Search

Hasil pencarian: 5 ditemukan (tampil 1 - 5) :

4451
Dibaca

Hubungan Antara Informasi Prabedah Dengan Kecemasan Pasien Praoperasi Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah

Salah satu masalah individu ketika sakit adalah kecemasan, apalagi jika individu harus menjalani tindakan medis yaitu operasi dan berperan sebagai pasien. Kecemasan yang timbul dalam diri pasien dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk yang dialami pasien preoperasi. Pasien dapat merasa cemas berkaitan dengan penyakitnya, pengobatan dan pemeriksaan diagnosis yang dihadapi.
693
Dibaca

Motivasi Kerja Karyawan Taman Safari Indonesia Bogor

Motivasi kerja merupakan hal yang sangat penting guna mencapai tujuan dalam suatu pekerjaan. Dengan motivasi kerja tinggi kemungkinan tercapainya suatu tujuan pekerjaan sangat besar. Banyak hal yang menjadi motivator diantaranya uang, jabatan, dan keinginan tercapainya tujuan dari suatu bidang pekerjaan. Di Taman Safari Indonesia terdapat keepers yang memiliki motivasi kerja tinggi. Dengan melihat pekerjaan keepers yang sulit dalam usaha pelestarian satwa, penulis tertarik untuk meneliti apakah yang menjadi motivator keepers dalam bekerja, serta alasan keepers tetap bertahan di Taman Safari Indonesia.
532
Dibaca

Hubungan Antara Burnout Dengan Motivasi Kerja Pada Masinis Kereta Api

Motivasi kerja sangat diperlukan bagi setiap pekerja karena motivasi kerja merupakan proses untuk mencapai prestasi kerja yang baik. Salah satu penghambat motivasi kerja adalah burnout. Burnout adalah stres kerja yang dialami seseorang sebagai akibat adanya kelelahan fisik, kelelahan emosional, kelelahan mental, rendahnya penghargaan terhadap diri sendiri, dan depersonalisasi. Burnout yang tinggi akan mengakibatkan rendahnya motivasi kerja, begitu pula sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout dengan motivasi kerja pada masinis kereta api.
927
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Lingkungan Psikososial Kerja Dan Kepuasan Kerja Dengan Komitmen Karyawan Pada Perusahaan

Komitmen karyawan untuk tetap bekerja pada organisasi merupakan wujud perasaan setia atau loyal pada perusahaan. Banyak faktor yang mempengaruhi komitmen karyawan berorganisasi, diantaranya adalah persepsi karyawan terhadap lingkungan psikososial dan kepuasan kerja. Adanya persepsi karyawan yang baik atau positif terhadap lingkungan psikososial kerja maka akan mendorong karyawan untuk bekerja dengan nyaman dan senang hati sehingga karyawan merasa puas terhadap hasil kerjanya, yang pada akhirnya akan berimplikasi pada peningkatan komitmen karyawan pada perusahaan.
1189
Dibaca

Hubungan Antara Sikap Terhadap Penerapan Program Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Dengan Kecelakaan Kerja

Karyawan akan bekerja lebih baik jika di dalam perusahaan ada jaminan keselamatan kerja dan kesehatan lingkungan yang baik sebab dengan lingkungan kerja yang baik maka keselamatan dan kesehatan kerja akan berjalan baik pula. Perusahaan wajib memperhatikan hal ini untuk memberikan kondisi kerja yang lebih aman, lebih sehat, dan menunjukkan tanggung jawab atas kegiatan tersebut, terutama organisasi yang mempunyai tingkat resiko kecelakaan tinggi.