Search

Hasil pencarian: 11 ditemukan (tampil 1 - 11) :
412
Dibaca

Hubungan Antara Citra Bank dan Kepuasan Dengan Loyalitas Nasabah

Loyalitas nasabah merupakan keadaan dimana individu mempunyai rasa memiliki, menjaga dan bertanggung jawab terhadap apa yang telah dipercayakan. Untuk meningkatkan loyalitas nasabah, perusahaanmenfokuskan pada upaya menciptakan kepuasan konsumen secara maksimal melalui berbagai metode yang langsung dapat memberikan respon informasi berharga sebagai wujud refleksi positif dalam konteks umpan balik dari konsumen. Banyak faktor yang mempengaruhi loyalitas nasabah, di antaranya adalah citra bank dan kepuasan nasabah. Hal ini karena citra bank dan kepuasan nasabah yang tinggi akan menimbulkan perilaku loyal terhadap bank yang bersangkutan.
255
Dibaca

Pengaruh Informasi Akuntansi Terhadap Efektifitas Pembayaran Premi Pada Asuransi Jiwa Bumiputera Di Kabupaten Temanggung

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh antara informasi akuntansi terhadap efektifitas pembayaran premi pada Asuransi Jiwa Bumiputera (AJB) 1912 di Kabupaten Temanggung. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara informasi akuntansi terhadap efektivitas pembayaran premi pada Asuransi Jiwa Bumiputera (AJB) 1912 Kabupaten Temanggung. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah asuransi yang berjumlah 8240 orang terdiri dari berbagai bidang pekerjaan dengan klasifikasi pegawai, wiraswasta, petani dan profesi. Teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling dan jumlah sampel ditentukan 50 orang nasabah. Data yang diperlukan diperoleh melalui angket, dokumentasi, observasi dan wawancara. Analisa yang dipergunakan adalah statistik yaitu analisa regresi linier sederhana.
1264
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Konsumen

Pada era globalisasi sekarang krisis perbankan melanda Indonesia. Persaingan yang ketat di berbagai bidang pekerjaan membuat manusia yang terlibat di dalamnya ingin memberikan yang terbaik bagi orang lain, terutama dengan masalah pelayanan. Ketika melayani pelanggan, karyawan harus pandai menempatkan diri agar timbul keselarasan antara pelanggan dengan karyawan. Keberhasilan suatu penjualan ditentukan juga oleh kemampuan karyawan dalam menyelami persepsi para pembeli atau konsumen sehingga dapat diketahui apa yang diinginkan oleh konsumen.
1402
Dibaca

Analisis Komparasi Metode Camel Dan Metode Z-Score Dalam Memprediksi Kebangkrutan Bank Periode 2001-2003

Bank merupakan industri yang dalam kegiatan usahanya mengandalkan kepercayaan masyarakat sehingga kesehatan bank perlu dipelihara. Untuk mengelola bank dengan baik dapat ditempuh dengan berbagai macam cara, salah satunya yaitu analisis terhadap laporan keuangan bank yang bersangkutan untuk menilai prestasi yang telah dicapai dengan melihat berbagai rasio, yaitu CAR, RORA, NPM, ROA, BOPO, CML, dan LDR pada metode CAMEL dan X1, X2, X3, X4, dan X5 pada metode Z-Score. Analisis rasio keuangan bermanfaat untuk mengetahui perkembangan perbankan dalam mengumpulkan dana dari masyarakat yang disalurkan melalui kredit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsistensi metode CAMEL dan metode Z-Score dalam memprediksi kebangkrutan bank.
3789
Dibaca

Analisis Cash Ratio, Loan To Deposit Ratio, Dan Loan To Asset Ratio Untuk Mengukur Likuiditas Perbankan

Bank merupakan suatu lembaga keuangan yang sangat penting bagi masyarakat. Karena bank merupakan suatu badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
1379
Dibaca

Analisis Tingakt Kebangkrutan Perusahaan Holding And Other Invesment Companies Periode 1998-2002 Dengan Metode Analisis Diskriminan Multivariate

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memprediksi tingkat kebangkrutan perusahaan pada sektor Holding and Other Invesment Companies dengan menganalisis laporan keuangannya melalui metode Multivariate Diskriminan Analisis yang dikambangkan oleh Altman dan untuk melihat apakah rasio-rasio keuangan yang diukur dengan metode tersebut berbeda secara signifikan antara perusahaan yang dalam periodenya mengalami kebangkrutan atau kesulitan keuangan dengan perusahaan yang dalam periodenya tidak mengalami kesulitan keuangan atau tidak bangkrut.
1283
Dibaca

Kemampuan Informasi Keuangan Sebagai Prediktor Arus Kas Masa Mendatang (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan Go Publik)

Salah satu cara yang dapat digunakan sebagai prediktor arus kas adalah dengan informasi keuangan yaitu laba dan arus kas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris kemampuan laba dan arus kas sebagai prediktor arus kas di masa mendatang. Hipotesis alternatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah laba dan arus kas bermanfaat atau memiliki kemampuan dalam memprediksi arus kas di masa mendatang dan Laba dan arus kas tidak bermanfaat atau tidak memiliki kemampuan dalam memprediksi arus kas dimasa mendatang.
2030
Dibaca

Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah (Survei Pada Bank BRI)

Bisnis perbankan merupakan bisnis jasa yang berdasar pada asas kepercayaan sehingga masalah kualitas layanan menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan bisnis ini. Kualitas layanan merupakan salah satu bentuk penelitian konsumen terhadap tingkat layanan yang diterima (perceived services) dengan tingkat layanan yang diharapkan (expected services). Setiap nasabah dalam memilih bank memiliki kriteria sendiri-sendiri, perbedaan kriteria pemilihan bank oleh nasabah ini, maka bank dituntut untuk selalu berusaha meningkatkan layanan dan melakukan inovasi secara terus menerus.
1821
Dibaca

Analisa Pengaruh Suku Bunga Deposito, Inflasi dan Kurs Dollar Terhadap Indeks Harga Saham Sektor Keuangan

Tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui atau mendapat bukti empiris tentang ada tidaknya pengaruh suku bunga deposito, inflasi dan kurs US $ terhadap indeks harga saham sektor keuangan baik secara bersama-sama maupun secara sendiri-sendiri. Dalam penelitian ini variabel independennya adalah suku bunga deposito, inflasi dan kurs US $, sedangkan variabel dependennya adalah indeks harga saham sektor keuangan.
1738
Dibaca

Evaluasi Penyajian Laporan Keuangan Lembaga Keuangan Syariah di Dasarkan PSAK No 59 (Studi Kasus Bank Muamalat indonesia)

Pada tanggal 1 Mei 2002 Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah mengesahkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 59 tentang Akuntansi Perbankan Syariah yang berlaku mulai 1 Januari 2003. PSAK No. 59 ini merupakan langkah maju bagi: (1) IAI sebagai lembaga profesional yang memiliki otoritas untuk menerbitkan standar akuntansi keuangan, dan (2) dunia perbankan syariah di Indonesia yang mulai eksis sejak tahun 1992. Dengan adanya PSAK No. 59 ini, perbankan syariah akan sangat terbantu dalam meyiapkan dan menyusun laporan keuangan. Sebelum standar ini ada, perbankan syariah menggunakan standar akuntansi keuangan untuk perbankan konvensional yaitu PSAK No. 31 yang tentunya kurang sesuai untuk digunakan oleh perbankan syariah.
1398
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Manajemen Lini Terhadap Turnover Di Manajemen Puncak Dengan Komitmen Organisasi

Komitmen organisasi adalah suatu kelekatan afeksi terhadap organisasi, seperti identifikasi yang kuat, memilih keterlibatan tinggi, dan rasa senang menjadi bagian dari organisasi. Komitmen tinggi karyawan pada perusahaan merupakan salah satu hal yang diinginkan perusahaan dan menjadi tonggak utama dalam menghadapi kompetisi industri. Dan ditengah kesibukan perusahaan untuk meningkatkan komitmen karyawannya, terdapat fenomena dimana manajemen puncak, sebagai jajaran eksekutif tertinggi dalam perusahaan, mengalami turnover baik secara sukarela (atas inisiatif sendiri) maupun tidak sukarela (diberhentikan oleh perusahaan) dengan beragam alasan yang melatar belakangi.