Search

Hasil pencarian: 23 ditemukan (tampil 1 - 20) :
245
Dibaca

Hubungan Antara Berpikir Positif dengan Kebermaknaan Hidup

Perkembangan kehidupan sekarang yang terlihat lebih maju dan modern tidak bisa terlepas dari keahlian pikiran dan tangan manusia untuk mengolah dan berkarya. Sejak lahir, manusia diberikan potensi dan kemampuan untuk mengembangkan diri yang akhirnya menjadi manusia yang sehat baik secara fisiologis maupun psikologis atau dalam bahasa umum mencapai manusia yang sehat spiritual. Dalam prosesnya menuju suatu keutuhan, manusia harus berjuang mempertahankan keberadaan dirinya, mengembangkan kemampuannya dan mampu mengatasi rintangan-rintangan yang timbul dihadapan mata. Dengan demikian hakikat kehidupan bagi dirinya benar-benar dirasakan dan dijiwai (Kingson, 1996).
380
Dibaca

Persepsi Mahasiswa Terhadap Etika Akuntan Publik

Seorang akuntan dalam menjalankan profesinya diatur oleh suatu etika akuntan. Etika akuntan, yaitu norma perilaku yang mengatur hubungan antara akuntan dengan para klien, antara akuntan dengan teman sejawatnya, dan antara akuntan dengan masyarakat. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), sejak tahun 1973 telah mengesahkan “Kode Etik Akuntan Indonesia” yang telah mengalami revisi pada tahun 1986, dan terakhir pada tahun 1994. Dalam pasal 1 ayat (2) Kode Etik Akuntan Indonesia mengamanatkan setiap anggota harus mempertahankan integritas dan obyektivitas dalam melaksanakan tugasnya.
2135
Dibaca

Pengaruh Gender Dan Disiplin Akademis Terhadap Penilaian Etika Oleh Mahasiswa

Akuntan publik sebagai suatu profesi harus memperhatikan kualitas audit sehingga pengguna laporan keuangan dapat memperoleh informasi keuangan yang andal untuk memutuskan alokasi sumber-sumber ekonomi. Oleh karena berhubungandengan profesionalisme kerja, maka seorang akuntan harus memenuhi suatu etika profesi.
1688
Dibaca

Hubungan Antara Kemampuan Empati Dan Interaksi Teman Sebaya Dengan Kecenderungan Berperilaku Altruistik Pada Remaja

Perkembangan jaman yang terus bergulir ternyata membawa pengaruh pergeseran nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. Remaja yang diharapkan mempunyai kepekaan terhadap kebutuhan orang lain ternyata cenderung bersikap individualistis dan tidak mau memberikan pertolongan kepada orang lain. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini antara lain : (1) Ada hubungan antara kemampuan empati dan interaksi teman sebaya terhadap kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja, (2) Ada hubungan positif antara kemampuan empati dengan kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja, (3) Ada hubungan positif antara interaksi teman sebaya dengan kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja.
756
Dibaca

Hubungan Antara Tingkat Religiusitas Dengan Motivasi Meninggalkan Profesi Pekerja Seks Komersial Di Lokalisasi Sunan Kuning Semarang

Pekerja seks komersial baik yang di dalam lokalisasi maupun yang berada di luar lokalisasi (liar) mereka sama-sama berdampak yang tidak baik bagi keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat. Hal tersebut disebabkan karena dengan adanya PSK yang mangkal di suatu tempat maka sekitar tempat tersebut akan menjadi ramai dan suasana akan menjadi tidak tertib dan juga di tempat tersebut rawan terhadap orang-orang mabuk yang sering mengganggu siapa saja yang bisa dijumpai bahkan rawan perampasan, penodongan. Bagi lingkungan lokalisasi sedikit ada perbedaan di mana suasananya lebih bisa dikendalikan daripada lingkungan di luar lokalisasi Salah satu upaya untuk menanggulangi kegiatan prostitusi adalah dengan menumbuhkan suatu motivasi dari para pekerja seks komersial supaya meninggalkan profesinya. Salah satu faktor yang dapat menumbuhkan motivasi meninggalkan profesi pekerja seks yaitu tingkat religiusitas.
861
Dibaca

Seksualitas Pada Lanjut Usia Ditinjau Dari Budaya Jawa

Pengaruh kebudayaan terhadap seseorang atau masyarakat menimbulkan kecemasan yang berpengaruh terhadap sikap dan perilaku seksual pria maupun wanita lanjut usia, juga sikap sosial yang tidak menyenangkan terhadap hubungan seksual antara orang berusia lanjut dan keraguan terhadap kemampuan seksual mereka. Cita-cita normatif orang Jawa menginginkan bahwa sepasang suami isteri saling menunjukkan cinta kasih (tresna), tetapi mereka tidak menyukai segala bentuk tingkah laku pernyataan cinta kasih di muka umum (Koentjaraningrat, 1994).
1158
Dibaca

Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Perilaku Seksual Pra Nikah Anak Jalanan Di Rumah Singgah Anak Bangsa Semarang

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pra nikah adalah faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal adalah faktor yang berada di luar diri individu, sedangkan faktor internal adalah karakteristik psikologis yang salah satunya adalah kecerdasan emosional.
1905
Dibaca

Rasa Bersalah Pada Pelacur Di Pasar Kembang Yogyakarta

Masalah perilaku seksual menyimpang berupa pelacuran selalu menjadi bahan yang menarik serta tidak habis-habisnya untuk dibahas dan diperbincangkan, sedangkan masalah ini merupakan masalah sensitif yang menyangkut masalah-masalah peraturan sosial, segi-segi moral, etika dalam masyarakat dan aturan-aturan dalam agama. Pelanggaran-pelanggaran serta penyimpangan-penyimpangan terhadap peraturan sosial, segi-segi moral, etika dalam masyarakat dan aturan-aturan dalam agama akan menimbulkan rasa bersalah pada pelakunya.
1139
Dibaca

Konsep Diri Pada Waria

Perilaku individu sebagian besar ditentukan oleh konsep dirinya atau dapat dikatakan pula bahwa perilaku individu akan sesuai dengan cara individu dalam memandang dan menilai dirinya. Sebuah komponen dasar dari kosep diri adalah identitas peran seks yang merupakan konseptualiasasi ke-maskulinan dan ke-femininan diri, yaitu sejauhmana individu tersebut cocok dengan keyakinan-keyakinan yang disetujui oleh publik mengenai karakteristik-karakteristik yang sesuai bagi laki-laki dan perempuan (Burns, 1993).
1173
Dibaca

Hubungan Antara Moralitas Dan Pendidikan Seksualitas Dengan Perilaku Deviasi Seksual Pada Remaja

Perilaku deviasi seksual yang terjadi pada kalangan remaja ahir-ahir ini sangat memprihatinkan, banyak kalangan remaja putri yang terlibat akan kasus hamil diluar nikah dan remaja putra-putri yang menganut kehidupan seks bebas beserta kegiatan seks yang dianggap menyimpang seperti masturbasi atau onani, fethisisme, veyeurisme, exhibisionisme, perkosaan, seks bebas dan homoseksual atau lesbianisme. Hal tersebut diatas disebabkan oleh beberapa faktor dan diantaranya adalah moralitas dan pendidikan seksual yang diterima oleh remaja tersebut Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara moralitas dan pendidikan seksualitas dengan perilaku deviasi seksual pada remaja.
1556
Dibaca

Evolusi Seksualitas (Sebuah Tinjauan Teologis atas Seks dan Kekuasaan dari Foucault)

Berbicara mengenai Seks dan perubahan penalaran yang ditemukan dalam pembahasan seksualitas baik itu dari sudut pandang Filsafat, Psikologi, Biologi maupun teologis, sangat luas. Mungkin seperti yang dikutip oleh penulis Teologi Seksualitas, Geoffrey Parrinder, terhadap Edwin Smith yang pernah mengatakan:
Menulis tentang Ba-ila dan mengabaikan seluruh referensi pada seks akan seperti menulis tetang angkasa dan menghilangkan matahari; karena seks menrupakan elemen paling meresap dalam kehidupan mereka. Ia adalah atmosfer tempat anak-anak dibawa kedalamnya. Usia-usia awal mereka sebagian besar merupakan persiapan fungsi seksual. Selama usia-usia dewasa seks merupakan pencarian mereka yang paling bergairah, dan usia tua dihabiskan dalam usaha-usaha yang sia-sia dan mengecawakan untuk melanjutkan… Bagi mereka, hubungan kelamin sama halnya seperti makan dan minum, harus dituruti setiap kemungkinannya .
Manakala seseorang berbicara mengenai seksualitas, orang tersebut diperhadapkan dengan berbagai pandangan, bukan hanya dari sudut pandang keagaman tertentu tetapi juga dari sudut pandang budaya dan praktek sosial, ekonomi, kesehatan juga psikologi. Kalau pada waktu yang lalu mungkin homo seksual dan praktek poligami ditolak oleh masyarakat, saat ini hal-hal seperti itu dianggap lumrah dengan adanya penjelasan ilmiah mengenai gen-gen khusus yang dimiliki oleh kaum yang disebut sebagai kaum homo seksual ini, dan penemuan para ahli, dengan fakta yang menguatkan bahwa di Asia seperti Cina dan Jepang dan Afrika sudah lebih dulu membudidayakan praktek poligini.
1759
Dibaca

Analisis Perbedaan Persepsi Akuntan Pendidik Dan Mahasiswa Akuntansi Terhadap Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia

Akuntan sebagai sebuah profesi memiliki seperangkat kode etik dalam menjalankan profesinya. Terjadinya pelanggaran etika di lingkungan akuntan balk akuntan pcndidik, akuntan intern maupun akuntan pemerintahan beberapa tahun terakhir ini menjadi issue yang menarik di masyarakat. Hal itu mengakibatkan, kepercayaan masyarakat terhadap profesi akuntan menurun. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi antara akuntan pcndidik dan mahasiswa akuntansi terhadap Kode Etik lkatan Akuntan Indonesia.
1617
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pendidikan Agama Dalam Keluarga Dengan Kontrol Diri Pada Remaja

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pendidikan Agama Dalam Keluarga Dengan KoRemaja dalam proses pencarian identitas diri tak jarang sering terjebak dalam nilai-nilai moral dan etika yang cenderung menyimpang. Keadaan ini seiring dengan semakin derasnya arus informasi dan teknologi yang diserap secara “apa adanya” tanpa memilah-milah mana yang pantas dan tidak pantas untuk dilakukan, khususnya bagi remaja. Upaya untuk mengurangi kemungkinan terjebak dalam penyerapan nilai-nilai dan perbuatan yang menyimpang dibutuhkan kemampuan mengontrol diri pada diri individu masing-masing.ntrol Diri Pada Remaja
1539
Dibaca

Analisis Persepsi Akuntan Pendidik, Akuntan Publik Dan Mahasiswa Akuntansi Terhadap Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia

Akuntan sebagai sebuah profesi memiliki seperangkat kode etik dalam menjalankan profesinya.Terjadinya pelanggaran etika di lingkungan akuntan baik akuntan publik, akuntan intern maupun akuntan pemerintahan beberapa tahun terakhir ini, menjadi issue yang menarik di masyarakat. Hal itu mengakibatkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi akuntan menurun. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi antara akuntan pendidik, akuntan publik dan mahasiswa akuntansi terhadap Kode Etik Ikatan Akuntan Indonesia.
1436
Dibaca

Studi Kualitatif Tentang konsekuensi Penerapan Disiplin Diri Di Rumah Pada Anak

Penting bagi orang tua untuk memperhatikan tipe atau karekteristik anak sebelum memutuskan menerapkan disiplin diri dengan cara tertentu. Ada berbagai tipe atau karekteristik anak yang tentunya memerlukan pendekatan khusus bagi masing-masing orang tua dalam usaha mendisiplinkan anaknya. Adanya perbedaan tersebut memunculkan konsekuensi tersendiri pada anak, baik itu konsekuensi positif maupun konsekuensi negatif. Pada kenyataannya tidak semua orang tua memperhatikan permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsekuensi penerapan disiplin diri di rumah pada anak, baik itu konsekuensi yang positif maupun konsekuensi yang negatif.
1283
Dibaca

Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Sikap Kerja Karyawan

Manusia mempunyai banyak sekali kemampuan dalam dirinya jika mereka mampu mengelola kemampuannya dan merespon segala sesuatu dengan baik. Sikap kerja yang tinggi dalam artian positif terlihat dari karyawan yang disiplin, ikut memajukan perusahaan, semangat, jujur dan bertanggung jawab. Sikap kerja yang rendah dalam artian negatif terlihat dari karyawan yang malas, mau bekerja kalau ada pengawasan, tidak disiplin. Karyawan dengan sikap kerja yang positif akan berpengaruh terhadap prestasi kerja sehingga akan terlaksana tujuan perusahaan. Kecerdasan emosi merupakan kekuatan yang menyebabkan seseorang mampu memahami, mengendalikan diri, memotivasi diri sendiri dan bersemangat untuk membimbing fikiran dan tindakan untuk menyikapi pekerjaannya.
1184
Dibaca

Persepsi Auditor Terhadap Kode Etik Akuntan Indonesia Di Tinjau Dari Level Hierarkis Dalam Kantor Akuntan Publik

Globalisasi mamberikan pengaruh diberbagai bidang, salah satunya adalah dibidang ekonomi khususnya akuntansi. Profesi akuntan merupakan profesi yang senantiasa dituntut untuk mengembangkan profesionalismenya. Dalam menjalankan profesinya seorang akuntan diatur oleh suatu kode etik akuntan. Terjadinya krisis multi dimensi diindonesia menyadarkan masyarakat untuk mengutamakan perilaku etis karena selama ini perilaku etis selalu diabaikan. Etika menjadi kebutuhan penting bagi semua profesi yang ada agar tidak melakukan tindakan yang menyimpang dari hukum.
1184
Dibaca

Pengaruh Tingkat Jabatan Dan Pengalaman Kerja Auditor Terhadap Komitmen Profesi (Survei Pada Kantor Akuntan Publik)

Penelitian dengan judul pengaruh tingkat jabatan dan pengalaman kerja auditor terhadap komitmen profesi ini bertujuan untuk mengetahui apakah tingkat jabatan dan pengalaman kerja para akuntan berpengaruh terhadap komitmen profesinya. Metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi linier berganda dan uji validitas, reliabilitas serta uji korelasi parsial dengan menggunakan data primer dengan cara menyebarkan kuesioner kepada kantor akuntan publik di Surakarta. Agar hasil estimasi menjadi valid, maka dilakukan pengujian statistik yang meliputi t, uji F dan R2(koefisien determinasi) serta pengujian validitas dan reliabilitsa.
1464
Dibaca

Perbedaan Persepsi Akuntan Publik dan Mahasiswa Akuntansi Tentang Etika Bisnis

Seiring dengan kemajuan dalam bidang perekonomian, dapat mendorong munculnya persaingan yang cukup tajam dalam dunia bisnis. Hampir semua usaha bisnis bertujuan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. Namun terkadang untuk mencapai tujuan itu segala upaya dan tindakan dilakukan walaupun pelaku bisnis harus melakukan tindakan yang mengabaikan berbagai dimensi moral dan etika dari bisnis itu sendiri. Pentingnya etika dalam dunia bisnis memberikan sinyalemen kepada organisasi pendidikan untuk mengintegrasikan etika kedalam kurikulum pendidikan bisnis dan akuntansi.
1241
Dibaca

Persepsi Akuntan Publik, Akuntan Pendidik Dan Mahasiswa Akuntansi Terhadap Etika Bisnis

Etika adalah sebuah topik yang didalamnya menyangkut perilaku seseorang termasuk dalam etika bisnis. Terjadinya pelanggaran etika di lingkungan akuntan baik akuntan publik, akuntan intern maupun akuntan pemerintah beberapa tahun terakhir ini, menjadi issue yang menarik di masyarakat. Hal tersebut mengakibatkan kepercayaan masyarakat menurun terhadap profesi akuntan.berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi antara akuntan publik, akuntan pendidik dan mahasiswa akuntansi.