Search

Hasil pencarian: 54 ditemukan (tampil 1 - 20) :
474
Dibaca

Hubungan Antara Kecerdasan Emosi Dan Harga Diri Dengan Kecenderungan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja

Masalah seksualitas selalu menjadi bahan yang menarik untuk dibicarakan. Masa remaja merupakan masa yang sangat peka dalam perkembangan seksualnya, karena masa ini fungsi hormon seksual meningkat sehingga kemasakan seksual yang disertai gejolak yang berasal dari dorongan seksual dapat menimbulkan keinginan yang tidak mudah dipahami, salah satunya kecenderungan perilaku seksual pranikah. Maka tak heran apabila remaja mempunyai kecenderungan untuk mengadopsi informasi yang diterima dari temannya, tanpa memiliki dasar informasi dari sumber yang dapat dipercaya, hal ini semakin mengurangi kemampuan kontrol diri remaja dalam mengekspresikan dorongan seksualnya.
159
Dibaca

Perbedaan Kemampuan Problem Solving Antara Anak Yang Mengikuti Dan Tidak Mengikuti Pendidikan Mental Aritmatika Sempoa

Usia dini haruslah dipersiapkan secara matang karena perkembangan usia dini sangat mempengaruhi perkembangan individu selanjutnya. Orang tua melakukan segala cara dan upaya ditempuh untuk membantu anak dalam membekali diri agar menjadi anak yang akan berhasil hanya anak yang cerdas, kreatif dan stabil yang bisa survive dalam kerasnya persaingan ini. Pendidikan menjadi faktor terpenting dalam menciptakan anak yang cerdas, kreatif dan stabil. Pendidikan mental artimatika sempoa diasumsikan dapat menyeimbangkan fungsi belahan otak kanan serta otak kiri secara optimal sehingga anak akan mampu berhitung lebih cepat, membuat daya ingat lebih baik, meningkatkan kreativitas, konsentrasi dan meningkatkan kepercayaan diri.
7687
Dibaca

Kecerdasan Emosional Remaja Ditinjau Dari Konsep Diri Dan Kualitas Komunikasi Antara Orangtua Dan Anak

Kecerdasan emosional dipandang sebagai satu aspek psikis yang sangat menentukan reaksi individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Kecerdasan intelektual tidak cukup untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan dalam hidup, tetapi dibutuhkan adanya kecerdasan emosional untuk keberhasilan individu dalam kehidupannya. Banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional, di antaranya adalah konsep diri dan kualitas komunikasi antara orangtua-anak.
2590
Dibaca

Kemampuan Menyelesaikan Masalah DItinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua Dan Keterbukaan Komunikasi Remaja Orang Tua

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja -orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja-orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah.
2778
Dibaca

Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Penyesuaian Sosial Pada Remaja

Perkembangan remaja yang tersulit adalah berhubungan dengan penyesuaian sosialnya. Penyesuaian sosial erat kaitannya dengan kebutuhan yang sering muncul dalam diri remaja yaitu kebutuhan untuk berhubungan dengan teman dan ingkungannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyesuaian sosial remaja yaitu perilaku asertif. Remaja dengan perilaku asertif akan berani mengemukakan, menghargai serta menerima pikiran, perasaan dan pendapat orang lain secara terus terang.
2577
Dibaca

Hubungan Antara Pembentukan Identitas Diri Dengan Pertemanan Pada Remaja

Kualitas pertemanan merupakan penilaian baik buruknya suatu hubungan dalam berteman dengan menekankan adanya rasa percaya diantara teman tersebut. Kualitas pertemanan berkaitan dengan karakteristik dan kepribadian seseorang, karena hal tersebut mencerminkan kematangan dari seseorang tersebut.
1687
Dibaca

Hubungan Antara Kemampuan Empati Dan Interaksi Teman Sebaya Dengan Kecenderungan Berperilaku Altruistik Pada Remaja

Perkembangan jaman yang terus bergulir ternyata membawa pengaruh pergeseran nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. Remaja yang diharapkan mempunyai kepekaan terhadap kebutuhan orang lain ternyata cenderung bersikap individualistis dan tidak mau memberikan pertolongan kepada orang lain. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini antara lain : (1) Ada hubungan antara kemampuan empati dan interaksi teman sebaya terhadap kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja, (2) Ada hubungan positif antara kemampuan empati dengan kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja, (3) Ada hubungan positif antara interaksi teman sebaya dengan kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja.
1167
Dibaca

Perbedaan Sikap Kerja Antara Karyawan Tetap dan Karyawan dalam masa latihan (On The Job Training)

Sikap kerja pada karyawan menunjukkan perasaan senang atau tidak senang terhadap pekerjaannya. Sikap kerja yang tinggi dalam artian positif terlihat dari karyawan yang disiplin, ikut memajukan perusahaan, tidak malas, jujur, bekerja keras. Sikap kerja yang rendah dalam artian negative terlihat dari karyawan yang malas, mau bekerja kalau ada pengawasan, tidak disiplin, yang akhirnya akan merugikan perusahaan. Karyawan dengan sikap kerja yang positif biasanya memperoleh reward lebih dari perusahaan diantaranya yaitu memperoleh kenaikan status seperti pada karyawan dalam masa latihan (On The Job Training) ke karyawan tetap.
829
Dibaca

Hubungan Antara Kohesivitas Peer Group Dengan Loyalitas Pada Merek Rokok Di Kalangan Remaja

Dalam kehidupan remaja, pengaruh yang diberikan oleh peer group sangatlah cukup kuat pada perkembangan perilaku mereka. Remaja akan cenderung mengikuti apa yang dilakukan peer group-nya apalagi dalam peer group tersebut terdapat suatu kohesivitas yang merupakan suatu kualitas kebergantungan satu sama lain antar anggota (Chaplin, 2001) dan salah satu contohnya adalah perilaku merokok. Kegiatan merokok tidak terlepas dari pemilihan merek rokok dan loyalitas pada merek rokok tersebut. Loyalitas pada merek merupakan sikap menyenangi suatu merek yang direprentasikan dengan pembelian yang konsisten terhadap merek tersebut sepanjang waktu
1417
Dibaca

Dukungan Sosial Dalam Membangun Penerimaan Diri Orang Tua Yang mempunyai Anak Autis

Orang tua selalu berharap untuk mendapatkan anak yang sehat dan normal, namun tidak semua orang tua dikaruniai anak yang normal. Salah satunya adalah orang tua yang dikaruniai anak autis. Orang yang tahu autisme, paham serta mengerti kondisi orang tua yang mempunyai anak autis tidak akan mengucilkan dan menggunjingkan mereka, melainkan mendukung mereka. Orang yang tahu autisme, paham serta mengerti tidak sebanding dengan orang yang mengucilkan dan menggunjingkan mereka, lebih banyak orang yang mengucilkan dan menggunjingkan mereka.
2010
Dibaca

Hubungan Antara Penerimaan Diri Dengan Interaksi Sosial Pada Remaja

Masa remaja adalah masa transisi dari masa anak-anak menuju dewasa, dimana pada masa ini remaja sudah mulai belajar untuk bermasyarakat, remaja tidak akan lepas tanpa kehadiran individu lain. Interaksi sosial adalah hubungan dua individu atau lebih dan bereaksi terhadap pengaruh yang dirasakannya serta terjadi saling ketergantungan antar individu untuk mencapai hasil-hasil yang positif untuk dapat diterima disebuah lingkungan baru.
727
Dibaca

Pengaruh Outbound Management Training Terhadap Peningkatan Motivasi Kerjasama

Kerjasama adalah kepedulian satu orang atau satu pihak dengan orang atau pihak lain yang tercermin dalam suatu kegiatan yang menguntungkan semua pihak dengan prinsip saling percaya, menghargai dan adanya norma yang mengatur, makna kerjasama dalam hal ini adalah kerjasama dalam konteks organisasi, yaitu kerja antar anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi (seluruh anggota). Mencermati pentingnya kerjasama dalam mencapai tujuan bersama sebuah tim, maka bukanlah hal yang berlebihan manakala pelatihan kerjasama atau pelatihan alam terbuka (outbound management training) menjadi pilihan untuk meningkatkan motivasi kerjasama.PENGARUH OUTBOUND MANAGEMENT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI KERJASAMA
655
Dibaca

Hubungan Antara Kecenderungan Berpikir Positif Dengan Kebermaknaan Hidup Pada Perawat

Perawat merupakan faktor penting yang ikut memberi kontribusi yang besar untuk suksesnya sebuah rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Bertindak positif dengan didasari pemikiran bahwa bila membiasakan diri melakukan tindakan positif akan memberi dampak terhadap perkembangan pribadi dan kehidupan sosialnya. Hal ini menunjukkan bahwa mencari aspek positif dalam hidupnya dan adanya sikap berprilaku baik terhadap orang lain merupakan wujud dari tingginya kebermaknaan hidup seseorang. Berdasarkan hal tersebut diatas penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecenderungan berpikir positif dengan kebermaknaan hidup.
1419
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pola Asuh Orangtua Dengan Kemandirian Belajar Pada Siswa SMP Muhammadiyah Salatiga

Perilaku mandiri merupakan aspek penting bagi individu dalam proses belajar mengajar serta berdampak positif pada kualitas belajar individu karena menyangkut inisiatif individu. Kemampuan individu untuk dapat mandiri tidak terbentuk dengan sendirinya. Keluarga berperan penting dalam menumbuhkan kemandirian anak. Keluarga, khususnya pola asuh yang diterapkan orangtua mempunyai pengaruh yang paling berarti bagi proses pendidikan individu. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orang tua dengan kemandirian belajar. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dengan kemandirian belajar dan ada perbedaan kemandirian belajar ditinjau dari tipe pola asuh orangtua.
1506
Dibaca

Hubungan Antara Kecemasan Dalam Komunikasi Interpersonal Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja Akhir

Kemampuan menyesuaikan diri merupakan usaha untuk mencapai keharmonisan dan keseimbangan dengan lingkungan. Demikian halnya dengan mahasiswa kost, sesama anak kost harus menjaga komunikasi dengan baik, jika tidak bisa, maka akan timbul masalah-masalah seperti tidak kerasan, kurang fokus pada kuliah dan masih banyak lagi masalah yang dapat ditimbulkan. Remaja yang dapat berkomunikasi dengan baik dan lancar maka tidak akan mengalami kesulitan yang berarti dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, tetapi bagi remaja yang kurang dalam berkomunikasi akan menimbulkan masalah-masalah dalam menyesuaikan diri.
1240
Dibaca

Kedisiplinan Belajar Ditinjau Dari Status Pekerjaan Orang Tua

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia memerlukan kedisiplinan untuk mengerjakan suatu kegiatan proses belajar. Disiplin mendorong individu untuk berbuat atau menjalankan suatu peraturan yang ada pada lingkungannya. Pada dasarnya kedisiplinan merupakan suatu sikap, tingkah laku yang sesuai dengan peraturan suatu organisasi, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Dalam penelitian ini, kedisiplinan dipengaruhi oleh faktor psikologis, faktor perseorangan, faktor sosial, dan faktor lingkungan. Selain itu kedisiplinan belajar dipengaruhi oleh disiplin belajar, penghindaran dari kegagalan, dan pengharapan keberhasilan.
1106
Dibaca

Hubungan Tingkat Kematangan Sosial Dengan Kohesivitas Kelompok Pada Mahasiswa Aktivis Organisasi

Kohesivitas kelompok merupakan suatu keadaan kelompok yang memiliki solidaritas yang tinggi, bekerjasama dengan baik dan mempunyai komitmen bersama yang kuat untuk mencapai tujuan kelompok sehingga anggota kelompoknya merasa puas. Dalam kelompok yang kohesif anggotanya mempersepsi anggota kelompok yang lain secara positif sehingga konflik dan pertentangan selalu diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Suatu lingkungan kelompok yang kohesif dapat dibentuk individu dengan tercapainya kematangan sosial yang dibutuhkan untuk mengembangkan dirinya.
966
Dibaca

Hubungan Antara Konformitas Dan Kreatifitas Siswa Dengan Interaksi Sosial Di Sekolah

Seorang murid semestinya tidak hanya diajarkan tentang suatu pengetahuan atau suatu ilmu. Seorang murid juga harus diajarkan bagaimana mengambil sikap, supaya nantinya bisa mengambil sikap atas suatu fenomena sosial yang ada dalam berinteraksi sosial di sekolah. Kreativitas merupakan kemampuan untuk membuat kombinasi baru yang berdasarkan data informasi atau unsur-unsur yang ada. Konformitas adalah penyesuaian terhadap kelompok sosial karena adanya tuntutan dari kelompok tersebut untuk menyesuaikan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas dan kreativitas siswa dengan interaksi sosial di sekolah.
1248
Dibaca

Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Penyesuaian Sosial Pada Waria

Waria atau wanita-pria adalah individu yang memiliki kelainan identitas diri yaitu laki-laki yang mengidentifikasikan dirinya sebagai wanita. Sosok dengan dua karakter (feminine dan maskuline) sekaligus ini tidak jarang yang mendapatkan penolakan dari keluarga dan masyarakat karena kehidupan waria yang dekat dengan dunia prostitusi dan keanehan perilaku serta penampilan luar waria masih menjadi pusat perhatian dan pergunjingan, keadaan ini yang akhirnya menyeret waria untuk berkoloni dengan sejenisnya. Tingkat pendidikan yang rendah dan peluang kerja yang sempit menghambat waria untuk menjadi sumber daya manusia yang berkwalitas.
1357
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Siswa Terhadap Karakteristik Guru Bimbingan Dan Konseling Dengan Motivasi Berkonsultasi

Masa remaja adalah perubahan dan perkembangan emosional, fisik, dan sosial yang cepat dan berbeda-beda dari masa-masa sebelumnya, masa ini tidak bisa dikekang dan tidak boleh terlalu diberi kebebasan bertindak. Masa yang membutuhkan bimbingan dan bantuan agar terhindar dari perilaku yang merugikan baik bagi dirinya atau bagi lingkungan. Bimbingan dan konseling sebagian dari tugasnya adalah membantu dan membimbing remaja menemukan potensi-potensi dalam diri remaja khususnya di sekolah.