Search

Hasil pencarian: 3 ditemukan (tampil 1 - 3) :
185
Dibaca

Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dan Dukungan Sosial Dengan Gejala Depresi Pada Penyandang Cacat Fisik

Kelainan pada kondisi fisik yang kurang sempurna serta bersifat tetap yang disandang oleh penderita cacat dapat menimbulkan masalah yang kompleks. Ditinjau dari segi psikologis, perubahan dan keterbatasan penderita dalam bergerak, berkomunikasi, berpikir sangat mengganggu bagi penyandang cacat yang dirasakan sebagai kekecewaan atau krisis. Penderita merasa kehilangan tujuan hidupnya, merasa jauh dengan teman-temannya, dan kehilangan kesehatan fisik secara menyeluruh. Hal ini dapat menimbulkan ketegangan, kecemasan, serta frustasi dalam menghadapi hari esok bahkan sampai mengalami depresi. Penyandang cacat yang mempunyai kepercayaan diri yang kuat dan memperoleh dukungan penuh dari lingkungan sosialnya akan lebih mampu menerima keadaan fisiknya sehingga akan terhindar dari depresi.
948
Dibaca

Hubungan Antara Dukungan Sosial Aktualisasi Diri Pada Remaja Penyandang Cacat Tubuh

Cacat tubuh yang disandang oleh remaja bisa menimbulkan masalah baik secara fisik maupun psikologis. Masalah secara fisik berupa gangguan kemampuan fisik untuk melakukan aktifitas hidup harian. Sedangkan secara psikologis dapat menimbulkan perasaan rendah diri, mudah tersinggung, serta pesimistis. Selain masalah tersebut remaja penyandang cacat tubuh juga mendapatkan masalah dari keluarga maupun masyarakat. Masalah dari keluarga bisa berupa tindakan isolasi terhadap anaknya yang menyandang cacat untuk menyembunyikan rasa malu karena punya anak cacat. Sedangkan masyarakat masih sering menganggap remeh penyandang cacat tubuh dan belum luasnya kesetiakawanan sosial dan partisipasi masyarakat di dalam menangani permasalahan penyandang cacat tubuh.
1798
Dibaca

Hubungan Antara Dukungan Sosial Dan Kepercayaan Diri Dengan Kecenderungan Fobia Pada Remaja Penyandang Cacat Tubuh

Perasan tidak percaya diri, serta cemas yang dialami penyandang cacat tubuh membuat penyandang cacat tubuh sering menarik diri dari lingkungannya. Adanya anggapan negatif masyarakat terhadap penyandang cacat tubuh yang sering dipandang sebagai individu yang tidak berdaya, serta kehidupannya terhambat, akan memunculkan kecemasan bagi penyandang cacat tubuh ketika berinteraksi sosial. Kecemasan yang muncul pada saat bersosialisasi ditambah adanya pengalaman ditolak oleh lingkungan membawa ketakutan tersendiri bagi penyandang cacat tubuh.