Search
|
|
Hasil pencarian: 6 ditemukan (tampil 1 - 6) :
161
Dibaca
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Patikan Kebo (Euphobia Hirta L) Terhadap Staphylococcus Aureus Dan Shigella Flexneri Dan Uji Bioautografinya
Penggunaan antibiotik dalam pengobatan seringkali menimbulkan resistensi. Penelitian mengenai obat-obat antibakteri yang berasal dari tanaman merupakan alternatif baru dalam pemilihan obat. Patikan kebo (Euphorbia hirta L) mempunyai khasiat antara lain sebagai obat radang tenggorokan, bronkhitis, asma, disentri, radang perut, diare, kencing darah, radang kelenjar susu atau payudara, bengkak dan eksim. Oleh karena itu dilakukan suatu penelitian terhadap aktivitas antibakteri ekstrak etanol patikan kebo terhadap Staphylococcus aureus dan Shigella flexneri serta dilakukan uji kualitatif dugaan kandungan senyawa aktif yang mempunyai aktivitas antibakteri.
12 Apr | Skripsi Farmasi
207
Dibaca
Suspensi Sulfadiazin Menggunakan Natrium Karboksimetilselulosa MetilSelulosa Dan Hidroksietilselulosa Sebagai Suspending Agent
Hampir semua sediaan sulfa sukar atau tidak larut dalam air terutama sulfadiazin, maka sediaan sulfa lebih baik dibuat suspensi. Untuk mendapatkan suspensi yang baik, perlu ditambahkan suspending agent antara lain Natrium karboksimetilselulosa (CMC-Na), Metilselulosa (MC), dan Hidroksietilselulosa (HEC). Suspending agent tersebut merupakan derivat selulosa yang banyak digunakan secara oral, topikal maupun parenteral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan derivat selulosa tersebut sebagai suspending agent guna mendapatkan stabilitas fisik suspensi sulfadiazin.
6 Apr | Skripsi Farmasi
2594
Dibaca
Toksisitas Ekstrak kloroform Dan Ekstrak Metanol daun Pepaya (Carina Papaya L) Terhadap Larva Artemia Salina Leach Dan Profil Kromatografi Lapis Tipisnya
Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui ketoksikan ekstrak kloroform dan ekstrak metanol daun pepaya (Carica papaya L) terhadap larva Artemia salina Leach dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BST). Penelitian ini merupakan skrining awal untuk mengetahui senyawa bioaktif.
8 Sep | Skripsi Farmasi
1981
Dibaca
Formulasi Salep Minyak Atsiri Temu Kunci Dan Uji Aktivitas Anti Bakteri Secara In Vitro
Minyak atsiri rimpang temu kunci berkhasiat sebagai antibakteri. Penggunaan minyak atsiri dalam bentuk cair tidak praktis, sehingga perlu dibuat dalam bentuk sediaan salep menggunakan basis vaselin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan cera alba dalam basis salep terhadap sifat fisik, dan kemampuan salep menghambat pertumbuhan bakteri. Dibuat salep minyak atsiri dengan penambahan cera alba 2%, 4%, 6%, 8%, 10%. Salep diuji sifat fisiknya (daya sebar, daya lekat, viskositas) dan diuji daya antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus.
2 Jun | Skripsi Farmasi
2414
Dibaca
Uji Aktivitas Anti Jamur Ekstrak Metanol Daun Rambutan Terhadap Candida Albicans Dan Trichophyton Mentagrophytes Serta Profil Kromatografi Lapis Tipis Dan Bioautografinya
Daun rambutan (Nephelium lappaceum L.) dilaporkan mengandung tanin dan saponin. Pada umumnya kedua senyawa tersebut mempunyai aktivitas antimikroba Penelitian sebelumnya menunjukan bahwa daun rambutan mempunyai aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dan E. coli, namun sampai saat ini belum ada penelitian yang dilakukan mengenai aktivitas antijamur dari daun rambutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur dari daun rambutan terhadap Candida albicans dan Trichophyton mentagrophytes.
2 Jun | Skripsi Farmasi
2002
Dibaca
Formulasi Sediaan Krim Minyak Atsiri Temu Kunci (Boesenbergia Pandurata(ROXB.) Schlecht) Dan Uji Aktivitas Anti Jamur Secara In Vitro
Kulit merupakan bagian tubuh yang sangat rentan terhadap infeksi jamur. Infeksi jamur bisa diakibatkan oleh jamur Candida albicans. Berdasarkan hasil penelitian dari Rediningsih (2002) dan Saryanti D. (2003) bahwa minyak atsiri dan fraksi etanol dari tanaman Temu Kunci mempunyai daya anti jamur terhadap Candida albicans. Hasil penelitian tersebut perlu ditindaklanjuti untuk dibuat sediaan yang lebih praktis dan aman digunakan pada kulit manusia. Salah satu sediaan yang biasa digunakan pada kulit yaitu sediaan krim.
4 Nov | Skripsi Farmasi

