu dalam diri remaja mengenai hal-hal yang berhubungan dengan seksual, sehingga menimbulkan sikap yang berbeda-beda terhadap seks. Orang tua diharapkan dapat menjadi sumber informasi mengenai masalah seksualitas yang bertanggungjawab dan paling aman bagi remaja, bukan sumber yang lain yang bersifat cabul misalnya teman sebaya.
1115
Dibaca

Kedisiplinan Belajar Ditinjau Dari Status Pekerjaan Orang Tua

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia memerlukan kedisiplinan untuk mengerjakan suatu kegiatan proses belajar. Disiplin mendorong individu untuk berbuat atau menjalankan suatu peraturan yang ada pada lingkungannya. Pada dasarnya kedisiplinan merupakan suatu sikap, tingkah laku yang sesuai dengan peraturan suatu organisasi, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Dalam penelitian ini, kedisiplinan dipengaruhi oleh faktor psikologis, faktor perseorangan, faktor sosial, dan faktor lingkungan. Selain itu kedisiplinan belajar dipengaruhi oleh disiplin belajar, penghindaran dari kegagalan, dan pengharapan keberhasilan.
765
Dibaca

Hubungan Antara Kemandirian Dengan Kecenderungan Depresi

Remaja sebagai calon generasi penerus bangsa diharapkan untuk ikut serta mengisi pembangunan. Remaja yang dapat ikut serta mengisi pembangunanadalah remaja yang menguasai lingkungan, bukan remaja yang terbawa arus lingkungan. Agar remaja dapat ikut aktif mengisi pembangunan maka perlu ditingkatkan kualitas kepribadiannya. Salah satu unsur kepribadian yang penting adalah kemandirian. Remaja yang mandiri akan mampu untuk mengatasi masalah yang dihadapinya.Salahsatupermasalahanyangdihadapiremajaadalah kecenderungan untuk depresi. Keadaan depresi menyebabkan pikiran mereka didominasi oleh konsep kehilangan atau suatu yang bermakna telah hilang, sehingga mempengaruhi pola pikir dan dapat membawa kesedihan.
754
Dibaca

Hubungan Antara Citra Raga Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja

Citra raga merupakan gambaran fisik seseorang yang meliputi penampilan dan figur diri dalam pengamatan orang lain. Citra raga yang positif akan menimbulkan rasa aman, rasa puas, rasa percaya diri, keyakinan diri yang kuat dan konsep diri yang sehat. Remaja yang berhasil dalam mengatasi masalah yang berkaitan dengan penyesuaian diri, sehingga akan terlepas dari rasa kecewa, ketegangan dan konflik-konflik batin. Sebaliknya kegagalan remaja dalam mengatasi masalahnya akan menimbulkan kekecewaan, sehingga akan mengganggu kestabilan psikisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara citra raga dengan penyesuaian diri.
1171
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Demokratis Dengan Kepuasan Kerja Karyawan

Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor dalam pekerjaan yang cukup penting karena dapat mempengaruhi jalannya perusahaan secara keseluruhan. Putusnya komunikasi antara pimpinan dan karyawan sangat berpengaruh terhadap jalannya roda organisasi. Hal ini harus menjadi perhatian seorang pimpinan dalam penerapan kebijaksanaan. Persepsi karyawan terhadap gaya kepemimpinan yang diterapkan pimpinan akan berpengaruh terhadap semangat kerja. Pekerja akan merasa memiliki kepuasan kerja apabila ia merasa dihargai sebagai manusia bukan sebagai mesin yang dapat menghasilkan barang.
666
Dibaca

Hubungan Antara Berpikir Kreatif Dengan Prestasi Kerja Pada Penyiar Radio

Prestasi kerja karyawan yang tinggi tentunya sangat diharapkan oleh perusahaan manapun, karena akan mempermudah dan memperlancar perusahaan dalam meraih tujuan yang telah ditentukan, tidak terkecuali pada penyiar radio. Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi kerja penyiar radio, diantaranya adalah berpikir kreatif. Modal utama dari seorang penyiar adalah komunikasi dengan penggemarnya dan ini dibutuhkan kreativitas. Berpikir kreatif menjelaskan tentang sarana untuk membantu meningkatkan sumber daya manusia dalam informasi dan komunikasi sosial yang dapat dikembangkan agar seseorang mempunyai kredibilitas yang baik dalam pergaulan maupun dalam masyarakat sosial serta merupakan sarana kompetisi bagi individu.