Search

Hasil pencarian: 7 ditemukan (tampil 1 - 7) :

6881
Dibaca

Kecerdasan Emosional Remaja Ditinjau Dari Konsep Diri Dan Kualitas Komunikasi Antara Orangtua Dan Anak

Kecerdasan emosional dipandang sebagai satu aspek psikis yang sangat menentukan reaksi individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Kecerdasan intelektual tidak cukup untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan dalam hidup, tetapi dibutuhkan adanya kecerdasan emosional untuk keberhasilan individu dalam kehidupannya. Banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional, di antaranya adalah konsep diri dan kualitas komunikasi antara orangtua-anak.
1073
Dibaca

Studi Kualitatif Mengenai Dampak Kekerasan Seksual Terhadap Perilaku Anak

Laporan Gloria Cyber Ministries berdasarkan hasil penelitian YKAI (Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia) dari 3.969 kasus kekerasan seksual yang dialami anak di bawah usia 18 tahun, 75 persen korbannya adalah anak perempuan. Kekerasan seksual menurut Fausiah (2005) membawa dampak pada perubahan perilaku meskipun tidak semua anak yang mengalaminya menampilkan perubahan perilaku yang sama. Tujuan penelitian ini untuk memahami dampak kekerasan seksual terhadap perubahan perilaku anak yang menjadi korbannya.
1340
Dibaca

Evolusi Seksualitas (Sebuah Tinjauan Teologis atas Seks dan Kekuasaan dari Foucault)

Berbicara mengenai Seks dan perubahan penalaran yang ditemukan dalam pembahasan seksualitas baik itu dari sudut pandang Filsafat, Psikologi, Biologi maupun teologis, sangat luas. Mungkin seperti yang dikutip oleh penulis Teologi Seksualitas, Geoffrey Parrinder, terhadap Edwin Smith yang pernah mengatakan:
Menulis tentang Ba-ila dan mengabaikan seluruh referensi pada seks akan seperti menulis tetang angkasa dan menghilangkan matahari; karena seks menrupakan elemen paling meresap dalam kehidupan mereka. Ia adalah atmosfer tempat anak-anak dibawa kedalamnya. Usia-usia awal mereka sebagian besar merupakan persiapan fungsi seksual. Selama usia-usia dewasa seks merupakan pencarian mereka yang paling bergairah, dan usia tua dihabiskan dalam usaha-usaha yang sia-sia dan mengecawakan untuk melanjutkan… Bagi mereka, hubungan kelamin sama halnya seperti makan dan minum, harus dituruti setiap kemungkinannya .
Manakala seseorang berbicara mengenai seksualitas, orang tersebut diperhadapkan dengan berbagai pandangan, bukan hanya dari sudut pandang keagaman tertentu tetapi juga dari sudut pandang budaya dan praktek sosial, ekonomi, kesehatan juga psikologi. Kalau pada waktu yang lalu mungkin homo seksual dan praktek poligami ditolak oleh masyarakat, saat ini hal-hal seperti itu dianggap lumrah dengan adanya penjelasan ilmiah mengenai gen-gen khusus yang dimiliki oleh kaum yang disebut sebagai kaum homo seksual ini, dan penemuan para ahli, dengan fakta yang menguatkan bahwa di Asia seperti Cina dan Jepang dan Afrika sudah lebih dulu membudidayakan praktek poligini.
942
Dibaca

Motivasi Memperkosa Pada Napi Kasus Pemerkosaan

Kejahatan pemerkosaan bukan suatu jenis kejahatan yang baru. Melainkan sama tua usianya dengan keberadaan kehidupan manusia. Pemunculannya tidak saja dalam masyarakat modern, melainkan dalam masyarakat primitif. Tinjauan perilaku memperkosa ini dapat mengacu pada berbagai prespektif yang mempengaruhi pembentukkan sebuah  fenomena definisi perilaku memperkosa serta kategori kasus di dalamnya.
1474
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pendidikan Agama Dalam Keluarga Dengan Kontrol Diri Pada Remaja

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pendidikan Agama Dalam Keluarga Dengan KoRemaja dalam proses pencarian identitas diri tak jarang sering terjebak dalam nilai-nilai moral dan etika yang cenderung menyimpang. Keadaan ini seiring dengan semakin derasnya arus informasi dan teknologi yang diserap secara “apa adanya” tanpa memilah-milah mana yang pantas dan tidak pantas untuk dilakukan, khususnya bagi remaja. Upaya untuk mengurangi kemungkinan terjebak dalam penyerapan nilai-nilai dan perbuatan yang menyimpang dibutuhkan kemampuan mengontrol diri pada diri individu masing-masing.ntrol Diri Pada Remaja
882
Dibaca

Hubungan Antara Prasangka Etnis Dengan Persepsi Agresi Pada Mahasiswa Etnis Jawa Dan Etnis Tionghoa

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk, terdiri dari berbagai ras, agama, suku bangsa, bahasa dan budaya. Konflik karena adanya perbedaan dalam lingkungan yang sangat heterogen acapkali terjadi, namun bukan berarti satu sama lain tidak dapat saling bekerjasama. Prasangka etnis sering muncul pada masing-masing pihak karena adanya kesalahpahaman, tumpang tindih kepentingan ataupun pengalaman atas konflik terdahulu. Hal tersebut berlangsung terus menerus serta turun menurun sehingga dapat menyebabkan individu memiliki persepsi tertentu pada etnis lain. Kekerasan yang dialami sendiri atau orang lain yang seetnis pada saat konflik membuat individu memiliki persepsi agresi baik positif maupun negatif.
1908
Dibaca

Hubungan Antara Frekuensi Interaksi Dengan Media Pornografi Dan Sikap Terhadap Perilaku Seks Bebas Pada Remaja

Media massa dan segala hal yang bersifat pornografis akan menguasai pikiran remaja yang kurang kuat dalam menahan pikiran emosinya, karena mereka belum boleh melakukan hubungan seks yang sebenarnya yang disebabkan adanya norma-norma, adat, hukum dan juga agama. Semakin sering seseorang tersebut berinteraksi atau berhubungan dengan pornografi maka akan semakin beranggapan positif terhadap hubungan seks secara bebas demikian pula sebaliknya, jika seseorang tersebut jarang berinteraksi dengan pornografi maka akan semakin beranggapan negatif terhadap hubungan seks secara bebas. Apabila anak remaja sering dihadapkan pada hal-hal yang pornografi baik berupa gambar, tulisan, atau melihat aurat, kemungkinan besar dorongan untuk berhubungan secara bebas sangat tinggi, bisa lari ketempat pelacuran atau melakukan dengan teman sendiri.