Search

Hasil pencarian: 29 ditemukan (tampil 1 - 20) :
7687
Dibaca

Kecerdasan Emosional Remaja Ditinjau Dari Konsep Diri Dan Kualitas Komunikasi Antara Orangtua Dan Anak

Kecerdasan emosional dipandang sebagai satu aspek psikis yang sangat menentukan reaksi individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Kecerdasan intelektual tidak cukup untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan dalam hidup, tetapi dibutuhkan adanya kecerdasan emosional untuk keberhasilan individu dalam kehidupannya. Banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional, di antaranya adalah konsep diri dan kualitas komunikasi antara orangtua-anak.
2590
Dibaca

Kemampuan Menyelesaikan Masalah DItinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua Dan Keterbukaan Komunikasi Remaja Orang Tua

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja -orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja-orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah.
2778
Dibaca

Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Penyesuaian Sosial Pada Remaja

Perkembangan remaja yang tersulit adalah berhubungan dengan penyesuaian sosialnya. Penyesuaian sosial erat kaitannya dengan kebutuhan yang sering muncul dalam diri remaja yaitu kebutuhan untuk berhubungan dengan teman dan ingkungannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyesuaian sosial remaja yaitu perilaku asertif. Remaja dengan perilaku asertif akan berani mengemukakan, menghargai serta menerima pikiran, perasaan dan pendapat orang lain secara terus terang.
2577
Dibaca

Hubungan Antara Pembentukan Identitas Diri Dengan Pertemanan Pada Remaja

Kualitas pertemanan merupakan penilaian baik buruknya suatu hubungan dalam berteman dengan menekankan adanya rasa percaya diantara teman tersebut. Kualitas pertemanan berkaitan dengan karakteristik dan kepribadian seseorang, karena hal tersebut mencerminkan kematangan dari seseorang tersebut.
1687
Dibaca

Hubungan Antara Kemampuan Empati Dan Interaksi Teman Sebaya Dengan Kecenderungan Berperilaku Altruistik Pada Remaja

Perkembangan jaman yang terus bergulir ternyata membawa pengaruh pergeseran nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. Remaja yang diharapkan mempunyai kepekaan terhadap kebutuhan orang lain ternyata cenderung bersikap individualistis dan tidak mau memberikan pertolongan kepada orang lain. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini antara lain : (1) Ada hubungan antara kemampuan empati dan interaksi teman sebaya terhadap kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja, (2) Ada hubungan positif antara kemampuan empati dengan kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja, (3) Ada hubungan positif antara interaksi teman sebaya dengan kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja.
829
Dibaca

Hubungan Antara Kohesivitas Peer Group Dengan Loyalitas Pada Merek Rokok Di Kalangan Remaja

Dalam kehidupan remaja, pengaruh yang diberikan oleh peer group sangatlah cukup kuat pada perkembangan perilaku mereka. Remaja akan cenderung mengikuti apa yang dilakukan peer group-nya apalagi dalam peer group tersebut terdapat suatu kohesivitas yang merupakan suatu kualitas kebergantungan satu sama lain antar anggota (Chaplin, 2001) dan salah satu contohnya adalah perilaku merokok. Kegiatan merokok tidak terlepas dari pemilihan merek rokok dan loyalitas pada merek rokok tersebut. Loyalitas pada merek merupakan sikap menyenangi suatu merek yang direprentasikan dengan pembelian yang konsisten terhadap merek tersebut sepanjang waktu
2010
Dibaca

Hubungan Antara Penerimaan Diri Dengan Interaksi Sosial Pada Remaja

Masa remaja adalah masa transisi dari masa anak-anak menuju dewasa, dimana pada masa ini remaja sudah mulai belajar untuk bermasyarakat, remaja tidak akan lepas tanpa kehadiran individu lain. Interaksi sosial adalah hubungan dua individu atau lebih dan bereaksi terhadap pengaruh yang dirasakannya serta terjadi saling ketergantungan antar individu untuk mencapai hasil-hasil yang positif untuk dapat diterima disebuah lingkungan baru.
655
Dibaca

Hubungan Antara Kecenderungan Berpikir Positif Dengan Kebermaknaan Hidup Pada Perawat

Perawat merupakan faktor penting yang ikut memberi kontribusi yang besar untuk suksesnya sebuah rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Bertindak positif dengan didasari pemikiran bahwa bila membiasakan diri melakukan tindakan positif akan memberi dampak terhadap perkembangan pribadi dan kehidupan sosialnya. Hal ini menunjukkan bahwa mencari aspek positif dalam hidupnya dan adanya sikap berprilaku baik terhadap orang lain merupakan wujud dari tingginya kebermaknaan hidup seseorang. Berdasarkan hal tersebut diatas penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecenderungan berpikir positif dengan kebermaknaan hidup.
1066
Dibaca

Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Kemandirian Pada Remaja Penyandang Cacat Tubuh

Manusia sebagai makhluk sosial, selalu membutuhkan kehadiran orang lain dalam hidupnya. Individu yang menyendiri tanpa ada yang memperhatikan akan berpengaruh terhadap kesejahteraannya. Oleh karena itu individu membutuhkan individu lain yang dapat membantu dan memberikan dukungan sosial. Dengan rehabilitasi memungkinkan remaja penyandang cacat tubuh mampu berkembang dengan kesempatan untuk berlatih, bimbingan dan dukungan sosial sejalan perkembangan fisik dan usia serta mampu menentukan nasib sendiri, tidak tergantung pada orang lain sampai batas kemampuan, mampu bertanggung jawab atas segala tindakannya.
1506
Dibaca

Hubungan Antara Kecemasan Dalam Komunikasi Interpersonal Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja Akhir

Kemampuan menyesuaikan diri merupakan usaha untuk mencapai keharmonisan dan keseimbangan dengan lingkungan. Demikian halnya dengan mahasiswa kost, sesama anak kost harus menjaga komunikasi dengan baik, jika tidak bisa, maka akan timbul masalah-masalah seperti tidak kerasan, kurang fokus pada kuliah dan masih banyak lagi masalah yang dapat ditimbulkan. Remaja yang dapat berkomunikasi dengan baik dan lancar maka tidak akan mengalami kesulitan yang berarti dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, tetapi bagi remaja yang kurang dalam berkomunikasi akan menimbulkan masalah-masalah dalam menyesuaikan diri.
601
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Konflik Orangtua Dengan Kecenderungan Narsistik Pada Peragawati

Bagi seorang peragawati penampilan prima dan daya tarik fisik sangatlah penting karena dapat mempengaruhi popularitas dan karirnya, sehingga wajar bila seorang model memiliki perhatian terhadap diri atau kecenderungan narsistik yang berkaitan dengan penampilan. Apabila seorang model memiliki persepsi berbeda terhadap konflik orangtuanya, bisa positif dan negatif. Bila mempersepsi konflik orangtua secara positif akan meningkatkan rasa optimis, namun jika berlebihan justru akan memunculkan perasaan over confidence, egois, superior, dan otoriter. Lalu individu akan merasa bahwa dirinya paling menarik dan cenderung tidak memikirkan orang lain. Sehingga bisa dikatakan bahwa model tersebut memiliki narsisme yang tinggi. Sebaliknya jika mempersepsi terhadap konflik orangtua secara negatif akan muncul perasaan inferior dan rendah diri. Lalu individu tersebut akan selalu merasa kurang menarik dan menjadi canggung dalam bergaul. Hal ini bisa dikatakan model tersebut memiliki kecenderungan narsisme rendah.
1124
Dibaca

Hubungan Intensitas Pendidikan Seks Oleh Orangtua Dengan Sikap Terhadap Hubungan Seks Pra Nikah Pada Siswa SMUN 3 Slawi

Tingginya perilaku hubungan seksual sebelum menikah dikalangan remaja merupakan adanya indikator yang nyata akan adanya pergeseran nilai sosial. Hal ini ditunjukkan dengan kenyataan yang terjadi saat sekarang ini bahwa perilaku hubungan seksual sebelum menikah banyak terjadi dikalangan remaja yang masih berada dalam taraf pendidikan dan belum terikat dalam lembaga perkawinan. Sikap terhadap hubungan seks sebelum menikah dipengaruhi oleh ketidak tahuan remaja tentang masalah seksualitas. Untuk mendapatkan informasi-informasi yang benar, remaja memerlukan orang dewasa yang mampu memahami dan memperlakukan dirinya secara bijaksana dan di pihak yang paling dekat dengan remaja adalah lingkungan keluarga.
1707
Dibaca

Sikap Tarhadap Perilaku Seks Bebas Ditinjau Dari Persepsi Komunikasi Seksualitas Orang Tua Anak Dan Interaksi Teman Sebaya

Individu mengalami banyak perubahan baik secara fisik maupun psikis pada masa remaja. Perubahan fisik antara lain ditandai dengan makin matangnya organ-organ seksual, sedangkan secara psikis antara lain ditandai dengan makin kuatnya keinginan untuk menyalurkan dorongan seksual. Timbulnya dorongan seksual menyebabkan rasa ingin tahu dalam diri remaja mengenai hal-hal yang berhubungan dengan seksual, sehingga menimbulkan sikap yang berbeda-beda terhadap seks. Orang tua diharapkan dapat menjadi sumber informasi mengenai masalah seksualitas yang bertanggungjawab dan paling aman bagi remaja, bukan sumber yang lain yang bersifat cabul misalnya teman sebaya.
831
Dibaca

Hubungan Antara Citra Raga Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja

Citra raga merupakan gambaran fisik seseorang yang meliputi penampilan dan figur diri dalam pengamatan orang lain. Citra raga yang positif akan menimbulkan rasa aman, rasa puas, rasa percaya diri, keyakinan diri yang kuat dan konsep diri yang sehat. Remaja yang berhasil dalam mengatasi masalah yang berkaitan dengan penyesuaian diri, sehingga akan terlepas dari rasa kecewa, ketegangan dan konflik-konflik batin. Sebaliknya kegagalan remaja dalam mengatasi masalahnya akan menimbulkan kekecewaan, sehingga akan mengganggu kestabilan psikisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara citra raga dengan penyesuaian diri.
839
Dibaca

Hubungan Antara Motivasi Berafiliasi Dengan Sikap Terhadap Perilaku Altruistik Pada Remaja Penyandang Cacat

Kehidupan masyarakat modern ternyata tidak hanya kering secara fisik, karena yang tumbuh bukan lagi pepohonan melainkan gedung-gedung bertingkat yang berdiri menjulang ke atas, tetapi juga kering secara psikis, karena motivasi manusiawi dalam hubungan personal semakin menipis, apalagi di kota-kota besar yang cenderung individualistis dan pragmatis, prinsip untung rugi dan timbal balik sering kali diterapkan pada segala sesuatunya. Begitupula dalam kehidupan pada masa remaja, terlebih para remaja penyandang cacat. Altruistik adalah perilaku menolong orang lain tanpa pamrih.
856
Dibaca

Seksualitas Pada Lanjut Usia Ditinjau Dari Budaya Jawa

Pengaruh kebudayaan terhadap seseorang atau masyarakat menimbulkan kecemasan yang berpengaruh terhadap sikap dan perilaku seksual pria maupun wanita lanjut usia, juga sikap sosial yang tidak menyenangkan terhadap hubungan seksual antara orang berusia lanjut dan keraguan terhadap kemampuan seksual mereka. Cita-cita normatif orang Jawa menginginkan bahwa sepasang suami isteri saling menunjukkan cinta kasih (tresna), tetapi mereka tidak menyukai segala bentuk tingkah laku pernyataan cinta kasih di muka umum (Koentjaraningrat, 1994).
798
Dibaca

Perilaku Remaja Anggota Klub Modifikasi Motor Di Kota Jakarta

Perilaku remaja yang muncul pada saat ini adalah aktifitas rutin berkumpulnya anak-anak motor pada setiap malam minggu disepanjang jalan Slamet Riyadi. Aktifitas dan kegiatan yang mereka lakukan dari para pecinta motor, tua dan muda, secara kontinyu tidak pernah absen berkumpul menurut klub motornya masing-masing, salah satunya yang dilakukan oleh Surakarta Karisma Klub (SKC), mulai pukul 21.00-24.00 malam disepanjang jalan Slamet Riyadi banyak dijumpai klub-klub motor dari berbagai merek dari keluaran baru sampai keluaran lama.
1674
Dibaca

Studi Kualitatif Mengenai Kemandirian pada Anak Bungsu

Anak bungsu identik sebagai pribadi yang manja dan tidak mandiri. Mereka mengandalkan orang – orang terdekatnya untuk melakukan tugas yang menjadi tanggung jawabnya sehingga mereka mempunyai tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap orang – orang disekitarnya. Orang tua memberikan perhatian berlebihan pada anak bungsu sehingga mereka merasa bahwa dirinya mempunyai tuntutan yang tidak terlalu tinggi dibanding kakak – kakaknya. Hal – hal tersebut mendasari penulis menyampaikan pertanyaan penelitian bagaimana pola perilaku kemandirian anak bungsu dan bagamana karakter ketidakmandirian bisa terbentuk? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola perilaku yang dikembangkan anak bungsu dan untuk mengetahui proses ketidakmandirian anak bungsu.
742
Dibaca

Hubungan Antara Sikap Konsumen Terhadap Sales Person Dengan Motivasi Membeli

Kondisi perekonomian Indonesia akhir-akhir ini semakin meningkat pasca peralihan pemerintahan orde baru menuju masa reformasi. Keadaan inilah yang memicu taraf ekonomi rakyat semakin membaik sehingga semakin tinggi pula daya beli oleh konsumen. Produsen harus mempunyai pengetahuan tentang perilaku konsumen. Dengan perkataan lain bagaimana supaya suatu hasil produksi sanggup memenuhi selera para pemakainya ataupun bisa menjadi stimulus tingkah laku membeli dari masyarakat konsumen, dan salah satu jalan yang ditempuh adalah dengan menerjunkan tenaga-tenaga penjualan yang bergerak menawarkan barang atau jasa dari rumah ke rumah yang dikenal dengan istilah sales person.
1138
Dibaca

Konsep Diri Pada Waria

Perilaku individu sebagian besar ditentukan oleh konsep dirinya atau dapat dikatakan pula bahwa perilaku individu akan sesuai dengan cara individu dalam memandang dan menilai dirinya. Sebuah komponen dasar dari kosep diri adalah identitas peran seks yang merupakan konseptualiasasi ke-maskulinan dan ke-femininan diri, yaitu sejauhmana individu tersebut cocok dengan keyakinan-keyakinan yang disetujui oleh publik mengenai karakteristik-karakteristik yang sesuai bagi laki-laki dan perempuan (Burns, 1993).