Search

Hasil pencarian: 15 ditemukan (tampil 1 - 15) :
222
Dibaca

Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal Dan Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasianal Dengan Disiplin Kerja Pada Karyawan

Seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, persaingan di berbagai bidang pun juga semakin ketat termasuk didalamnya adalah bidang industri. Untuk mengimbangi hal tersebut, maka dalam suatu organisasi perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai penentu keberhasilan suatu perusahaan. Karena secanggih apapun sarana kerja tanpa adanya fungsi tenaga kerja manusia maka keberadaan suatu perusahaan tersebut tidak akan berarti. Hal ini menunjukkan bahwa tanpa didukung oleh adanya kualitas yang baik dari karyawan dalam melaksanakan tugas maka tujuan perusahaan itu tidak akan tercapai dengan maksimal.
245
Dibaca

Hubungan Antara Berpikir Positif dengan Kebermaknaan Hidup

Perkembangan kehidupan sekarang yang terlihat lebih maju dan modern tidak bisa terlepas dari keahlian pikiran dan tangan manusia untuk mengolah dan berkarya. Sejak lahir, manusia diberikan potensi dan kemampuan untuk mengembangkan diri yang akhirnya menjadi manusia yang sehat baik secara fisiologis maupun psikologis atau dalam bahasa umum mencapai manusia yang sehat spiritual. Dalam prosesnya menuju suatu keutuhan, manusia harus berjuang mempertahankan keberadaan dirinya, mengembangkan kemampuannya dan mampu mengatasi rintangan-rintangan yang timbul dihadapan mata. Dengan demikian hakikat kehidupan bagi dirinya benar-benar dirasakan dan dijiwai (Kingson, 1996).
405
Dibaca

Pengaruh Upah Insentif Dan Jaminan Sosial Terhadap Peningkatan Produktivitas Kerja Karyawan Di Dinas Kebudayaan Dan Permuseuman DKI Jakarta

Latar belakang dalam skripsi ini adalah pemberian motivasi kerja yang berupa upah insentif dan jaminan sosial untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah upah insentif dan jaminan sosial berpengaruh dan mempunyai hubungan yang significant terhadap produktivitas kerja karyawan di Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta. Adapun manfaat penelitian bagi Instansi yang menjadi objek penelitian, diharapkan dari hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dan masukan bagi pimpinan Dinas Kebudayaan dan permuseuman DKI Jakarta dalam Menentukan kebijaksanaan khususnya masalah pemberian upah insentif dan jaminan sosial guna meningkatkan produktivitas kerja karyawan dimasa yang akan datang.
214
Dibaca

Analisis Pengaruh Laba Permanen Pada Kemampuan Prediksi Antara Laba Akuntansi Dan Arus Kas Operasi Dengan Arus Kas Operasi Masa Depan

Laporan keuangan merupakan bentuk utama dari pelaporan keuangan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi yang berguna bagi pihak-pihak yang berkepentingan dengan eksistensi perusahaan, termasuk diantaranya pihak manajemen, kreditur, pimpinan dan pihak lain yang menggunakan laporan keuangan sebagai bahan pertimbangan didalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi.Tetapi sekarang tujuan penggunaan laporan keuangan lebih ditekankan sebagai alat prediksi kemampuan perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para stakeholder di masa datang. Berdasarkan pernyataan SFAC No.1 mengenai tujuan pelaporan keuangan, maka usaha peningkatan pengungkapan laporan keuangan perlu dilakukan agar ketidak pastian di masa mendatang dapat diminimumkan.
2354
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Kharismatik Dan Budaya Organisasi Dengan Kinerja Karyawan

Perusahaan sebagai salah satu bentuk organisasi mempunyai tujuan yang berupa kinerja. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan diantaranya adalah kepemimpinan dan budaya organisasi. Suatu organisasi tanpa adanya pemimpin maka organisasi itu tidak dapat bertahan lama. Kepemimpinan Kharismatik dapat menghasilkan kinerja yang tinggi dikalangan pengikutnya hal ini dikarenakan bahwa orang-orang yang bekerja untuk pemimpin kharismatik termotivasi untuk mengeluarkan upaya kerja ekstra dan karena mereka menyukai pemimpin mereka.
1731
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasional Dengan Motivasi Mengembangkan Karir

Motivasi mengembangkan karir merupakan salah satu perwujudan dari sikap berprestasi pada setiap karyawan yang sadar untuk maju. Apabila individu atau karyawan memliki motivasi terhadap karir maka tuntutan kerja dan pekerjaan yang begitu banyak harus dikerjakan sesuai target. Namun untuk mencapai tingkat karir tertentu bukanlah suatu hal yang sederhana.
1169
Dibaca

Hubungan Antara Budaya Organisasi Dengan Disiplin Kehadirab Kerja Pada Karyawan Operasional

Pengaruh budaya organisasi mempunyai arti penting bagi individu yang bekerja didalamnya, karena budaya organisasi ini akan mempengaruhi baik secara langsung atau tidak langsung terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi yang kuat akan meningkatkan kinerja individu secara keseluruhan dan berpengaruh positif pada perilaku karyawan, sehingga menimbulkan kinerja yang baik dan merangsang disiplin kerja yang tinggi. Disamping itu pemahaman karyawan terhadap budaya organisasi membawa pengaruh yang besar bagi pencapaian tujuan organisasi dan disiplin kerja karyawan itu sendiri. Karyawan yang memahami budaya organisasi secara mendalam akan merangsang disiplin kerja yang tinggi.
727
Dibaca

Pengaruh Outbound Management Training Terhadap Peningkatan Motivasi Kerjasama

Kerjasama adalah kepedulian satu orang atau satu pihak dengan orang atau pihak lain yang tercermin dalam suatu kegiatan yang menguntungkan semua pihak dengan prinsip saling percaya, menghargai dan adanya norma yang mengatur, makna kerjasama dalam hal ini adalah kerjasama dalam konteks organisasi, yaitu kerja antar anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi (seluruh anggota). Mencermati pentingnya kerjasama dalam mencapai tujuan bersama sebuah tim, maka bukanlah hal yang berlebihan manakala pelatihan kerjasama atau pelatihan alam terbuka (outbound management training) menjadi pilihan untuk meningkatkan motivasi kerjasama.PENGARUH OUTBOUND MANAGEMENT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI KERJASAMA
1357
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Siswa Terhadap Karakteristik Guru Bimbingan Dan Konseling Dengan Motivasi Berkonsultasi

Masa remaja adalah perubahan dan perkembangan emosional, fisik, dan sosial yang cepat dan berbeda-beda dari masa-masa sebelumnya, masa ini tidak bisa dikekang dan tidak boleh terlalu diberi kebebasan bertindak. Masa yang membutuhkan bimbingan dan bantuan agar terhindar dari perilaku yang merugikan baik bagi dirinya atau bagi lingkungan. Bimbingan dan konseling sebagian dari tugasnya adalah membantu dan membimbing remaja menemukan potensi-potensi dalam diri remaja khususnya di sekolah.
1670
Dibaca

Hubungan Persepsi Terhadap Kepemimpinan Wanita Dalam Mengambil Keputusan Dengan Motivasi Kerja Karyawan Pada Perusahaan Meubel

Pembahasan kaum perempuan semakin santer dan menjadi lebih luas seiring dengan maraknya isu gender didengungkan untuk menggambarkan lebih jelas posisi dan peran sosial kaum perempuan dan laki-laki di dalam masyarakat. Begitu pula dalam sebuah perusahaan, wanita yang menjadi pemimpin. Namun faktor budaya selama ini membentuk identitas laki-laki dan perempuan secara berbeda. Pada suatu kultur patrelenial dan andosentris, beban peran seks laki-laki lebih dominan dibanding peran seks perempuan
1812
Dibaca

Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran Terhadap Kinerja Manajerial Dengan Locus Of Control Dan Budaya Peternalistik Sebagai Variabel Moderating

Hubungan antara partisipasi dalam proses penyusunan anggaran dengan kinerja manajerial merupakan bidang penelitian yang banyak mengalami perdebatan sehingga menarik minat para peneliti untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap hubungan tersebut. Hasil yang diperoleh dari penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa hubungan diantara keduanya tidak dapat disimpulkan secara konsklusif. Sesuai dengan Govindarajan (1986) salah satu cara untuk menyelesaikannya adalah dengan pendekatan kontijensi.
4463
Dibaca

Hubungan Antara Sikap Dan Perilaku Perawat Dalam Berkomunikasi Terhadap Kepuasan Pasien Di Ruang Rawap Inap Badan Rumah Sakit Umum

Latar belakang: Kepuasan pasien rawat inap adalah tingkat perasaan seseorang pasien setelah membandingkan kinerja pelayanan atau hasil yang dirasakan dengan harapan yang diinginkan oleh pasien setelah menjalani rawat inap. Perawat dalam memberikan asuhan keperawatan tidak terlepas dari (sikap dan perilaku) dalam berkomunikasi dengan pasien yang dapat mempengaruhi kepuasan pasien, meskipun sarana dan prasarana pelayanan sering dijadikan ukuran mutu oleh pelanggan namun ukuran utama penilaian tetap sikap dan perilaku pelayanan yang ditampilkan oleh petugas. Sikap dan perilaku yang baik oleh perawat sering dapat menutupi kekurangan dalam hal sarana dan prasarana.
777
Dibaca

Pengaruh Organizational-Based Self Esteem Dan Budaya Organisasional Terhadap Komitmen Organisasi (Studi Empiris di Hotel Berbintang di Wilayah Surakarta)

Komitmen organisasi mempengaruhi berbagai perilaku penting didalam suatu organisasi agar organisasi berfungsi efektif dan efisien. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja dalam organisasi perlu didukung sumber daya manusia yang berkualitas dengan tingkat komitmen yang tinggi. Dalam mencapai sasaran dan tujuan organisasi dibutuhkan komitmen organisasi. Oleh karena itu perlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi komitmen organisasi.
1068
Dibaca

Hubungan Antara Kepuasan Kerja Dengan Job Insecurity Pada Guru Negeri Dan Guru Swasta

Kepuasan kerja secara langsung maupun tidak langsung merupakan penghambat aktivitas kerja yang bekerja dalam organisasi. Persoalan-persoalan yang terjadi dalam lingkungan kerja seperti konflik dengan teman, perselisihan, kepuasan kerja maupun ketidakmampuan karyawan dalam menyesuaikan diri dengan pekerjaan dan lingkungan kerjanya berpeluang besar terhadap munculnya job insecurity. Kepuasan kerja dan job insecurity antara guru swasta dan guru negeri juga terdapat perbedaan dikarenakan berbagai faktor seperti keadilan dan kesejahteraan, karier dan masa depan, manajemen dan pengembangan profesi dan kualitas kinerja.
808
Dibaca

Kontribusi Perempuan Dalam Pengambilan Keputusan Strategis Di Lembaga Legislatif

Perempuan menjadi jumlah terbesar pemberi suara dalam peristiwa politik besar pada pemilu tahun 2004 dimana jumlah pemilih perempuan 53%, namun dalam posisi parlemen hanya berjumlah 11% atau berjumlah 61 dari 550 anggota legislatif yang ada. Terkait dengan komposisi perempuan yang rendah memungkinkan adanya dominasi kaum laki-laki dalam proses pengambilan kebijakan, ditambah selama ini sudah terlanjur tatanan perbedaan peran sosial laki-laki dan perempuan yang muncul karena struktur sosial kemasyarakatan.