Search

Hasil pencarian: 75 ditemukan (tampil 1 - 40) :

3277
Dibaca

Pengaruh Struktur Organisasi Terhadap Keefektifan Partisipatif Dalam Peningkatan Kinerja Manajerial Dan Kepuasan Kerja

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah pendekatan partisipasi dalam sistem penyusunan anggaran apabila ditetapkan di rumah sakit yang ada di Klaten berpengaruh terhadap kinerja manajerial dan kepuasan kerja atau tidak, serta apakah struktur organisasi mempunyai peranan mempengaruhi hubungan antara penganggaran partisipatif dengan kinerja manajerial dan kepuasan kerja.
2129
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Kharismatik Dan Budaya Organisasi Dengan Kinerja Karyawan

Perusahaan sebagai salah satu bentuk organisasi mempunyai tujuan yang berupa kinerja. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan diantaranya adalah kepemimpinan dan budaya organisasi. Suatu organisasi tanpa adanya pemimpin maka organisasi itu tidak dapat bertahan lama. Kepemimpinan Kharismatik dapat menghasilkan kinerja yang tinggi dikalangan pengikutnya hal ini dikarenakan bahwa orang-orang yang bekerja untuk pemimpin kharismatik termotivasi untuk mengeluarkan upaya kerja ekstra dan karena mereka menyukai pemimpin mereka.
2386
Dibaca

Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal Dan Etos Kerja Dengan Produktivitas Kerja

Masalah produktivitas kerja di Indonesia telah lama dibahas dan diperhatikan oleh berbagai pihak yang berkompeten. Hal ini mengingat produktivitas kerja di Indonesia masih belum memadai atau dengan kata lain masih rendah dilihat dari melimpahnya SDM yang kita miliki. Setiap perusahaan menginginkan agar produktivitas kerja karyawannya tinggi, karena dengan produktivitas kerja yang tinggi tidak hanya menguntungkan bagi perusahaan saja tetapi karyawan akan ikut serta menikmati hasil keuntungan perusahaan tersebut.
1588
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasional Dengan Motivasi Mengembangkan Karir

Motivasi mengembangkan karir merupakan salah satu perwujudan dari sikap berprestasi pada setiap karyawan yang sadar untuk maju. Apabila individu atau karyawan memliki motivasi terhadap karir maka tuntutan kerja dan pekerjaan yang begitu banyak harus dikerjakan sesuai target. Namun untuk mencapai tingkat karir tertentu bukanlah suatu hal yang sederhana.
1162
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pelaksanaan Testing Psikologi Dengan Kecemasan Calon Tenaga Kerja Job-Hoping

Seseorang yang akan menghadapi tes, apalagi tes psikologi akan merasa suatu ketidakpastian mengenai apa yang harus dipersiapkan, apa yang akan dihadapinya, dan bagaimana tes itu nanti akan dikenakan padanya (kecuali bila ia sudah berpengalaman dalam hal tes psikologi). Sering dijumpai orang akan merasa sangat gelisah dan cemas karena harus mengikuti tes psikologi.
1014
Dibaca

Hubungan Antara Budaya Organisasi Dengan Disiplin Kehadirab Kerja Pada Karyawan Operasional

Pengaruh budaya organisasi mempunyai arti penting bagi individu yang bekerja didalamnya, karena budaya organisasi ini akan mempengaruhi baik secara langsung atau tidak langsung terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi yang kuat akan meningkatkan kinerja individu secara keseluruhan dan berpengaruh positif pada perilaku karyawan, sehingga menimbulkan kinerja yang baik dan merangsang disiplin kerja yang tinggi. Disamping itu pemahaman karyawan terhadap budaya organisasi membawa pengaruh yang besar bagi pencapaian tujuan organisasi dan disiplin kerja karyawan itu sendiri. Karyawan yang memahami budaya organisasi secara mendalam akan merangsang disiplin kerja yang tinggi.
1019
Dibaca

Perbedaan Sikap Kerja Antara Karyawan Tetap dan Karyawan dalam masa latihan (On The Job Training)

Sikap kerja pada karyawan menunjukkan perasaan senang atau tidak senang terhadap pekerjaannya. Sikap kerja yang tinggi dalam artian positif terlihat dari karyawan yang disiplin, ikut memajukan perusahaan, tidak malas, jujur, bekerja keras. Sikap kerja yang rendah dalam artian negative terlihat dari karyawan yang malas, mau bekerja kalau ada pengawasan, tidak disiplin, yang akhirnya akan merugikan perusahaan. Karyawan dengan sikap kerja yang positif biasanya memperoleh reward lebih dari perusahaan diantaranya yaitu memperoleh kenaikan status seperti pada karyawan dalam masa latihan (On The Job Training) ke karyawan tetap.
693
Dibaca

Motivasi Kerja Karyawan Taman Safari Indonesia Bogor

Motivasi kerja merupakan hal yang sangat penting guna mencapai tujuan dalam suatu pekerjaan. Dengan motivasi kerja tinggi kemungkinan tercapainya suatu tujuan pekerjaan sangat besar. Banyak hal yang menjadi motivator diantaranya uang, jabatan, dan keinginan tercapainya tujuan dari suatu bidang pekerjaan. Di Taman Safari Indonesia terdapat keepers yang memiliki motivasi kerja tinggi. Dengan melihat pekerjaan keepers yang sulit dalam usaha pelestarian satwa, penulis tertarik untuk meneliti apakah yang menjadi motivator keepers dalam bekerja, serta alasan keepers tetap bertahan di Taman Safari Indonesia.
590
Dibaca

Hubungan Antara Kecerdasan Ruhaniah Dengan Etos Kerja Islami

Penyebab utama tidak unggul atau rendahnya etos kerja sejumlah besar orang Islam adalah pemahaman secara parsial terhadap ajaran agama Islam, pemahaman tersebut timbul dari interpretasi atau pemahaman keliru terhadap ajaran agama karena keberpihakan yang tidak proporsional kepada salah satu sisi dengan mengabaikan sisi lain, terutama antara ibadah ritual dengan kerja. Untuk itu diperlukan pemahaman terhadap ajaran agama Islam yang holistis dan proporsional untuk dapat meluruskan pandangan yang keliru terhadap pentingnya aktivitas kerja supaya dapat meningkatkan etos kerja umat Islam. Pemahaman Islam yang holistis dan proporsional dapat ditemukan pada tipe orang yang memiliki kecerdasan ruhaniah yang tinggi.
760
Dibaca

Hubungan Antara Sikap Terhadap Kebisingan Lingkungan Kerja Dengan Perilaku Agresi Pada Karyawan

Didalam perusahaan faktor lingkungan kerja yang nyaman sangat diperlukan. Pelaksanaan kerja dengan menggunakan alata-alat berat seperti mesin penenun memungkinkan adanya paparan bunyi yang tidak diinginkan yang disebut dengan kebisingan. Sikap karyawan dalam menghadapi kebisingan lingkungan kerja berbeda-beda antar satu dengan yang lainnya. Salah satu dampak dari kebisingan lingkungan kerja adalah kondisi emosi yang kurang stabil yang dapat mengarah pada perilaku-perilaku agresi.
1035
Dibaca

Hubungan Antara Motivasi Kerja Dengan Prestasi Kerja Pada Distributor MLM CNI

Menuju era globalisasi sekarang ini, selain SDM yang berkualitas dan terampil yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan besar dalam menghadapi persaingan antar bidang industri, prestasi kerja yang tinggi juga sangat diharapkan dalam hal ini, karena dengan tujuan untuk menjaga kualitas dan mutu dari suatu produk yang dihasilkan oleh suatu perusahaan tersebut. Usaha untuk mencapai tujuan-tujuan yang diharapkan oleh suatu perusahaan, yang tidak kalah penting adalah perusahaan atau organisasi tersebut harus memiliki anggota atau individu-individu yang bermotivasi tinggi.
675
Dibaca

Hubungan Antara Self-Eficacy Dengan Tingkat Stress Kerja

Setiap orang memiliki kemampuan berbeda untuk menyangga beban pekerjaannya. Di antara mereka barangkali ada yang cocok untuk beban fisik, mental, atau sosial atas pekerjaan yang ditekuni. Apapun jenis dan namanya pekerjaan, secara umum mereka hanya mampu memikul beban sampai suatu batas tertentu, bahkan ada beban yang dirasa optimal bagi seseorang untuk dapat memikulnya, namun bagi yang lain sebaliknya. Di dalam bekerja karyawan akan dihadapkan pada serangkaian tugas dan situasi kerja yang menuntut karyawan tersebut untuk mampu mengatasi situasi kerja tertentu dan mampu menyelesaikan tugas.
668
Dibaca

Hubungan Antara Komitmen Organisasi Dengan Intensi Turn Over

Suatu perusahaan yang memperkerjakan tenaga manusia penting sekali memperhatikan masalah kepuasan kerja, karena karyawan yang merasa puas diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerjanya, sehingga kemungkinan tingkat absensi dan intensi turn over-nya akan rendah. Namun dalam kenyataannya, perusahaan kurang memperhatikan kesejahteraan karyawan seperti upah kerja yang rendah, kondisi lingkungan kerja yang buruk, jam kerja yang melewati batas serta tidak adanya jaminan sosial. Hal ini merupakan penyebab utama timbulnya turn over, salah satu cara untuk mengantisipasinya perlu ditanamkan komitmen organisasi karyawan pada perusahaan, sebab karyawan yang memiliki komitmen yang tinggi akan memiliki loyalitas yang besar pada perusahaan dan intensi turn over yang rendah.
734
Dibaca

Hubungan Antara Kecemasan Terhadap Sempitnya Lapangan Pekerjaan Dengan Minat Berwiraswasta

Krisis ekonomi yang melanda Indonesia menyebabkan terjadi banyaknya pengangguran. Rasa cemas akan sempitnya lapangan pekerjaan dapat muncul karena adanya faktor situasi-situasi, dimana semakin sulitnya dan semakin berkurangnya lapangan pekerjaan yang dapat dimasuki kelak setelah mahasiswa menyelesaikan studinya terlebih-lebih kaitannya dengan kondisi krisis ekonomi saat ini. Cemas tidaknya seseorang terhadap sempitnya lapangan pekerjaan bukan berasal dari pengakuan umum. Diharapkan apabila seseorang merasa cemas terhadap kesempatan lapangan pekerjaan dan menyadaribahwa ia harus memecahkan masalah tersebut, maka akan timbul prakarsa, ide–ide yang cemerlang untuk mencari terobosan guna menanggulangi keterbatasan lapangan pekerjaan karena semakin tingginya tingkat persaingan kerja. Terobosan yang dapat dilakukan antara lain menumbuhkan minat untuk berwirausaha.
1172
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Demokratis Dengan Kepuasan Kerja Karyawan

Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor dalam pekerjaan yang cukup penting karena dapat mempengaruhi jalannya perusahaan secara keseluruhan. Putusnya komunikasi antara pimpinan dan karyawan sangat berpengaruh terhadap jalannya roda organisasi. Hal ini harus menjadi perhatian seorang pimpinan dalam penerapan kebijaksanaan. Persepsi karyawan terhadap gaya kepemimpinan yang diterapkan pimpinan akan berpengaruh terhadap semangat kerja. Pekerja akan merasa memiliki kepuasan kerja apabila ia merasa dihargai sebagai manusia bukan sebagai mesin yang dapat menghasilkan barang.
669
Dibaca

Hubungan Antara Berpikir Kreatif Dengan Prestasi Kerja Pada Penyiar Radio

Prestasi kerja karyawan yang tinggi tentunya sangat diharapkan oleh perusahaan manapun, karena akan mempermudah dan memperlancar perusahaan dalam meraih tujuan yang telah ditentukan, tidak terkecuali pada penyiar radio. Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi kerja penyiar radio, diantaranya adalah berpikir kreatif. Modal utama dari seorang penyiar adalah komunikasi dengan penggemarnya dan ini dibutuhkan kreativitas. Berpikir kreatif menjelaskan tentang sarana untuk membantu meningkatkan sumber daya manusia dalam informasi dan komunikasi sosial yang dapat dikembangkan agar seseorang mempunyai kredibilitas yang baik dalam pergaulan maupun dalam masyarakat sosial serta merupakan sarana kompetisi bagi individu.
1012
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Dengan Loyalitas Kerja

Manusia dalam lingkungan kerja harus mampu bekerjasama dengan seluruh komponen yang terlibat dalam suatu perusahaan, perilaku pemimpin akan dipersepsikan oleh bawahannya sehingga hal ini akan mempengaruhi loyalitas kerja karyawan. Persepsi terhadap gaya kepemimpinan adalah proses kognitif karyawan dalam menilai, mengevaluasi dan menafsirkan perilaku kepemimpinan yang diterapkan oleh perusahaan baik yang berorientasi pada tugas maupun yang berorientasi pada bawahan dalam rangka mencapai tujuan perusahaan. Loyalitas kerja adalah keadaan dan aktivitas yang menyangkut fisik, psikis dan sosial yang menyebabkan individu mempunyai dorongan yang kuat untuk tetap menjadi anggota perusahaan, taat pada peraturan, bertanggung jawab, dan sikap kerja kerja.
744
Dibaca

Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Profesionalisme Kerja Penyiar Radio

Dunia usaha menyadari betapa pentingnya menempatkan tenaga kerja yang profesional. Hal ini bukan saja karena tuntutan zaman, tetapi juga karena persaingan yang ketat dalam dunia usaha itu sendiri. Pemilihan tenaga kerja yang profesional tentunya akan membawa dampak yang positif bagi perusahaan, tujuan serta visi dan misi perusahaan akan lebih mudah tercapai. Radio sebagai salah satu bentuk usaha atau perusahaan, mengalami hal sama, yaitu menghadapi suatu bentuk kompetisi. Banyaknya usaha-usaha yang sejenis atau banyaknya bermunculan radio sebagai penyebab kompetisi tersebut.
1067
Dibaca

Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Penyesuaian Sosial Pada Waria

Waria atau wanita-pria adalah individu yang memiliki kelainan identitas diri yaitu laki-laki yang mengidentifikasikan dirinya sebagai wanita. Sosok dengan dua karakter (feminine dan maskuline) sekaligus ini tidak jarang yang mendapatkan penolakan dari keluarga dan masyarakat karena kehidupan waria yang dekat dengan dunia prostitusi dan keanehan perilaku serta penampilan luar waria masih menjadi pusat perhatian dan pergunjingan, keadaan ini yang akhirnya menyeret waria untuk berkoloni dengan sejenisnya. Tingkat pendidikan yang rendah dan peluang kerja yang sempit menghambat waria untuk menjadi sumber daya manusia yang berkwalitas.
526
Dibaca

Faktor-Faktor Pendukung Kesuksesan Wiraswastawan

Berwiraswasta adalah solusi untuk mencukupi kebutuhan hidup setelah kesempatan kerja kian hari kian sempit. Berwiraswasta adalah suatu tantangan karena berwiraswasta membutuhkan keberanian, keberanian untuk bermimpi, keberanian untuk merealisasikan mimpi yang dimiliki, keberanian untuk menghadapi satu demi satu dari sekian banyak rintangan yang menghadang, keberanian untuk mempertahankan apa yang dimiliki, keberanian untuk gagal dan belajar dari tiap-tiap kegagalan yang dihasilkan. Kesuksesan dapat diraih oleh siapapun, bagaimanapun sejarah dan kondisinya, karena setiap orang memiliki cita-cita, impian atau sekurang-kurangnya harapan untuk meningkatkan kualitas hidupnya, intuisi yang mendorong manusia normal untuk bekerja dan berusaha. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung kesuksesan wiraswastawan.
1309
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Otoriter Dan Komunikasi Interpersonal Dengan Kepuasan Kerja

Kepuasan kerja merupakan perasaan positif terhadap tugas-tugas dan masalah-masalah yang dihadapi dalam bekerja didapatkan suatu hasil kerja yang berkualitas dan kebahagiaan dalam bekerja. Persepsi terhadap gaya kepemimpinan otoriter adalah penafsiran seseorang terhadap gaya pemimpin yang membuat keputusan sendiri karena kekuasaan terpusat pada satu atau diri pemimpin itu sendiri. Komunikasi interpersonal adalah suatu kegiatan komunikasi yang dilakukan secara langsung oleh dua orang atau lebih sebagai komunikan dan komunikator dengan tujuan untuk mengubah sikap, pendapat dan pikiran yang berlangsung secara dialogis.
1150
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Konsumen

Pada era globalisasi sekarang krisis perbankan melanda Indonesia. Persaingan yang ketat di berbagai bidang pekerjaan membuat manusia yang terlibat di dalamnya ingin memberikan yang terbaik bagi orang lain, terutama dengan masalah pelayanan. Ketika melayani pelanggan, karyawan harus pandai menempatkan diri agar timbul keselarasan antara pelanggan dengan karyawan. Keberhasilan suatu penjualan ditentukan juga oleh kemampuan karyawan dalam menyelami persepsi para pembeli atau konsumen sehingga dapat diketahui apa yang diinginkan oleh konsumen.
532
Dibaca

Hubungan Antara Burnout Dengan Motivasi Kerja Pada Masinis Kereta Api

Motivasi kerja sangat diperlukan bagi setiap pekerja karena motivasi kerja merupakan proses untuk mencapai prestasi kerja yang baik. Salah satu penghambat motivasi kerja adalah burnout. Burnout adalah stres kerja yang dialami seseorang sebagai akibat adanya kelelahan fisik, kelelahan emosional, kelelahan mental, rendahnya penghargaan terhadap diri sendiri, dan depersonalisasi. Burnout yang tinggi akan mengakibatkan rendahnya motivasi kerja, begitu pula sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout dengan motivasi kerja pada masinis kereta api.
629
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Intensif Dan Lingkungan Kerja Dengan Loyalitas Kerja

Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang membutuhkan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Masih terbatasnya tenaga kerja yang profesional, terampil dan terlatih membuat perusahaan berusaha mempertahankan karyawan sebagai salah satu mitra utama yang perlu dipertahankan untuk menunjang efisiensi dan produktivitas perusahaan. Adanya loyalitas yang tinggi akan memberikan pengaruh positif, yaitu menimbulkan kepuasan kerja, semangat kerja, prestasi kerja yang baik dan keinginan untuk tetap bekerja di perusahaan.
701
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Otoriter Dan Self Efficacy Dengan Stres Kerja

Karyawan dalam bekerja akan dihadapkan pada serangkaian tugas dan situasi kerja yang menuntut karyawan tersebut untuk mampu mengatasi situasi kerja tertentu dan mampu menyelesaikan tugas. Keadaan tersebut dapat memicu timbulnya stres pada pekerja, stres kerja yang terjadi diantaranya dipengaruhi oleh persepsi karyawan terhadap gaya kepemimpinan serta self efficacy pada karyawan yang bersangkutan.
853
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Human Relations Dan Gaya Kepemimpinan Dengan Efektivitas Kerja Karyawan

Skripsi ini disusun dengan dilatarbelakangi masalah efektivitas kerja bagi perusahaan yang merupakan isu strategis bagi perusahaan untuk memprogram Sumber Daya Manusia. Perusahaan berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat dalam rangka menghadapi persaingan bebas antara perusahaan milik pemerintah maupun milik swasta. Namun dalam pelaksanaannya pemimpin perusahaan hanya mengutamakan mutu usaha tanpa melakukan pengawasan yang intensif pada karyawan, sehingga produktivitas yang dihasilkan dari karyawan terkadang tidak sesuai dengan keinginan pimpinan.
543
Dibaca

Hubungan Antara Sikap Kooperatif Karyawan Dalam Gugus Kendali Mutu Dan Efektifitas Komunikasi Organisasi Pada PT. Rekacipta Teknindo XXX

Keberhasilan komunikasi dalam organisasi merupakan hal yang sangat penting bagi pencapaian sasaran dan tujuan organisasi. Keberhasilan komunikasi dalam organisasi tercermin dalam efektifitas dan efisiensinya sebagai alat perekat kelompok. Sedangkan indikator efektifitas komunikasi organisasi adalah timbulnya pengertian bersama, keputusan, dan persetujua n. Peningkatan komunikasi yang efektif akan semakin memudahkan pertukaran informasi yang relevan dalam pekerjaan dan pada gilirannya akan memperbaiki pelaksanaan kerja organisasi. Berkaitan dengan efektifitas komunikasi organisasi, maka penggunaan kelompok-kelompok kerja menjadi suatu strategi yang tepat dalam mengikutsertakan partisipasi karyawan.
1195
Dibaca

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Praktik Perataan Laba Pada Perusahaan Non Manufaktur Di Bursa Efek Jakarta

Perataan laba merupakan cara yang digunakan manajemen untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan agar sesuai dengan target yang diinginkan baik melalui metode akuntansi atau transaksi. Praktek perataan laba menjadi hal penting terutama karena praktik ini dapat menimbulkan disfunctional behavior (perilaku yang tidak semestinya) yang muncul sebagai akibat dari konfilk yang timbul diantara pihak-pihak yang memiliki kepentingan dengan laporan keuangan perusahaan. Pada intinya, praktik perataan laba ini dimaksudkan untuk memberi pengaruh yang positif bagi kinerja manajer, perusahaan, dan nilai saham.
1540
Dibaca

Hubungan Persepsi Terhadap Kepemimpinan Wanita Dalam Mengambil Keputusan Dengan Motivasi Kerja Karyawan Pada Perusahaan Meubel

Pembahasan kaum perempuan semakin santer dan menjadi lebih luas seiring dengan maraknya isu gender didengungkan untuk menggambarkan lebih jelas posisi dan peran sosial kaum perempuan dan laki-laki di dalam masyarakat. Begitu pula dalam sebuah perusahaan, wanita yang menjadi pemimpin. Namun faktor budaya selama ini membentuk identitas laki-laki dan perempuan secara berbeda. Pada suatu kultur patrelenial dan andosentris, beban peran seks laki-laki lebih dominan dibanding peran seks perempuan
1669
Dibaca

Pengaruh Efektifitas Sistem Akuntansi Manajemen Terhadap Peningkatan Kinerja Manajerial (Ketidakpastian Lingkungan Dan Struktur Organisasi Sebagai Variabel Moderating)

Persaingan dunia bisnis yang semakin ketat, mengharuskan perusahaan untuk menyusun rencana strategis sehingga tetap dapat bertahan dalam bisnis, dan menjalankan fungsi dan tujuan perusahaan. Lingkungan sangat berpengaruh terhadap eksistensi perusahaan. Perusahaan harus dapat memanfaatkan dan memberikan manfaat kontribusi bagi lingkungan. Sistem akuntansi manajemen dipandang sebagai aspek penting dan strategis untuk memperoleh keunggulan kompetitif, sehingga menunjang keberhasilan bisnis, terutama bagi perusahaan yang persaingan produk dan jasa.
1574
Dibaca

Hubungan Antara Karakteristik Pekerjaan Dan Motivasi Kerja Dengan Prestasi Kerja Karyawan

Prestasi kerja merupakan kesanggupan dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, bermutu dan tepat mengenai sasarannya dalam dunia kerja. Prestasi kerja karyawan yang tinggi dapat dicapai dengan memperhatikan pentingnya karakteristik pekerjaan karyawan dimana terdapat dimensi pekerjaan yang bersifat tugas yang ada, tantangan, kesepakatan dengan teman sekerja dan kesepakatan persahabatan, Motivasi kerja yang tinggi daoat menjadi pendorong bagi seorang karyawan.
1016
Dibaca

Pengaruh Keahlian, Kompleksitas Tugas Dan komunikasi Pemakai - Pengembang Terhadap Hubungan Patisipasi Dan Kepuasan Pemakai Dalam Pengembangan Sistem Informasi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara empiris pengaruh partisipasi pemakai terhadap kepuasan pemakai dalam pengembangan sistem informasi dengan keahlian, kompleksitas tugas, dan komunikasi pemakai-pengembang sebagai variabel moderating. Populasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur di XXX. Jumlah sampel yang diambil adalah 30 manajer perusahaan manufaktur besar di XXX yang telah mengembangkan sistem informasi.
916
Dibaca

Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Efektivitas Kerja Pada Guide Penyelenggaraan Umroh Dan Haji

Efektivitas merupakan salah satu komponen yang sangat dibutuhkan dalam manajemen organisasi karena mampu meningkatkan produktivitas kerja. Salah satu faktor kepribadian yang dapat mendorong meningkatkan efektivitas kerja seorang karyawan yang berhubungan dengan pelayanan konsumen yakni perilaku asertif, karena dengan berperilaku asertif, karyawan akan mampu mengungkapkan apa yang dipikirkan dengan cara yang konsisten.
1053
Dibaca

Hubungan Antara Human Relations Dengan Intensi Turn Over

Intensi turn over merupakan tingkat kekuatan niat karyawan untuk pindah dari suatu perusahaan ke perusahaan yang lain. Pergantian karyawan atau turn over merupakan masalah yang dihadapi para pengusaha sejak dahulu. Salah satu faktor yang mempengaruhi intensi turn over pada karyawan adalah hubungan yang manusiawi antar individu dalam sebuah perusahaan atau yang dikenal dengan istilah human relations. Hubungan yang baik antara karyawan dengan pimpinan maupun karyawan dengan karyawan, akan membuat suasana kerja menjadi menyenangkan dan akan mempengaruhi perilaku kerja karyawan dalam perusahaan. Dengan kata lain, bahwa dengan human relations yang baik maka karyawan tersebut maupun pihak perusahaan mampu menekan peningkatan intensi turn over.
820
Dibaca

Gambaran Konflik Dan Reaksi Emosi Isteri Tahanan Dalam Menjalankan Peran Gandanya Di Keluarga

Peran ganda pada peradaban masa kini, bukan lagi menjadi satu fenomena yang baru lagi meskipun hingga sekarang masih fenomenal. Keputusan untuk menjalankan peran ganda, terutama pada wanita tidak akan membuahkan suatu problematika berarti jika suami maupun isteri sama- sama menginginkan suatu model pembagian peran tersendiri dalam keluarga. Namun bagaimana jika friksi- friksi yang terjadi adalah sebuah pengambilan keputusan dari isteri untuk berperan ganda dikarenakan suami harus menjalani sebuah proses hukum negara di lembaga pemasyarakatan?
1126
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Kondisi Lingkungan Fisisk Kerja Dengan Kebosanan Kerja

Kebosanan kerja muncul ketika individu mendapati bahwa pekerjaannya tidak mempunyai tantangan, dan ketika minatnya untuk melaksanakan pekerjaan hilang. Seperti halnya kelelahan, kebosanan kerja adalah pengalaman yang tidak menyenangkan, sering dicirikan dengan kesulitan menjaga perhatian selama bekerja. Namun dalam kondisi yang penuh tuntutan dan menekan di lingkungan kerja tidak membuat karyawan mengalami kebosanan kerja, tergantung dari cara individu memberikan arti atau persepsi terhadap setiap hal yang menekan di tempat kerja dan bagaimana individu mensikapi setiap tekanan yang terjadi di lingkungan kerja.
1139
Dibaca

Analisis Tingkat Kebangkrutan Perusahaan Pada Sektor Consumer Goods Di Bursa Efek Jakarta Periode 1999-2003

Penurunan kinerja perusahaan secara terus-menerus dapat menyebabkan terjadinya Financial distress yaitu keadaan yang sangat sulit bahkan dapat dikatakan mendekati kebangkrutan yang apabila tidak segera diselesaikan akan berdampak besar pada perusahaan-perusahaan tersebut dengan hilangnya kepercayaan dari para konsumen. Kebangkrutan suatu perusahaan dapat dilihat dan diukur melalui laporan keuangan, dengan melakukan analisis terhadap laporan keuangan. Analisis kebangkrutan dilakukan untuk memperoleh peringatan awal kebangkrutan (tanda-tanda awal kebangkrutan).
1660
Dibaca

Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran Terhadap Kinerja Manajerial Dengan Locus Of Control Dan Budaya Peternalistik Sebagai Variabel Moderating

Hubungan antara partisipasi dalam proses penyusunan anggaran dengan kinerja manajerial merupakan bidang penelitian yang banyak mengalami perdebatan sehingga menarik minat para peneliti untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap hubungan tersebut. Hasil yang diperoleh dari penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa hubungan diantara keduanya tidak dapat disimpulkan secara konsklusif. Sesuai dengan Govindarajan (1986) salah satu cara untuk menyelesaikannya adalah dengan pendekatan kontijensi.
1128
Dibaca

Kemampuan Informasi Keuangan Sebagai Prediktor Arus Kas Masa Mendatang (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan Go Publik)

Salah satu cara yang dapat digunakan sebagai prediktor arus kas adalah dengan informasi keuangan yaitu laba dan arus kas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris kemampuan laba dan arus kas sebagai prediktor arus kas di masa mendatang. Hipotesis alternatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah laba dan arus kas bermanfaat atau memiliki kemampuan dalam memprediksi arus kas di masa mendatang dan Laba dan arus kas tidak bermanfaat atau tidak memiliki kemampuan dalam memprediksi arus kas dimasa mendatang.
950
Dibaca

Analisis Perbedaan Pengaturan Laba (Earning Management) Pada Kondisi Laba Dan Rugi Pada Perusahaan Manufaktur Di Indonesia

Laporan keuangan merupakan media komunikasi yang biasa digunakan untuk menghubungkan pihak internal (manajemen perusahaan) dengan pihak eksternal (investor, kreditur, pemerintah, karyawan). Salah satu tolok ukur yang digunakan dalam penilaian kinerja perusahaan oleh pihak internal dan pihak eksternal adalah laba. Hal ini mendorong manajemen untuk berperilaku tidak semestinya dalam hubungannya dengan laba yaitu melakukan pengaturan laba (earning management) pada saat penyusunan laporan keuangan.