Search

Hasil pencarian: 4 ditemukan (tampil 1 - 4) :
781
Dibaca

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Under Pricing Pada Penawaran Umum Perdana Di Bursa Efek Jakarta tahun 2000-2003

Mengetahui pengaruh variabel keuangan dan variabel non-keuangan terhadap under pricing yang diukur dengan initial return. Analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan jumlah sampel 45 perusahaan underpricing. Hasil analisis regresi model 3, yaitu pengaruh variabel keuangan dan variabel non-keuangan terhadap under pricing yang diukur dengan initial return diperoleh bahwa pada Uji t, variabel keuangan yang signifikan adalah current ratio (CR) dengan nilai signifikansi sebesar 0,004, sedangkan variabel non-keuangan terdapat dua variabel yang signifikan yaitu reputasi underwriter (IBNK) dan reputasi auditor (AUD) dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,004 dan 0,048. Variabel-variabel yang lain baik keuangan maupun non-keuangan tidak terbukti berpengaruh terhadap underpricing karena nilai signifikan lebih besar dari signifikan penelitian.
868
Dibaca

Perbandingan Underpricing Pada Penawaran Saham Perdana Perusahaan Keuangan Dan Non-Keuangan Di Bursa Efek Jakarta

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada perbedaan tingkat underpricing antara perusahaan keuangan dan non keuangan yang diukur oleh abnormal return serta untuk menganalisis variabel independen (umur perusahaan, jenis perusahaan, asimetri informasi/standar deviasi perubahan harga, dan ukuran perusahaan) secara bersama-sama maupun secara individual berpengaruh terhadap underpricing.
806
Dibaca

Analisis Perbedaan Pengumuman Right Issue Terhadap Keuntungan Dan Likuiditas Saham Di Bursa Efek Jakarta Periode 2001-2003

Pasar modal (Capital Market) adalah suatu pengertian yang abstrak yang mempertemukan dua kelompok yang saling berhadapan tetapi yang kepentingannya saling mengisi, yaitu calon pemodal (investor) disatu pihak dan emiten yang memerlukan dana jangka menengah atau jangka panjang dilain pihak, atau dengan kata lain adalah tempat (dalam artian abstrak) bertemunya penawaran dan permintaan dana jangka menengah atau jangka panjang.
973
Dibaca

Analisa Perbedaan Harga Saham Sebelum dan Setelah Publikasi Pada Perusahaan Dalam Kategori Good News dan Bad News di Bursa Efek Jakarta

Dalam penelitian ini mempunyai tujuan membuktikan adanya perubahan laba akuntansi dalam kategori goods news dan bad news dengan perubahan harga saham. Perusahaan – perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Jakarta. Analisis dilakukan pada 60 sampel perusahaan yang terdaftar di BEJ yang mempublikasikan laporan keuangan auditan tahun 2002 dan 2003 selama tahun 2004 yang terbagi menjadi 30 sampel perusahaan yang mempublikasikan laba akuntansi dalam kategori good news dan 30 sampel perusa haan yang mempublikasikan laba akuntansi dalam kategori bad news. Data yang digunakan yaitu laba bersih setelah pajak (earning after tax) tahun 2002 dan 2003, tanggal publikasi laba akuntansi dan harga saham harian (closing price) selama tahun 2004.