Search

Hasil pencarian: 16 ditemukan (tampil 1 - 16) :

2262
Dibaca

Toksisitas Ekstrak kloroform Dan Ekstrak Metanol daun Pepaya (Carina Papaya L) Terhadap Larva Artemia Salina Leach Dan Profil Kromatografi Lapis Tipisnya

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui ketoksikan ekstrak kloroform dan ekstrak metanol daun pepaya (Carica papaya L) terhadap larva Artemia salina Leach dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BST). Penelitian ini merupakan skrining awal untuk mengetahui senyawa bioaktif.
1276
Dibaca

Pengaruh Seduhan Daun Teh (Camellia Sinesis L.O.K) Terhadap Kecepatan Pertumbuhan Rambut Kelinci Jantan Dan Profil Kromatogram Lapis Tipisnya

Seduhan semalam daun teh (Camellia sinensis [L.] O.K.) dikenal masyarakat sebagai penyubur rambut. Penelitian dilakukan untuk meneliti seduhan semalam dan seduhan segar daun teh pada konsentrasi 10%, 25%, dan 50% terhadap pertumbuhan rambut kelinci jantan menggunakan metode Tanaka et al. (1980) cit Soegihardjo et al. (1987).
889
Dibaca

Toksisitas Ekstrak Kloroform Dan Ekstrak Metanol Daun Kenikir (Cosmos Caudatus HBK) Terhadap Larva Artemia Salina Leach Dan Profil Krimatografi Lapis Tipisnya

Telah dilakukan penelitian toksisitas ekstrak kloroform dan ekstrak metan ol daun kenikir (Cosmos caudatus H.B.K) terhadap larva Artemia salina Leach dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BST) dan golongan senyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak yang paling toksik diidentifikasi dengan metode kromatografi lapis tipis (KLT). Penelitian ini merupakan skrining awal untuk mengetahui senyawa bioaktif. Serbuk daun kenikir (Cosmos caudatus H.B.K) disari dengan metode Soxhletasi menggunakan pelarut kloroform dan metanol, sehingga diperoleh ekstrak kloroform dan ekstrak metanol.
3555
Dibaca

Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Penderita Tuberkulosis Paru Di Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru (BP4)

Kesehatan merupakan hak dasar manusia dan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia. Saat ini penyakit Tuberkulosis Paru masih dianggap menjadi masalah utama di negara berkembang seperti di Indonesia, hal ini karena berkaitan dengan perilaku, ekonomi dan tingkat sosial budaya masyarakatnya. Dewasa ini sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi Tuberkulosis. Setiap tahun ada sekitar 8 juta penderita baru TB dan hampir 3 juta orang yang meninggal di seluruh dunia akibat penyakit ini.
854
Dibaca

Pengaruh Pelatihan Relaksasi Untuk Mengatasi Gangguan Insomnia Pada Mahasiswa

Kesulitan tidur atau insomnia adalah keluhan tentang kurangnya kualitas tidur yang disebabkan oleh satu dari; sulit memasuki tidur, sering terbangun malam kemudian kesulitan untuk kembali tidur, bangun terlalu pagi, dan tidur yang tidak nyenyak. Insomnia tidak disebabkan oleh sedikitnya seseorang tidur, karena setiap orang memiliki jumlah jam tidur sendiri-sendiri. Tapi yang menjadi penekanan adalah akibat yang ditimbulkan oleh kurangnya tidur pada malam hari seperti kelelahan, kurang gairah, dan kesulitan berkonsentrasi ketika beraktivitas Treatment yang sering dilakukan untuk mengurangi insomnia umumnya dilakukan dengan memakai obat tidur. Namun pemakaian yang berlebihan membawa efek samping kecanduan, bila overdosis dapat membahayakan pemakainnya. Dalam literatur psikologi salah satu terapi perilaku (behavior therapy) adalah terapi relaksasi Terapi ini sudah banyak digunakan baik untuk penurunan ketegangan, atau mencapai kondisi tenang.
1437
Dibaca

Pola Pengobatan penyakit Demam Berdarah Pada Anak Di Instalasi Rawat Inap RSUD XXX Tahun 2004

Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Obat yang tepat belum ditemukan, pengobatan yang diberikan biasanya bersifat penurun demam dan penghilang rasa sakit pada otot-otot sendi selain harus istirahat mutlak dan banyak minum, selain itu juga diberikan cairan elektrolit untuk mengganti ion tubuh yang hilang. Upaya pemerintah untuk memberantas demam berdarah adalah dengan cara memutuskan mata rantai penularannya.
2083
Dibaca

Pola Pengobatan Penyakit Diare Pada Usia Anak Di Instalasi Rawat Inap

Masalah penyakit diare pada anak yang terjadi di Indonesia hingga sekarang ini masih merupakan penyakit yang penting. Hasil survei kesehatan rumah tangga, Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 1996 menunjukkan bahwa 12% penyebab kematian adalah diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengobatan penyakit diare (Gastroenteritis) pada usia anak di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit PKU XXX selama tahun 2004. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit PKU XXX. Sampel penelitian ini adalah penderita diare pada anak dengan usia < 12 tahun di Instalasi Rawat Inap RS. PKU XXX tahun 2004 dengan sampel sebanyak 100 pasien. Penelitian ini bersifat deskriptif dan pengumpulan data diambil secara retrospektif. Sumber data diambil dari catatan rekam medis RS. PKU XXX tahun 2004. Teknik pengambilan sampel secara quota (quota sampling).
1940
Dibaca

Analisis Logam Ca, Mg dan An Dalam Susu Kuda Secara Spektrofotometri Serapan Atom

Logam essensial merupakan zat gizi yang penting untuk kesehatan tubuh, dan juga bertindak sebagai katalis dalam semua proses biokimia di dalam tubuh. Logam Ca dan Mg penting dalam pemeliharaan dan pengendalian semua proses faal di dalam tubuh, menguatkan tulang dan membina kesehatan jantung, otak, otot dan saraf, logam Zn diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan alat reproduksi. Susu kuda telah diketahui mengandung logam Ca, Mg dan Zn.
2403
Dibaca

Gambaran Penggunaan Anti Tuberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Dewasa

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang menyerang paru, dan disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesesuaian penggunaan obat anti tuberkulosis pada kasus tuberkulosis di rumah sakit umum kabupaten Sragen dengan standar terapi yang ada. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian secara deskriptif non analisis.
1803
Dibaca

Gambaran Pengobatan Penyakit Diabetes Millitus Tipe 2 Pasien Rawat Jalan RSUD XXX Periode Juli Sampai Desember 2004

Diabetes mellitus menyerang hampir semua populasi masyarakat dan semakin menjadi masalah di Indonesia. Diabetes mellitus merupakan masalah kesehatan nasional dan menduduki nomor empat dari prioritas penelitian nasional untuk penyakit degeneratif. Pengobatan dengan antidiabetika merupakan salah satu sarana yang digunakan dalam penatalaksanaan diabetes mellitus. Penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengobatan yang meliputi golongan obat, variasi jumlah obat, aturan pakai obat dan kesesuaian pengobatan dengan Konsensus Pengelolaan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia.
1717
Dibaca

Pola Penggunaan Obat Pada Penderita Anak Dengan Penyakit Diare akut Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit XXX Tahun 2003

Penyakit diare akut merupakan masalah kesehatan yang sering ditemukan dan termasuk masalah kesehatan masyarakat yang perlu segera diatasi sebelum komplikasi dan akibat buruk lainnya. Penelitian tentang pola penggunaan obat pada penderita anak dengan penyakit diare akut di instalasi rawat inap Rumah Sakit XXX periode Januari-Desember 2003. Dilakukan dengan tujuan untuk melihat pola penggunaan obat pada penderita anak dengan penyakit diare akut di Instalasi rawat inap RS XX periode 2003 dari segi macam dan golongan obat, bentuk sediaan dan aturan pakai.
1434
Dibaca

Pengaruh Pemberian Air Perasan Rimpang Temu Putih (Curcuma Zedoaria (Begr) Roscoe) Terhadap Berat Badan Tikus Putih Jantan Galur Wistar

Berdasarkan pengalaman empiris, rimpang temu putih banyak digunakan oleh masyarakat dalam pengobatan tradisional karena mempunyai banyak khasiat, salah satu diantaranya adalah sebagai penambah nafsu makan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan berat badan karena pemberian air perasan rimpang temu putih. Penelitian dilakukan dengan menggunakan 30 ekor tikus putih jantan galur Wistar yang dikelompokkan secara acak menjadi 5 kelompok masing-masing terdiri dari 6 ekor tikus.
2092
Dibaca

Pembuatan Tablet Ekstrak Kering Daun Sendok (Plantago Mayor L.) Dengan Bahan Pengikat Amilum Manihot Secara Granulasi Basah

Daun sendok mempunyai khasiat diantaranya sebagai peluruh air seni (diuretik), anti radang dan antitusif. Bahan pengikat merupakan salah satu bahan tambahan pembuatan tablet. Salah satu bahan tambahan yang digunakan sebagai bahan pengikat yaitu amilum manihot. Penelitian ini bertujuan untuk membuat tablet ekstrak kering daun sendok dan mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi mucilago amilum manihot sebagai bahan pengikat terhadap sifat fisik tablet ekstrak kering daun sendok.
1701
Dibaca

Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Terapi Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten XXX Bulan Juli - September 2004

ISPA merupakan penyakit infeksi akut yang terjadi di setiap tempat di sepanjang saluran nafas. Usaha pengobatan yang dilakukan adalah dengan antibiotik. Pemberian antibiotik yang ideal adalah berdasarkan pemeriksaan mikrobiologis dan uji kepekaan kuman, akan tetapi dalam praktek sehari-hari pemeriksaan mikrobiologis kuman penyebab infeksi pada setiap pasien tidak mungkin dilakukan. Dampak negatif penggunaan antibiotik yang tidak tepat adalah munculnya resistensi kuman terhadap antibiotik, meningkatnya efek samping obat dan biaya pengobatan yang tinggi.
1453
Dibaca

Analisa Kadar Zat Pewarna Tartrazina Dalam Beberapa Produk Minuman Serbuk Dan Sirup Dengan Metode Spektrofotometri Visibel

Warna makanan merupakan salah satu daya tarik bagi konsumen untuk memilih suatu produk yang akan dikonsumsi. Zat pewarna kuning yang sering digunakan dalam makanan atau minuman adalah tartrazina. Tartraina termasuk zat warna azo yang dicurigai sebagai senyawa karsinogen. Telah dilakukan penelitian tentang kadar zat pewarna tartrazina dalam beberapa produk minuman serbuk dan minuman cair atau sirup. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah zat pewarna tersebut melampaui batas maksimum penggunaan atau tidak.
1124
Dibaca

Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis Pada Pasien Anak Rawat Jalan Di Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru Tahun 2003

Program pemberantasan tuberkulosis paru telah dilaksanakan sejak 1979, namun penerapannya masih belum dapat dinyatakan berhasil. Sejak 1995 program strategi baru mulai diterapkan puskesmas menggunakan obat antituberkulosis yang terbagi atas 3 paket obat, yakni obat antituberkulosis kategori I, II, dan III.