Search

Hasil pencarian: 10 ditemukan (tampil 1 - 10) :
412
Dibaca

Pengaruh Upah Insentif Dan Jaminan Sosial Terhadap Peningkatan Produktivitas Kerja Karyawan Di Dinas Kebudayaan Dan Permuseuman DKI Jakarta

Latar belakang dalam skripsi ini adalah pemberian motivasi kerja yang berupa upah insentif dan jaminan sosial untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah upah insentif dan jaminan sosial berpengaruh dan mempunyai hubungan yang significant terhadap produktivitas kerja karyawan di Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta. Adapun manfaat penelitian bagi Instansi yang menjadi objek penelitian, diharapkan dari hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dan masukan bagi pimpinan Dinas Kebudayaan dan permuseuman DKI Jakarta dalam Menentukan kebijaksanaan khususnya masalah pemberian upah insentif dan jaminan sosial guna meningkatkan produktivitas kerja karyawan dimasa yang akan datang.
2355
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Kharismatik Dan Budaya Organisasi Dengan Kinerja Karyawan

Perusahaan sebagai salah satu bentuk organisasi mempunyai tujuan yang berupa kinerja. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan diantaranya adalah kepemimpinan dan budaya organisasi. Suatu organisasi tanpa adanya pemimpin maka organisasi itu tidak dapat bertahan lama. Kepemimpinan Kharismatik dapat menghasilkan kinerja yang tinggi dikalangan pengikutnya hal ini dikarenakan bahwa orang-orang yang bekerja untuk pemimpin kharismatik termotivasi untuk mengeluarkan upaya kerja ekstra dan karena mereka menyukai pemimpin mereka.
1735
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasional Dengan Motivasi Mengembangkan Karir

Motivasi mengembangkan karir merupakan salah satu perwujudan dari sikap berprestasi pada setiap karyawan yang sadar untuk maju. Apabila individu atau karyawan memliki motivasi terhadap karir maka tuntutan kerja dan pekerjaan yang begitu banyak harus dikerjakan sesuai target. Namun untuk mencapai tingkat karir tertentu bukanlah suatu hal yang sederhana.
1451
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Otoriter Dan Komunikasi Interpersonal Dengan Kepuasan Kerja

Kepuasan kerja merupakan perasaan positif terhadap tugas-tugas dan masalah-masalah yang dihadapi dalam bekerja didapatkan suatu hasil kerja yang berkualitas dan kebahagiaan dalam bekerja. Persepsi terhadap gaya kepemimpinan otoriter adalah penafsiran seseorang terhadap gaya pemimpin yang membuat keputusan sendiri karena kekuasaan terpusat pada satu atau diri pemimpin itu sendiri. Komunikasi interpersonal adalah suatu kegiatan komunikasi yang dilakukan secara langsung oleh dua orang atau lebih sebagai komunikan dan komunikator dengan tujuan untuk mengubah sikap, pendapat dan pikiran yang berlangsung secara dialogis.
960
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Human Relations Dan Gaya Kepemimpinan Dengan Efektivitas Kerja Karyawan

Skripsi ini disusun dengan dilatarbelakangi masalah efektivitas kerja bagi perusahaan yang merupakan isu strategis bagi perusahaan untuk memprogram Sumber Daya Manusia. Perusahaan berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat dalam rangka menghadapi persaingan bebas antara perusahaan milik pemerintah maupun milik swasta. Namun dalam pelaksanaannya pemimpin perusahaan hanya mengutamakan mutu usaha tanpa melakukan pengawasan yang intensif pada karyawan, sehingga produktivitas yang dihasilkan dari karyawan terkadang tidak sesuai dengan keinginan pimpinan.
1677
Dibaca

Hubungan Persepsi Terhadap Kepemimpinan Wanita Dalam Mengambil Keputusan Dengan Motivasi Kerja Karyawan Pada Perusahaan Meubel

Pembahasan kaum perempuan semakin santer dan menjadi lebih luas seiring dengan maraknya isu gender didengungkan untuk menggambarkan lebih jelas posisi dan peran sosial kaum perempuan dan laki-laki di dalam masyarakat. Begitu pula dalam sebuah perusahaan, wanita yang menjadi pemimpin. Namun faktor budaya selama ini membentuk identitas laki-laki dan perempuan secara berbeda. Pada suatu kultur patrelenial dan andosentris, beban peran seks laki-laki lebih dominan dibanding peran seks perempuan
1741
Dibaca

Hubungan Antara Karakteristik Pekerjaan Dan Motivasi Kerja Dengan Prestasi Kerja Karyawan

Prestasi kerja merupakan kesanggupan dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, bermutu dan tepat mengenai sasarannya dalam dunia kerja. Prestasi kerja karyawan yang tinggi dapat dicapai dengan memperhatikan pentingnya karakteristik pekerjaan karyawan dimana terdapat dimensi pekerjaan yang bersifat tugas yang ada, tantangan, kesepakatan dengan teman sekerja dan kesepakatan persahabatan, Motivasi kerja yang tinggi daoat menjadi pendorong bagi seorang karyawan.
1492
Dibaca

Hubungan Antara Kepuasan Akan Penghargaan Dengan Motivasi Berprestasi Pada Karyawan

Motivasi berprestasi merupakan dorongan yang ada pada diri individu untuk bersaing, bekerja dengan lebih baik demi tercapainya prestasi serta kualitas kerja yang tinggi dari apa yang pernah dilakukan sebelumnya. Motivasi berprestasi dapat meningkat apabila karyawan merasa puas kerjanya dihargai oleh perusahaan sehingga karyawan dapat terpenuhi kebutuhan kepuasan akan penghargaan. Kepuasan akan penghargaan merupakan keadaan emosional yang menyenangkan dalam diri karyawan karena telah melakukan pekerjaan lebih baik dari orang lain, yang mendorong individu untuk menyelesaikan tugas lebih sukses sehingga mencapai prestasi yang lebih tinggi. Aspek kepuasan akan penghargaan antara lain: finansial, promosi jabatan, dan pengakuan serta pujian.
1283
Dibaca

Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Sikap Kerja Karyawan

Manusia mempunyai banyak sekali kemampuan dalam dirinya jika mereka mampu mengelola kemampuannya dan merespon segala sesuatu dengan baik. Sikap kerja yang tinggi dalam artian positif terlihat dari karyawan yang disiplin, ikut memajukan perusahaan, semangat, jujur dan bertanggung jawab. Sikap kerja yang rendah dalam artian negatif terlihat dari karyawan yang malas, mau bekerja kalau ada pengawasan, tidak disiplin. Karyawan dengan sikap kerja yang positif akan berpengaruh terhadap prestasi kerja sehingga akan terlaksana tujuan perusahaan. Kecerdasan emosi merupakan kekuatan yang menyebabkan seseorang mampu memahami, mengendalikan diri, memotivasi diri sendiri dan bersemangat untuk membimbing fikiran dan tindakan untuk menyikapi pekerjaannya.
872
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pemutusan Hubungan Kerja Dengan Motivasi Berprestasi Pada Karyawan

Motivasi berprestasi atau need for achievement adalah kebutuhan individu untuk berbuat lebih baik dari orang lain, yang mendorong individu untuk menyelesaikan tugas yang lebih baik dan untuk mencapai prestasi yang tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi berprestasi adalah persepsi karyawan terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK). Karyawan yang menilai secara positif terjadinya pemutusan hubungan kerja tidak akan menjadikan hal tersebut sebagai sesuatu yang menekan baginya, dan tentu saja persepsi tersebut akan berpengaruh terhadap sikap dan perilaku karyawan dalam bekerja, dimana karyawan akan memiliki semangat kerja yang tinggi untuk menghindari adanya PHK sekaligus menunjukkan pada perusahaan bahwa dirinya mampu berprestasi dengan baik.