Search
|
|
Hasil pencarian: 15 ditemukan (tampil 1 - 15) :
227
Dibaca
Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal Dan Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasianal Dengan Disiplin Kerja Pada Karyawan
Seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, persaingan di berbagai bidang pun juga semakin ketat termasuk didalamnya adalah bidang industri. Untuk mengimbangi hal tersebut, maka dalam suatu organisasi perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai penentu keberhasilan suatu perusahaan. Karena secanggih apapun sarana kerja tanpa adanya fungsi tenaga kerja manusia maka keberadaan suatu perusahaan tersebut tidak akan berarti. Hal ini menunjukkan bahwa tanpa didukung oleh adanya kualitas yang baik dari karyawan dalam melaksanakan tugas maka tujuan perusahaan itu tidak akan tercapai dengan maksimal.
17 Mar | Skripsi Psikologi
2355
Dibaca
Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Kharismatik Dan Budaya Organisasi Dengan Kinerja Karyawan
Perusahaan sebagai salah satu bentuk organisasi mempunyai tujuan yang berupa kinerja. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan diantaranya adalah kepemimpinan dan budaya organisasi. Suatu organisasi tanpa adanya pemimpin maka organisasi itu tidak dapat bertahan lama. Kepemimpinan Kharismatik dapat menghasilkan kinerja yang tinggi dikalangan pengikutnya hal ini dikarenakan bahwa orang-orang yang bekerja untuk pemimpin kharismatik termotivasi untuk mengeluarkan upaya kerja ekstra dan karena mereka menyukai pemimpin mereka.
11 Sep | Skripsi Psikologi
1735
Dibaca
Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasional Dengan Motivasi Mengembangkan Karir
Motivasi mengembangkan karir merupakan salah satu perwujudan dari sikap berprestasi pada setiap karyawan yang sadar untuk maju. Apabila individu atau karyawan memliki motivasi terhadap karir maka tuntutan kerja dan pekerjaan yang begitu banyak harus dikerjakan sesuai target. Namun untuk mencapai tingkat karir tertentu bukanlah suatu hal yang sederhana.
10 Sep | Skripsi Psikologi
728
Dibaca
Pengaruh Outbound Management Training Terhadap Peningkatan Motivasi Kerjasama
Kerjasama adalah kepedulian satu orang atau satu pihak dengan orang atau pihak lain yang tercermin dalam suatu kegiatan yang menguntungkan semua pihak dengan prinsip saling percaya, menghargai dan adanya norma yang mengatur, makna kerjasama dalam hal ini adalah kerjasama dalam konteks organisasi, yaitu kerja antar anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi (seluruh anggota). Mencermati pentingnya kerjasama dalam mencapai tujuan bersama sebuah tim, maka bukanlah hal yang berlebihan manakala pelatihan kerjasama atau pelatihan alam terbuka (outbound management training) menjadi pilihan untuk meningkatkan motivasi kerjasama.PENGARUH OUTBOUND MANAGEMENT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI KERJASAMA
27 Agu | Skripsi Psikologi
782
Dibaca
Hubungan Antara Komitmen Organisasi Dengan Intensi Turn Over
Suatu perusahaan yang memperkerjakan tenaga manusia penting sekali memperhatikan masalah kepuasan kerja, karena karyawan yang merasa puas diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerjanya, sehingga kemungkinan tingkat absensi dan intensi turn over-nya akan rendah. Namun dalam kenyataannya, perusahaan kurang memperhatikan kesejahteraan karyawan seperti upah kerja yang rendah, kondisi lingkungan kerja yang buruk, jam kerja yang melewati batas serta tidak adanya jaminan sosial. Hal ini merupakan penyebab utama timbulnya turn over, salah satu cara untuk mengantisipasinya perlu ditanamkan komitmen organisasi karyawan pada perusahaan, sebab karyawan yang memiliki komitmen yang tinggi akan memiliki loyalitas yang besar pada perusahaan dan intensi turn over yang rendah.
26 Agu | Skripsi Psikologi
1106
Dibaca
Hubungan Tingkat Kematangan Sosial Dengan Kohesivitas Kelompok Pada Mahasiswa Aktivis Organisasi
Kohesivitas kelompok merupakan suatu keadaan kelompok yang memiliki solidaritas yang tinggi, bekerjasama dengan baik dan mempunyai komitmen bersama yang kuat untuk mencapai tujuan kelompok sehingga anggota kelompoknya merasa puas. Dalam kelompok yang kohesif anggotanya mempersepsi anggota kelompok yang lain secara positif sehingga konflik dan pertentangan selalu diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Suatu lingkungan kelompok yang kohesif dapat dibentuk individu dengan tercapainya kematangan sosial yang dibutuhkan untuk mengembangkan dirinya.
16 Agu | Skripsi Psikologi
1150
Dibaca
Pengaruh Patisipasi Dalam Penyusunan Anggaran Terhadap Prestasi Kerja Manajer Menengah Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Moderasi
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Partisipasi Dalam Penyusunan Anggaran Terhadap Prestasi Kerja Manajer Menengah Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Moderasi”. Yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh partisipasi penyusunan anggaran dan komitmen organisasi terhadap prestasi kerja manajer menengah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, reliabilitas, uji normalitas dan uji regresi linier berganda serta uji asumsi klasik, dengan menggunakan data primer dengan cara menyebarkan angket kepada responden.
12 Des | Skripsi Ekonomi
1139
Dibaca
Hubungan Antara Human Relation Dan Selft Efficacy Dengan Komitmen Karyawan Terhadap Perusahaan
Karyawan yang melaksanakan tugasnya dengan semangat dan penuh kegairahan adalah keadaan yang diharapkan oleh suatu perusahaan, karena dengan demikian perusahaan akan mampu mewujudkan tujuan dengan tercapainya produktivitas yang semakin meningkat. Gairah karyawan dalam bekerja akan dapat terwujud seiring meningkatkannya komitmen karyawan terhadap perusahaan. Disisi lain keadaan tidak menyenangkan yang dirasakan karyawan tidak akan diketahui oleh pihak manejemen perusahaan tanpa terwujudnya human relations yang baik yang didukung dengan self efficacy yang tinggi.
12 Nov | Skripsi Psikologi
778
Dibaca
Pengaruh Organizational-Based Self Esteem Dan Budaya Organisasional Terhadap Komitmen Organisasi (Studi Empiris di Hotel Berbintang di Wilayah Surakarta)
Komitmen organisasi mempengaruhi berbagai perilaku penting didalam suatu organisasi agar organisasi berfungsi efektif dan efisien. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja dalam organisasi perlu didukung sumber daya manusia yang berkualitas dengan tingkat komitmen yang tinggi. Dalam mencapai sasaran dan tujuan organisasi dibutuhkan komitmen organisasi. Oleh karena itu perlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi komitmen organisasi.
3 Nov | Skripsi Ekonomi
1035
Dibaca
Pengaruh Komitment Organisasi Terhadap Hubungan Antara Partisipasi Penyusunan Anggaran Dengan Senjangan Anggaran
Hubungan antara partisipasi penyusunan anggaran dengan senjangan anggaran merupakan bidang penelitian yang menarik untuk dikaji. Hasil penelitian dari para peneliti terdahulu tentang hubungan antara partisipasi penyusunan anggaran dengan senjangan anggaran banyak mengalami pertentangan antara peneliti satu dengan yang lain. Salah satu cara untuk menyelesaikan pertentangan-pertentangan itu adalah dengan menggunakan pendekatan kontingensi (Govindarajan, 1986). Variabel kontingensi yang diadopsi dari penelitian ini adalah komitmen dalam suatu organisasi.
28 Okt | Skripsi Ekonomi
999
Dibaca
Hubungan Antara Persepsi Terhadap Lingkungan Psikososial Kerja Dan Kepuasan Kerja Dengan Komitmen Karyawan Pada Perusahaan
Komitmen karyawan untuk tetap bekerja pada organisasi merupakan wujud perasaan setia atau loyal pada perusahaan. Banyak faktor yang mempengaruhi komitmen karyawan berorganisasi, diantaranya adalah persepsi karyawan terhadap lingkungan psikososial dan kepuasan kerja. Adanya persepsi karyawan yang baik atau positif terhadap lingkungan psikososial kerja maka akan mendorong karyawan untuk bekerja dengan nyaman dan senang hati sehingga karyawan merasa puas terhadap hasil kerjanya, yang pada akhirnya akan berimplikasi pada peningkatan komitmen karyawan pada perusahaan.
29 Sep | Skripsi Psikologi
808
Dibaca
Kontribusi Perempuan Dalam Pengambilan Keputusan Strategis Di Lembaga Legislatif
Perempuan menjadi jumlah terbesar pemberi suara dalam peristiwa politik besar pada pemilu tahun 2004 dimana jumlah pemilih perempuan 53%, namun dalam posisi parlemen hanya berjumlah 11% atau berjumlah 61 dari 550 anggota legislatif yang ada. Terkait dengan komposisi perempuan yang rendah memungkinkan adanya dominasi kaum laki-laki dalam proses pengambilan kebijakan, ditambah selama ini sudah terlanjur tatanan perbedaan peran sosial laki-laki dan perempuan yang muncul karena struktur sosial kemasyarakatan.
21 Sep | Skripsi Psikologi
1184
Dibaca
Pengaruh Tingkat Jabatan Dan Pengalaman Kerja Auditor Terhadap Komitmen Profesi (Survei Pada Kantor Akuntan Publik)
Penelitian dengan judul pengaruh tingkat jabatan dan pengalaman kerja auditor terhadap komitmen profesi ini bertujuan untuk mengetahui apakah tingkat jabatan dan pengalaman kerja para akuntan berpengaruh terhadap komitmen profesinya. Metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi linier berganda dan uji validitas, reliabilitas serta uji korelasi parsial dengan menggunakan data primer dengan cara menyebarkan kuesioner kepada kantor akuntan publik di Surakarta. Agar hasil estimasi menjadi valid, maka dilakukan pengujian statistik yang meliputi t, uji F dan R2(koefisien determinasi) serta pengujian validitas dan reliabilitsa.
15 Sep | Skripsi Ekonomi
1961
Dibaca
Pengaruh Komitmen Organisasi dan Komitmen Profesional Terhadap Kepuasan Kerja Auditor
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen. Komitmen Organisasional merupakan suatu perpaduan antara sikap dan perilaku seseorang dalam mengidentifikasi keterlibatannya dalam suatu bagian untuk mencapai tujuan bersama. Komitmen Profesional adalah tingkat loyalitas individu terhadap organisasi dalam melaksanakan tugas dan mentaati norma, aturan serta pada etika profesi.
31 Agu | Skripsi Ekonomi
1398
Dibaca
Hubungan Antara Persepsi Manajemen Lini Terhadap Turnover Di Manajemen Puncak Dengan Komitmen Organisasi
Komitmen organisasi adalah suatu kelekatan afeksi terhadap organisasi, seperti identifikasi yang kuat, memilih keterlibatan tinggi, dan rasa senang menjadi bagian dari organisasi. Komitmen tinggi karyawan pada perusahaan merupakan salah satu hal yang diinginkan perusahaan dan menjadi tonggak utama dalam menghadapi kompetisi industri. Dan ditengah kesibukan perusahaan untuk meningkatkan komitmen karyawannya, terdapat fenomena dimana manajemen puncak, sebagai jajaran eksekutif tertinggi dalam perusahaan, mengalami turnover baik secara sukarela (atas inisiatif sendiri) maupun tidak sukarela (diberhentikan oleh perusahaan) dengan beragam alasan yang melatar belakangi.
2 Jun | Skripsi Psikologi

