Search

Hasil pencarian: 7 ditemukan (tampil 1 - 7) :

1635
Dibaca

Persepsi Mahsiswa Terhadap Faktor-Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Independensi Akuntan Publik

Berkembangnya profesi akuntan publik disebabkan oleh kebutuhan akan pentingnya suatu laporan keuangan yang dihasilkan oleh suatu badan usaha. Dari kebutuhan ini, maka muncul profesi akuntan publik yang dipercaya oleh pihak-pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan untuk melakukan penilaian atas “kebenaran” laporan keuangan yang dibuat oleh manajemen. Independensi merupakan penilaian pihak lain terhadap diri auditor sehubungan dengan pelaksanaan audit.
1353
Dibaca

Analisis Persepsi Akuntan Pendidik, Akuntan Publik Dan Mahasiswa Akuntansi Terhadap Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia

Akuntan sebagai sebuah profesi memiliki seperangkat kode etik dalam menjalankan profesinya.Terjadinya pelanggaran etika di lingkungan akuntan baik akuntan publik, akuntan intern maupun akuntan pemerintahan beberapa tahun terakhir ini, menjadi issue yang menarik di masyarakat. Hal itu mengakibatkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi akuntan menurun. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi antara akuntan pendidik, akuntan publik dan mahasiswa akuntansi terhadap Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia.
1473
Dibaca

Perbedaan Persepsi Antar Pemakai Laporan Keuangan Terhadap Peran Dan Tanggung Jawab Auditor (Perusahaan & Investor)

Latar belakang yang mendasari dilakukannya penelitian ini adalah adanya harapan dari pemakai laporan keuangan terhadap peran dan tanggung jawab auditor yang dirasakannya tidak terpenuhi, sedangkan auditor merasa ia sudah memenuhi peran dan tanggungjawabnya kepada masyarakat pemakai jasa profesionalnya. Perbedaan harapan inilah yang disebut expectation gap. Sebenarnya peran dan tanggungjawab auditor adalah 1) mendeteksi dan melaporkan kekeliruan dan ketidakberesan, terutama ke A. latar Belakang Masalah curangan (fraud), 2) menghindari konflik dan mempertahankan sikap independensi, 3) mengkomunikasikan kepada pemakai laporan keuangan informasi yang lebih berguna tentang sifat dan hasil proses uadit, serta memberi peringatan awal tentang kemungkinan kegagalan bisnis, 4) menemukan tindakan melanggar hukum klien, 5) meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperbaiki keefektifan audit.
1071
Dibaca

Persepsi Auditor Terhadap Kode Etik Akuntan Indonesia Di Tinjau Dari Level Hierarkis Dalam Kantor Akuntan Publik

Globalisasi mamberikan pengaruh diberbagai bidang, salah satunya adalah dibidang ekonomi khususnya akuntansi. Profesi akuntan merupakan profesi yang senantiasa dituntut untuk mengembangkan profesionalismenya. Dalam menjalankan profesinya seorang akuntan diatur oleh suatu kode etik akuntan. Terjadinya krisis multi dimensi diindonesia menyadarkan masyarakat untuk mengutamakan perilaku etis karena selama ini perilaku etis selalu diabaikan. Etika menjadi kebutuhan penting bagi semua profesi yang ada agar tidak melakukan tindakan yang menyimpang dari hukum.
1546
Dibaca

Persepsi Mahasiswa Jurusan Akuntansi Dan Mahasiswa Jurusan Non-Akuntansi Dengan Latar Belakang Pendidikan Ekonomi Terhadap Peran Dan Tanggung Jawab Auditor

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa jurusan akuntansi jurusnasan mahasiswa jurusan non-akuntansi dengan latar belakang pendidikan ekonomi terhadap peran dan tanggung jawab auditor. Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui adanya perbedaan persepsi antara mahasiswa jurusan akuntansi dan mahasiswa jurusan non-akuntansi terhadap peran dan tanggung jawab auditor.
1740
Dibaca

Pengaruh Gender Dan Tekanan Kepatuhan Terhadap Judgement Auditor

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gender dan tekanan kepatuhan terhadap judgment yang diberikan oleh auditor dalam sebuah Kantor Akuntan Publik. Penelitian ini termasuk penelitian survei. Dalam hal ini peneliti menyebarkan kuesioner pada tiap auditor yang dijadikan sampel. Pengujian dilakukan terhadap data sebanyak 36 kuesioner. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah pengujian MANOVA yang menguji variabel independen gender dan tekanan kepatuhan terhadap variabel dependen yang terdiri dari jugment auditor skenario A, skenario B dan skenario C.
1068
Dibaca

Persepsi Auditor Terhadap Kompetensi Bukti Audit Di Bidang Kepabeanan Dan Cukai

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai merupakan salah satu dari beberapa instansi pemerintah yang berada di bawah naungan Departemen Ke uangan Republik Indonesia, mempunyai tugas mengelola penerimaan keuangan negara khususnya kepabeanan dan cukai. Sebagai salah satu bentuknya adala audit kepatuhan (compliance audit), audit dibidang kepabeanan dan cukai ini memerlukan bukti audit yang memenuhi syarat dalam upaya mencapai tujuan yang dimaksud, yaitu cukup dan kompeten.