Search

Hasil pencarian: 7 ditemukan (tampil 1 - 7) :

3648
Dibaca

Kreativitas Remaja Ditinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua

Kreativitas adalah suatu proses dan cara berpikir yang mampu mengarahkan pada sesuatu yang baru dan tidak biasa dilakukan orang. Manusia adalah makhluk yang memiliki akal dan pikiran serta mampu mengoptimalkan potensi yang dimilikinya tersebut. Potensi yang dimiliki masing-masing individu mempunyai kadar dan tingkat yang berbeda-beda antara individu satu dengan yang lain. Namun potensi yang dimiliki individu tersebut dapat ditingkatkan, dan untuk meningkatkannya dibutuhkan faktor-faktor pendorong.
966
Dibaca

Konsep Diri Pada Waria

Perilaku individu sebagian besar ditentukan oleh konsep dirinya atau dapat dikatakan pula bahwa perilaku individu akan sesuai dengan cara individu dalam memandang dan menilai dirinya. Sebuah komponen dasar dari kosep diri adalah identitas peran seks yang merupakan konseptualiasasi ke-maskulinan dan ke-femininan diri, yaitu sejauhmana individu tersebut cocok dengan keyakinan-keyakinan yang disetujui oleh publik mengenai karakteristik-karakteristik yang sesuai bagi laki-laki dan perempuan (Burns, 1993).
1252
Dibaca

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Praktik Perataan Laba (Income Smoothing) Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta

Parataan laba merupakan praktik yang umum dilakukan manajer untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan agar sesuai dengan target yang diinginkan baik secara artificial maupun riil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya praktik perataan laba di Indonesia khususnya perusahaan manufaktur di BEJ. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasikan faktor-faktor yang dapat dihubungkan dengan praktik perataan laba. Faktor-faktor tersebut antara lain ROI, ROE, DER dan Leverage ratio. Untuk menentukan dapat terjadinya praktik perataan laba digunakan Indeks Eckel.
1529
Dibaca

Pengaruh Faktor-Faktor Internal dan Eksternal Terhadap Kebijakan Penentuan Harga Jual

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor internal yang diwakili 4 variabel yaitu laba, biaya, pendapatan yang diharapkan dan jenis atau macam produk yang dijual, dan faktor eksternal yang diwakili 5 variabel yaitu tindakan atau reaksi pesaing, pendapatan masyarakat setempat, permintaan dan selera konsumen, citra dan selera masyarakat dan kebijakan pemerintah terhadap harga jual. Pengambilan sampel dilakukan dengan non random sampling berdasarkan kemudahan (covenience). Sampel sebanyak 30 perusahaan mebel yang termasuk industri menengah.
1384
Dibaca

Pengaruh Rasio Profitabilitas Dan Leverage Terhadap Return Saham Perusahaan Non Manufaktur Di Bursa Efek Jakarta

Pasar modal dapat menciptakan peluang investasi bagi investor, perusahaan memberikan banyak informasi kepada pemegang saham dan masyarakat tentang usaha mereka. Rasio profitabilitas dan leverage merupakan faktor yang mempengaruhi harga saham perusahaan. Adanya perubahan harga saham akan berpengaruh terhadap return saham, sehingga di perusahaan non manufaktur perlu memperhatikan faktor-faktor ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio profitabilitas dan leverage terhadap return saham perusahaan non manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Populasi yang diteliti adalah dari tahun 2002-2003 dengan jumlah sampel sebanyak 36 perusahaan non manufaktur.
715
Dibaca

Pengaruh Organizational-Based Self Esteem Dan Budaya Organisasional Terhadap Komitmen Organisasi (Studi Empiris di Hotel Berbintang di Wilayah Surakarta)

Komitmen organisasi mempengaruhi berbagai perilaku penting didalam suatu organisasi agar organisasi berfungsi efektif dan efisien. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja dalam organisasi perlu didukung sumber daya manusia yang berkualitas dengan tingkat komitmen yang tinggi. Dalam mencapai sasaran dan tujuan organisasi dibutuhkan komitmen organisasi. Oleh karena itu perlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi komitmen organisasi.
758
Dibaca

Kontribusi Perempuan Dalam Pengambilan Keputusan Strategis Di Lembaga Legislatif

Perempuan menjadi jumlah terbesar pemberi suara dalam peristiwa politik besar pada pemilu tahun 2004 dimana jumlah pemilih perempuan 53%, namun dalam posisi parlemen hanya berjumlah 11% atau berjumlah 61 dari 550 anggota legislatif yang ada. Terkait dengan komposisi perempuan yang rendah memungkinkan adanya dominasi kaum laki-laki dalam proses pengambilan kebijakan, ditambah selama ini sudah terlanjur tatanan perbedaan peran sosial laki-laki dan perempuan yang muncul karena struktur sosial kemasyarakatan.