Search

Hasil pencarian: 115 ditemukan (tampil 1 - 40) :

1542
Dibaca

Analisis Faktor-faktor Penentu Perbedaan Upah Pada Profesi Auditor

Profesi Auditor berkembang sejalan dengan perkembangan perekonomian negara. Profesi Auditor telah lama menjadi perhatian dari penelitian-penelitian yang berfokus pada isu-isu mengenai akuntan publik perempuan. Hal ini dikarenakan selama 20 tahun terakhir, jumlah perempuan yang memasuki profesi akuntan publik telah meningkat secara drastis. Oleh beberapa peneliti dunia telah dilakukan beberapa analisis tentang diskriminasi pada profesi auditor laki-laki dan wanita, banyak ditemukan prektek diskriminasi auditor menyangkut penerimaan, perlakuan, dan karir. Dalam praktek diskriminasi yang telah ditemukan tersebut ada kemungkinan diskriminasi terjadi dalam pemberian upah, yaitu secara diskriminatif upah antara auditor laki-laki dan wanita berbeda.
1972
Dibaca

Pengaruh Gender Dan Disiplin Akademis Terhadap Penilaian Etika Oleh Mahasiswa

Akuntan publik sebagai suatu profesi harus memperhatikan kualitas audit sehingga pengguna laporan keuangan dapat memperoleh informasi keuangan yang andal untuk memutuskan alokasi sumber-sumber ekonomi. Oleh karena berhubungandengan profesionalisme kerja, maka seorang akuntan harus memenuhi suatu etika profesi.
6881
Dibaca

Kecerdasan Emosional Remaja Ditinjau Dari Konsep Diri Dan Kualitas Komunikasi Antara Orangtua Dan Anak

Kecerdasan emosional dipandang sebagai satu aspek psikis yang sangat menentukan reaksi individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Kecerdasan intelektual tidak cukup untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan dalam hidup, tetapi dibutuhkan adanya kecerdasan emosional untuk keberhasilan individu dalam kehidupannya. Banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional, di antaranya adalah konsep diri dan kualitas komunikasi antara orangtua-anak.
3648
Dibaca

Kreativitas Remaja Ditinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua

Kreativitas adalah suatu proses dan cara berpikir yang mampu mengarahkan pada sesuatu yang baru dan tidak biasa dilakukan orang. Manusia adalah makhluk yang memiliki akal dan pikiran serta mampu mengoptimalkan potensi yang dimilikinya tersebut. Potensi yang dimiliki masing-masing individu mempunyai kadar dan tingkat yang berbeda-beda antara individu satu dengan yang lain. Namun potensi yang dimiliki individu tersebut dapat ditingkatkan, dan untuk meningkatkannya dibutuhkan faktor-faktor pendorong.
3234
Dibaca

Hubungan Antara Kematangan Sosial Dan Kecenderungan mencari Sensasi Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja

Masa remaja adalah masa dimana para remaja mencari jati diri, remaja juga sering kali terjerumus dalam pergaulan bebas dengan lawan jenis karena pengaruh pergaulan. Kematangan emosi yang dicapai para remaja menuntut para remaja untuk dapat berpikir dewasa dalam menghadapi permasalahan perkembangan organ seksualnya sehingga keinginan mencari sensasi dalam pergaulannya dapat tersalurkan dalam kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi dirinya.
2386
Dibaca

Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal Dan Etos Kerja Dengan Produktivitas Kerja

Masalah produktivitas kerja di Indonesia telah lama dibahas dan diperhatikan oleh berbagai pihak yang berkompeten. Hal ini mengingat produktivitas kerja di Indonesia masih belum memadai atau dengan kata lain masih rendah dilihat dari melimpahnya SDM yang kita miliki. Setiap perusahaan menginginkan agar produktivitas kerja karyawannya tinggi, karena dengan produktivitas kerja yang tinggi tidak hanya menguntungkan bagi perusahaan saja tetapi karyawan akan ikut serta menikmati hasil keuntungan perusahaan tersebut.
2239
Dibaca

Kemampuan Menyelesaikan Masalah DItinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua Dan Keterbukaan Komunikasi Remaja Orang Tua

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja -orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja-orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah.
1162
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pelaksanaan Testing Psikologi Dengan Kecemasan Calon Tenaga Kerja Job-Hoping

Seseorang yang akan menghadapi tes, apalagi tes psikologi akan merasa suatu ketidakpastian mengenai apa yang harus dipersiapkan, apa yang akan dihadapinya, dan bagaimana tes itu nanti akan dikenakan padanya (kecuali bila ia sudah berpengalaman dalam hal tes psikologi). Sering dijumpai orang akan merasa sangat gelisah dan cemas karena harus mengikuti tes psikologi.
2456
Dibaca

Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Penyesuaian Sosial Pada Remaja

Perkembangan remaja yang tersulit adalah berhubungan dengan penyesuaian sosialnya. Penyesuaian sosial erat kaitannya dengan kebutuhan yang sering muncul dalam diri remaja yaitu kebutuhan untuk berhubungan dengan teman dan ingkungannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyesuaian sosial remaja yaitu perilaku asertif. Remaja dengan perilaku asertif akan berani mengemukakan, menghargai serta menerima pikiran, perasaan dan pendapat orang lain secara terus terang.
4445
Dibaca

Hubungan Antara Informasi Prabedah Dengan Kecemasan Pasien Praoperasi Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah

Salah satu masalah individu ketika sakit adalah kecemasan, apalagi jika individu harus menjalani tindakan medis yaitu operasi dan berperan sebagai pasien. Kecemasan yang timbul dalam diri pasien dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk yang dialami pasien preoperasi. Pasien dapat merasa cemas berkaitan dengan penyakitnya, pengobatan dan pemeriksaan diagnosis yang dihadapi.
3565
Dibaca

Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Penderita Tuberkulosis Paru Di Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru (BP4)

Kesehatan merupakan hak dasar manusia dan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia. Saat ini penyakit Tuberkulosis Paru masih dianggap menjadi masalah utama di negara berkembang seperti di Indonesia, hal ini karena berkaitan dengan perilaku, ekonomi dan tingkat sosial budaya masyarakatnya. Dewasa ini sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi Tuberkulosis. Setiap tahun ada sekitar 8 juta penderita baru TB dan hampir 3 juta orang yang meninggal di seluruh dunia akibat penyakit ini.
2089
Dibaca

Hubungan Antara Faktor Demografi Dengan Terjadinya Depresi Pada Lanjut Usia

Kemajuan ekonomi, perbaikan lingkungan hidup dan majunya ilmu pengetahuan, khususnya dibidang ilmu kedokteran meningkatkan umur harapan hidup. Akibatnya jumlah Manusia lanjut usia (lansia) akan bertambah, baik disadari atau tidak, secara naluri semua orang ingin mencapai usia sepanjang mungkin (Gunadi, 1984). Walau belum ada kesepakatan, umumnya lansia di Indonesia adalah diatas 60 th atau 65 th. Angka ini diperkirakan akan naik menjadi 7-9 % pada tahun 2000.
4919
Dibaca

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi terjadinya ISPA Pada Balita Di Kelurahan Selokaton Wilayah Kerja Puskesmas Gondangrejo Karanganyar

Penelitian ini adalah tingginya angka kejadian ISPA pada balita menunjukkan ISPA merupakan kelompok penyakit yang kompleks. Salah satu penularan ISPA adalah melalui udara yang tercemar dan masuk melalui saluran pernafasan. Secara demografis wilayah Puskesmas Gondangrejo Karanganyar berdekatan dengan kawasan industri sehingga pencemaran udara diperkirakan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya penyakit ISPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya ISPA pada balita di Kelurahan Selokaton wilayah kerja Puskesmas Gondangrejo Karanganyar Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan metode kasus kontrol.
1335
Dibaca

Hubungan Antara Karakteristik Demografi Dengan Motivasi Dalam Melakukan Mobilisasi Pada Pasien Post Operasi Fraktur

Mobilisasi dini merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan pada pasien post operasi yang dapat membantu dalam pemulihan dan menghindari komplikasi paska bedah. Motivasi yang menggerakkan pasien post operasi fraktur dalam melakukan mobilisasi dilatarbelakangi oleh motif dan aktor tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi melakukan mobilisasi pada pasien post operasi fraktur di RSO. Prof. DR. R. Soeharso. Penelitian ini merupakan penelitian dilakukan menggunakan kuesioner dengan pertanyaan secara langsung terhadap beberapa sampel.
1019
Dibaca

Perbedaan Sikap Kerja Antara Karyawan Tetap dan Karyawan dalam masa latihan (On The Job Training)

Sikap kerja pada karyawan menunjukkan perasaan senang atau tidak senang terhadap pekerjaannya. Sikap kerja yang tinggi dalam artian positif terlihat dari karyawan yang disiplin, ikut memajukan perusahaan, tidak malas, jujur, bekerja keras. Sikap kerja yang rendah dalam artian negative terlihat dari karyawan yang malas, mau bekerja kalau ada pengawasan, tidak disiplin, yang akhirnya akan merugikan perusahaan. Karyawan dengan sikap kerja yang positif biasanya memperoleh reward lebih dari perusahaan diantaranya yaitu memperoleh kenaikan status seperti pada karyawan dalam masa latihan (On The Job Training) ke karyawan tetap.
693
Dibaca

Motivasi Kerja Karyawan Taman Safari Indonesia Bogor

Motivasi kerja merupakan hal yang sangat penting guna mencapai tujuan dalam suatu pekerjaan. Dengan motivasi kerja tinggi kemungkinan tercapainya suatu tujuan pekerjaan sangat besar. Banyak hal yang menjadi motivator diantaranya uang, jabatan, dan keinginan tercapainya tujuan dari suatu bidang pekerjaan. Di Taman Safari Indonesia terdapat keepers yang memiliki motivasi kerja tinggi. Dengan melihat pekerjaan keepers yang sulit dalam usaha pelestarian satwa, penulis tertarik untuk meneliti apakah yang menjadi motivator keepers dalam bekerja, serta alasan keepers tetap bertahan di Taman Safari Indonesia.
468
Dibaca

Simulasi Proses Drawing Decklid Inner Panel Benchmark

Dalam NUMISHEET 2005 terdapat tiga permasalahan yang disebut dengan Benchmark yaitu Benchmark I, Benchmark II, dan Benchmark III, dimana permasalahan ini diberikan supaya para desainer dapat membandingkan hasil simulasi yang telah dilakukan dengan hasil simulasi yang dilakukan oleh desainer yang lain. NUMISHEET 2005 adalah suatu konferensi internasional yang membahas tentang perubahan konsep dan teknologi pada sheet metal forming. Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk mensimulasikan Decklid Inner Panel benchmark I Numisheet 2005 dengan metode simulasi numerik.
28 Agu | Skripsi Mesin
644
Dibaca

Pengaruh Outbound Management Training Terhadap Peningkatan Motivasi Kerjasama

Kerjasama adalah kepedulian satu orang atau satu pihak dengan orang atau pihak lain yang tercermin dalam suatu kegiatan yang menguntungkan semua pihak dengan prinsip saling percaya, menghargai dan adanya norma yang mengatur, makna kerjasama dalam hal ini adalah kerjasama dalam konteks organisasi, yaitu kerja antar anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi (seluruh anggota). Mencermati pentingnya kerjasama dalam mencapai tujuan bersama sebuah tim, maka bukanlah hal yang berlebihan manakala pelatihan kerjasama atau pelatihan alam terbuka (outbound management training) menjadi pilihan untuk meningkatkan motivasi kerjasama.PENGARUH OUTBOUND MANAGEMENT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI KERJASAMA
1257
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pola Asuh Orangtua Dengan Kemandirian Belajar Pada Siswa SMP Muhammadiyah Salatiga

Perilaku mandiri merupakan aspek penting bagi individu dalam proses belajar mengajar serta berdampak positif pada kualitas belajar individu karena menyangkut inisiatif individu. Kemampuan individu untuk dapat mandiri tidak terbentuk dengan sendirinya. Keluarga berperan penting dalam menumbuhkan kemandirian anak. Keluarga, khususnya pola asuh yang diterapkan orangtua mempunyai pengaruh yang paling berarti bagi proses pendidikan individu. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orang tua dengan kemandirian belajar. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dengan kemandirian belajar dan ada perbedaan kemandirian belajar ditinjau dari tipe pola asuh orangtua.
1372
Dibaca

Hubungan Antara Kecemasan Dalam Komunikasi Interpersonal Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja Akhir

Kemampuan menyesuaikan diri merupakan usaha untuk mencapai keharmonisan dan keseimbangan dengan lingkungan. Demikian halnya dengan mahasiswa kost, sesama anak kost harus menjaga komunikasi dengan baik, jika tidak bisa, maka akan timbul masalah-masalah seperti tidak kerasan, kurang fokus pada kuliah dan masih banyak lagi masalah yang dapat ditimbulkan. Remaja yang dapat berkomunikasi dengan baik dan lancar maka tidak akan mengalami kesulitan yang berarti dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, tetapi bagi remaja yang kurang dalam berkomunikasi akan menimbulkan masalah-masalah dalam menyesuaikan diri.
661
Dibaca

Hubungan Antara Tingkat Religiusitas Dengan Motivasi Meninggalkan Profesi Pekerja Seks Komersial Di Lokalisasi Sunan Kuning Semarang

Pekerja seks komersial baik yang di dalam lokalisasi maupun yang berada di luar lokalisasi (liar) mereka sama-sama berdampak yang tidak baik bagi keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat. Hal tersebut disebabkan karena dengan adanya PSK yang mangkal di suatu tempat maka sekitar tempat tersebut akan menjadi ramai dan suasana akan menjadi tidak tertib dan juga di tempat tersebut rawan terhadap orang-orang mabuk yang sering mengganggu siapa saja yang bisa dijumpai bahkan rawan perampasan, penodongan. Bagi lingkungan lokalisasi sedikit ada perbedaan di mana suasananya lebih bisa dikendalikan daripada lingkungan di luar lokalisasi Salah satu upaya untuk menanggulangi kegiatan prostitusi adalah dengan menumbuhkan suatu motivasi dari para pekerja seks komersial supaya meninggalkan profesinya. Salah satu faktor yang dapat menumbuhkan motivasi meninggalkan profesi pekerja seks yaitu tingkat religiusitas.
856
Dibaca

Pengaruh Pelatihan Relaksasi Untuk Mengatasi Gangguan Insomnia Pada Mahasiswa

Kesulitan tidur atau insomnia adalah keluhan tentang kurangnya kualitas tidur yang disebabkan oleh satu dari; sulit memasuki tidur, sering terbangun malam kemudian kesulitan untuk kembali tidur, bangun terlalu pagi, dan tidur yang tidak nyenyak. Insomnia tidak disebabkan oleh sedikitnya seseorang tidur, karena setiap orang memiliki jumlah jam tidur sendiri-sendiri. Tapi yang menjadi penekanan adalah akibat yang ditimbulkan oleh kurangnya tidur pada malam hari seperti kelelahan, kurang gairah, dan kesulitan berkonsentrasi ketika beraktivitas Treatment yang sering dilakukan untuk mengurangi insomnia umumnya dilakukan dengan memakai obat tidur. Namun pemakaian yang berlebihan membawa efek samping kecanduan, bila overdosis dapat membahayakan pemakainnya. Dalam literatur psikologi salah satu terapi perilaku (behavior therapy) adalah terapi relaksasi Terapi ini sudah banyak digunakan baik untuk penurunan ketegangan, atau mencapai kondisi tenang.
544
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Konflik Orangtua Dengan Kecenderungan Narsistik Pada Peragawati

Bagi seorang peragawati penampilan prima dan daya tarik fisik sangatlah penting karena dapat mempengaruhi popularitas dan karirnya, sehingga wajar bila seorang model memiliki perhatian terhadap diri atau kecenderungan narsistik yang berkaitan dengan penampilan. Apabila seorang model memiliki persepsi berbeda terhadap konflik orangtuanya, bisa positif dan negatif. Bila mempersepsi konflik orangtua secara positif akan meningkatkan rasa optimis, namun jika berlebihan justru akan memunculkan perasaan over confidence, egois, superior, dan otoriter. Lalu individu akan merasa bahwa dirinya paling menarik dan cenderung tidak memikirkan orang lain. Sehingga bisa dikatakan bahwa model tersebut memiliki narsisme yang tinggi. Sebaliknya jika mempersepsi terhadap konflik orangtua secara negatif akan muncul perasaan inferior dan rendah diri. Lalu individu tersebut akan selalu merasa kurang menarik dan menjadi canggung dalam bergaul. Hal ini bisa dikatakan model tersebut memiliki kecenderungan narsisme rendah.
988
Dibaca

Hubungan Intensitas Pendidikan Seks Oleh Orangtua Dengan Sikap Terhadap Hubungan Seks Pra Nikah Pada Siswa SMUN 3 Slawi

Tingginya perilaku hubungan seksual sebelum menikah dikalangan remaja merupakan adanya indikator yang nyata akan adanya pergeseran nilai sosial. Hal ini ditunjukkan dengan kenyataan yang terjadi saat sekarang ini bahwa perilaku hubungan seksual sebelum menikah banyak terjadi dikalangan remaja yang masih berada dalam taraf pendidikan dan belum terikat dalam lembaga perkawinan. Sikap terhadap hubungan seks sebelum menikah dipengaruhi oleh ketidak tahuan remaja tentang masalah seksualitas. Untuk mendapatkan informasi-informasi yang benar, remaja memerlukan orang dewasa yang mampu memahami dan memperlakukan dirinya secara bijaksana dan di pihak yang paling dekat dengan remaja adalah lingkungan keluarga.
1446
Dibaca

Sikap Tarhadap Perilaku Seks Bebas Ditinjau Dari Persepsi Komunikasi Seksualitas Orang Tua Anak Dan Interaksi Teman Sebaya

Individu mengalami banyak perubahan baik secara fisik maupun psikis pada masa remaja. Perubahan fisik antara lain ditandai dengan makin matangnya organ-organ seksual, sedangkan secara psikis antara lain ditandai dengan makin kuatnya keinginan untuk menyalurkan dorongan seksual. Timbulnya dorongan seksual menyebabkan rasa ingin tahu dalam diri remaja mengenai hal-hal yang berhubungan dengan seksual, sehingga menimbulkan sikap yang berbeda-beda terhadap seks. Orang tua diharapkan dapat menjadi sumber informasi mengenai masalah seksualitas yang bertanggungjawab dan paling aman bagi remaja, bukan sumber yang lain yang bersifat cabul misalnya teman sebaya.
734
Dibaca

Hubungan Antara Kecemasan Terhadap Sempitnya Lapangan Pekerjaan Dengan Minat Berwiraswasta

Krisis ekonomi yang melanda Indonesia menyebabkan terjadi banyaknya pengangguran. Rasa cemas akan sempitnya lapangan pekerjaan dapat muncul karena adanya faktor situasi-situasi, dimana semakin sulitnya dan semakin berkurangnya lapangan pekerjaan yang dapat dimasuki kelak setelah mahasiswa menyelesaikan studinya terlebih-lebih kaitannya dengan kondisi krisis ekonomi saat ini. Cemas tidaknya seseorang terhadap sempitnya lapangan pekerjaan bukan berasal dari pengakuan umum. Diharapkan apabila seseorang merasa cemas terhadap kesempatan lapangan pekerjaan dan menyadaribahwa ia harus memecahkan masalah tersebut, maka akan timbul prakarsa, ide–ide yang cemerlang untuk mencari terobosan guna menanggulangi keterbatasan lapangan pekerjaan karena semakin tingginya tingkat persaingan kerja. Terobosan yang dapat dilakukan antara lain menumbuhkan minat untuk berwirausaha.
1119
Dibaca

Kedisiplinan Belajar Ditinjau Dari Status Pekerjaan Orang Tua

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia memerlukan kedisiplinan untuk mengerjakan suatu kegiatan proses belajar. Disiplin mendorong individu untuk berbuat atau menjalankan suatu peraturan yang ada pada lingkungannya. Pada dasarnya kedisiplinan merupakan suatu sikap, tingkah laku yang sesuai dengan peraturan suatu organisasi, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Dalam penelitian ini, kedisiplinan dipengaruhi oleh faktor psikologis, faktor perseorangan, faktor sosial, dan faktor lingkungan. Selain itu kedisiplinan belajar dipengaruhi oleh disiplin belajar, penghindaran dari kegagalan, dan pengharapan keberhasilan.
767
Dibaca

Hubungan Antara Kemandirian Dengan Kecenderungan Depresi

Remaja sebagai calon generasi penerus bangsa diharapkan untuk ikut serta mengisi pembangunan. Remaja yang dapat ikut serta mengisi pembangunanadalah remaja yang menguasai lingkungan, bukan remaja yang terbawa arus lingkungan. Agar remaja dapat ikut aktif mengisi pembangunan maka perlu ditingkatkan kualitas kepribadiannya. Salah satu unsur kepribadian yang penting adalah kemandirian. Remaja yang mandiri akan mampu untuk mengatasi masalah yang dihadapinya.Salahsatupermasalahanyangdihadapiremajaadalah kecenderungan untuk depresi. Keadaan depresi menyebabkan pikiran mereka didominasi oleh konsep kehilangan atau suatu yang bermakna telah hilang, sehingga mempengaruhi pola pikir dan dapat membawa kesedihan.
759
Dibaca

Hubungan Antara Citra Raga Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja

Citra raga merupakan gambaran fisik seseorang yang meliputi penampilan dan figur diri dalam pengamatan orang lain. Citra raga yang positif akan menimbulkan rasa aman, rasa puas, rasa percaya diri, keyakinan diri yang kuat dan konsep diri yang sehat. Remaja yang berhasil dalam mengatasi masalah yang berkaitan dengan penyesuaian diri, sehingga akan terlepas dari rasa kecewa, ketegangan dan konflik-konflik batin. Sebaliknya kegagalan remaja dalam mengatasi masalahnya akan menimbulkan kekecewaan, sehingga akan mengganggu kestabilan psikisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara citra raga dengan penyesuaian diri.
669
Dibaca

Hubungan Antara Berpikir Kreatif Dengan Prestasi Kerja Pada Penyiar Radio

Prestasi kerja karyawan yang tinggi tentunya sangat diharapkan oleh perusahaan manapun, karena akan mempermudah dan memperlancar perusahaan dalam meraih tujuan yang telah ditentukan, tidak terkecuali pada penyiar radio. Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi kerja penyiar radio, diantaranya adalah berpikir kreatif. Modal utama dari seorang penyiar adalah komunikasi dengan penggemarnya dan ini dibutuhkan kreativitas. Berpikir kreatif menjelaskan tentang sarana untuk membantu meningkatkan sumber daya manusia dalam informasi dan komunikasi sosial yang dapat dikembangkan agar seseorang mempunyai kredibilitas yang baik dalam pergaulan maupun dalam masyarakat sosial serta merupakan sarana kompetisi bagi individu.
744
Dibaca

Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Profesionalisme Kerja Penyiar Radio

Dunia usaha menyadari betapa pentingnya menempatkan tenaga kerja yang profesional. Hal ini bukan saja karena tuntutan zaman, tetapi juga karena persaingan yang ketat dalam dunia usaha itu sendiri. Pemilihan tenaga kerja yang profesional tentunya akan membawa dampak yang positif bagi perusahaan, tujuan serta visi dan misi perusahaan akan lebih mudah tercapai. Radio sebagai salah satu bentuk usaha atau perusahaan, mengalami hal sama, yaitu menghadapi suatu bentuk kompetisi. Banyaknya usaha-usaha yang sejenis atau banyaknya bermunculan radio sebagai penyebab kompetisi tersebut.
869
Dibaca

Hubungan Antara Konformitas Dan Kreatifitas Siswa Dengan Interaksi Sosial Di Sekolah

Seorang murid semestinya tidak hanya diajarkan tentang suatu pengetahuan atau suatu ilmu. Seorang murid juga harus diajarkan bagaimana mengambil sikap, supaya nantinya bisa mengambil sikap atas suatu fenomena sosial yang ada dalam berinteraksi sosial di sekolah. Kreativitas merupakan kemampuan untuk membuat kombinasi baru yang berdasarkan data informasi atau unsur-unsur yang ada. Konformitas adalah penyesuaian terhadap kelompok sosial karena adanya tuntutan dari kelompok tersebut untuk menyesuaikan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas dan kreativitas siswa dengan interaksi sosial di sekolah.
742
Dibaca

Hubungan Antara Motivasi Berafiliasi Dengan Sikap Terhadap Perilaku Altruistik Pada Remaja Penyandang Cacat

Kehidupan masyarakat modern ternyata tidak hanya kering secara fisik, karena yang tumbuh bukan lagi pepohonan melainkan gedung-gedung bertingkat yang berdiri menjulang ke atas, tetapi juga kering secara psikis, karena motivasi manusiawi dalam hubungan personal semakin menipis, apalagi di kota-kota besar yang cenderung individualistis dan pragmatis, prinsip untung rugi dan timbal balik sering kali diterapkan pada segala sesuatunya. Begitupula dalam kehidupan pada masa remaja, terlebih para remaja penyandang cacat. Altruistik adalah perilaku menolong orang lain tanpa pamrih.
1067
Dibaca

Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Penyesuaian Sosial Pada Waria

Waria atau wanita-pria adalah individu yang memiliki kelainan identitas diri yaitu laki-laki yang mengidentifikasikan dirinya sebagai wanita. Sosok dengan dua karakter (feminine dan maskuline) sekaligus ini tidak jarang yang mendapatkan penolakan dari keluarga dan masyarakat karena kehidupan waria yang dekat dengan dunia prostitusi dan keanehan perilaku serta penampilan luar waria masih menjadi pusat perhatian dan pergunjingan, keadaan ini yang akhirnya menyeret waria untuk berkoloni dengan sejenisnya. Tingkat pendidikan yang rendah dan peluang kerja yang sempit menghambat waria untuk menjadi sumber daya manusia yang berkwalitas.
1204
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Siswa Terhadap Karakteristik Guru Bimbingan Dan Konseling Dengan Motivasi Berkonsultasi

Masa remaja adalah perubahan dan perkembangan emosional, fisik, dan sosial yang cepat dan berbeda-beda dari masa-masa sebelumnya, masa ini tidak bisa dikekang dan tidak boleh terlalu diberi kebebasan bertindak. Masa yang membutuhkan bimbingan dan bantuan agar terhindar dari perilaku yang merugikan baik bagi dirinya atau bagi lingkungan. Bimbingan dan konseling sebagian dari tugasnya adalah membantu dan membimbing remaja menemukan potensi-potensi dalam diri remaja khususnya di sekolah.
1188
Dibaca

Ritual Adat Sebagai Bentuk Komunikasi Masyarakat Desa

Komunikasi merupakan hal yang penting bagi pergaulan hidup bermasyarakat, apalagi bila itu dapat berlangsung secara efektif, maka menjadi salah satu indikasi sehatnya seseorang secara psikologis. Tentunya komunikasi memerlukan media sebagai sarana untuk mengikatkan rasa antar orang-orang yang terlibat didalamnya. Ritual adat yang terjadi dimasyarakat pedesaan, ternyata selain sebagai pelestarian tradisi, juga menjadi media komunikasi yang efektif untuk proses sambung rasa bahkan menjadi media untuk mengekspresikan ide yang kemudian menjadi kemajuan hidup bermasyarakat.
526
Dibaca

Faktor-Faktor Pendukung Kesuksesan Wiraswastawan

Berwiraswasta adalah solusi untuk mencukupi kebutuhan hidup setelah kesempatan kerja kian hari kian sempit. Berwiraswasta adalah suatu tantangan karena berwiraswasta membutuhkan keberanian, keberanian untuk bermimpi, keberanian untuk merealisasikan mimpi yang dimiliki, keberanian untuk menghadapi satu demi satu dari sekian banyak rintangan yang menghadang, keberanian untuk mempertahankan apa yang dimiliki, keberanian untuk gagal dan belajar dari tiap-tiap kegagalan yang dihasilkan. Kesuksesan dapat diraih oleh siapapun, bagaimanapun sejarah dan kondisinya, karena setiap orang memiliki cita-cita, impian atau sekurang-kurangnya harapan untuk meningkatkan kualitas hidupnya, intuisi yang mendorong manusia normal untuk bekerja dan berusaha. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung kesuksesan wiraswastawan.
1309
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Otoriter Dan Komunikasi Interpersonal Dengan Kepuasan Kerja

Kepuasan kerja merupakan perasaan positif terhadap tugas-tugas dan masalah-masalah yang dihadapi dalam bekerja didapatkan suatu hasil kerja yang berkualitas dan kebahagiaan dalam bekerja. Persepsi terhadap gaya kepemimpinan otoriter adalah penafsiran seseorang terhadap gaya pemimpin yang membuat keputusan sendiri karena kekuasaan terpusat pada satu atau diri pemimpin itu sendiri. Komunikasi interpersonal adalah suatu kegiatan komunikasi yang dilakukan secara langsung oleh dua orang atau lebih sebagai komunikan dan komunikator dengan tujuan untuk mengubah sikap, pendapat dan pikiran yang berlangsung secara dialogis.
1011
Dibaca

Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Perilaku Seksual Pra Nikah Anak Jalanan Di Rumah Singgah Anak Bangsa Semarang

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pra nikah adalah faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal adalah faktor yang berada di luar diri individu, sedangkan faktor internal adalah karakteristik psikologis yang salah satunya adalah kecerdasan emosional.
532
Dibaca

Hubungan Antara Burnout Dengan Motivasi Kerja Pada Masinis Kereta Api

Motivasi kerja sangat diperlukan bagi setiap pekerja karena motivasi kerja merupakan proses untuk mencapai prestasi kerja yang baik. Salah satu penghambat motivasi kerja adalah burnout. Burnout adalah stres kerja yang dialami seseorang sebagai akibat adanya kelelahan fisik, kelelahan emosional, kelelahan mental, rendahnya penghargaan terhadap diri sendiri, dan depersonalisasi. Burnout yang tinggi akan mengakibatkan rendahnya motivasi kerja, begitu pula sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout dengan motivasi kerja pada masinis kereta api.