Search
|
|
Hasil pencarian: 6 ditemukan (tampil 1 - 6) :
1735
Dibaca
Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasional Dengan Motivasi Mengembangkan Karir
Motivasi mengembangkan karir merupakan salah satu perwujudan dari sikap berprestasi pada setiap karyawan yang sadar untuk maju. Apabila individu atau karyawan memliki motivasi terhadap karir maka tuntutan kerja dan pekerjaan yang begitu banyak harus dikerjakan sesuai target. Namun untuk mencapai tingkat karir tertentu bukanlah suatu hal yang sederhana.
10 Sep | Skripsi Psikologi
852
Dibaca
Hubungan Antara Kecemasan Terhadap Sempitnya Lapangan Pekerjaan Dengan Minat Berwiraswasta
Krisis ekonomi yang melanda Indonesia menyebabkan terjadi banyaknya pengangguran. Rasa cemas akan sempitnya lapangan pekerjaan dapat muncul karena adanya faktor situasi-situasi, dimana semakin sulitnya dan semakin berkurangnya lapangan pekerjaan yang dapat dimasuki kelak setelah mahasiswa menyelesaikan studinya terlebih-lebih kaitannya dengan kondisi krisis ekonomi saat ini. Cemas tidaknya seseorang terhadap sempitnya lapangan pekerjaan bukan berasal dari pengakuan umum. Diharapkan apabila seseorang merasa cemas terhadap kesempatan lapangan pekerjaan dan menyadaribahwa ia harus memecahkan masalah tersebut, maka akan timbul prakarsa, ide–ide yang cemerlang untuk mencari terobosan guna menanggulangi keterbatasan lapangan pekerjaan karena semakin tingginya tingkat persaingan kerja. Terobosan yang dapat dilakukan antara lain menumbuhkan minat untuk berwirausaha.
20 Agu | Skripsi Psikologi
1150
Dibaca
Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Dengan Loyalitas Kerja
Manusia dalam lingkungan kerja harus mampu bekerjasama dengan seluruh komponen yang terlibat dalam suatu perusahaan, perilaku pemimpin akan dipersepsikan oleh bawahannya sehingga hal ini akan mempengaruhi loyalitas kerja karyawan. Persepsi terhadap gaya kepemimpinan adalah proses kognitif karyawan dalam menilai, mengevaluasi dan menafsirkan perilaku kepemimpinan yang diterapkan oleh perusahaan baik yang berorientasi pada tugas maupun yang berorientasi pada bawahan dalam rangka mencapai tujuan perusahaan. Loyalitas kerja adalah keadaan dan aktivitas yang menyangkut fisik, psikis dan sosial yang menyebabkan individu mempunyai dorongan yang kuat untuk tetap menjadi anggota perusahaan, taat pada peraturan, bertanggung jawab, dan sikap kerja kerja.
17 Agu | Skripsi Psikologi
1617
Dibaca
Pola Pengobatan penyakit Demam Berdarah Pada Anak Di Instalasi Rawat Inap RSUD XXX Tahun 2004
Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Obat yang tepat belum ditemukan, pengobatan yang diberikan biasanya bersifat penurun demam dan penghilang rasa sakit pada otot-otot sendi selain harus istirahat mutlak dan banyak minum, selain itu juga diberikan cairan elektrolit untuk mengganti ion tubuh yang hilang. Upaya pemerintah untuk memberantas demam berdarah adalah dengan cara memutuskan mata rantai penularannya.
2 Jun | Skripsi Farmasi
921
Dibaca
Hubungan Antara Optimisme Dengan Kematangan Vokalis Pada Remaja
Tahap perkembangan eksplorasi menjadikan individu mulai mengadakan pengujian diri (reality testing), mencoba berperan dan melakukan eksplorasi terhadap masalah-masalah pekerjaan melalui penggunaan waktu luang untuk bekerja maupun dalam lingkungan sekolah. Ketidakmampuan remaja dalam memecahkan masalah yang berhubungan dengan vokasional serta ketidakmampuan dalam melakukan penyesuaian antara kondisi diri dan kenyataan disekitarnya menunjukkan bahwa mereka belum dapat menyelesaikan tugas-tugas perkembangan vokasionalnya dengan baik, atau dengan kata lain mereka belum mencapai kematangan vokasional.
2 Jan | Skripsi Psikologi
872
Dibaca
Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pemutusan Hubungan Kerja Dengan Motivasi Berprestasi Pada Karyawan
Motivasi berprestasi atau need for achievement adalah kebutuhan individu untuk berbuat lebih baik dari orang lain, yang mendorong individu untuk menyelesaikan tugas yang lebih baik dan untuk mencapai prestasi yang tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi berprestasi adalah persepsi karyawan terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK). Karyawan yang menilai secara positif terjadinya pemutusan hubungan kerja tidak akan menjadikan hal tersebut sebagai sesuatu yang menekan baginya, dan tentu saja persepsi tersebut akan berpengaruh terhadap sikap dan perilaku karyawan dalam bekerja, dimana karyawan akan memiliki semangat kerja yang tinggi untuk menghindari adanya PHK sekaligus menunjukkan pada perusahaan bahwa dirinya mampu berprestasi dengan baik.
10 Okt | Skripsi Psikologi

