Search

Hasil pencarian: 7 ditemukan (tampil 1 - 7) :

3565
Dibaca

Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Penderita Tuberkulosis Paru Di Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru (BP4)

Kesehatan merupakan hak dasar manusia dan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia. Saat ini penyakit Tuberkulosis Paru masih dianggap menjadi masalah utama di negara berkembang seperti di Indonesia, hal ini karena berkaitan dengan perilaku, ekonomi dan tingkat sosial budaya masyarakatnya. Dewasa ini sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi Tuberkulosis. Setiap tahun ada sekitar 8 juta penderita baru TB dan hampir 3 juta orang yang meninggal di seluruh dunia akibat penyakit ini.
2089
Dibaca

Hubungan Antara Faktor Demografi Dengan Terjadinya Depresi Pada Lanjut Usia

Kemajuan ekonomi, perbaikan lingkungan hidup dan majunya ilmu pengetahuan, khususnya dibidang ilmu kedokteran meningkatkan umur harapan hidup. Akibatnya jumlah Manusia lanjut usia (lansia) akan bertambah, baik disadari atau tidak, secara naluri semua orang ingin mencapai usia sepanjang mungkin (Gunadi, 1984). Walau belum ada kesepakatan, umumnya lansia di Indonesia adalah diatas 60 th atau 65 th. Angka ini diperkirakan akan naik menjadi 7-9 % pada tahun 2000.
1445
Dibaca

Pola Pengobatan penyakit Demam Berdarah Pada Anak Di Instalasi Rawat Inap RSUD XXX Tahun 2004

Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Obat yang tepat belum ditemukan, pengobatan yang diberikan biasanya bersifat penurun demam dan penghilang rasa sakit pada otot-otot sendi selain harus istirahat mutlak dan banyak minum, selain itu juga diberikan cairan elektrolit untuk mengganti ion tubuh yang hilang. Upaya pemerintah untuk memberantas demam berdarah adalah dengan cara memutuskan mata rantai penularannya.
2092
Dibaca

Pola Pengobatan Penyakit Diare Pada Usia Anak Di Instalasi Rawat Inap

Masalah penyakit diare pada anak yang terjadi di Indonesia hingga sekarang ini masih merupakan penyakit yang penting. Hasil survei kesehatan rumah tangga, Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 1996 menunjukkan bahwa 12% penyebab kematian adalah diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengobatan penyakit diare (Gastroenteritis) pada usia anak di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit PKU XXX selama tahun 2004. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit PKU XXX. Sampel penelitian ini adalah penderita diare pada anak dengan usia < 12 tahun di Instalasi Rawat Inap RS. PKU XXX tahun 2004 dengan sampel sebanyak 100 pasien. Penelitian ini bersifat deskriptif dan pengumpulan data diambil secara retrospektif. Sumber data diambil dari catatan rekam medis RS. PKU XXX tahun 2004. Teknik pengambilan sampel secara quota (quota sampling).
2222
Dibaca

Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Dan Pengetahuan Perawat Dengan Kinerja Perawat Dalam Pelaksanaan Program Penanggulangan Tuberkulosis Di Puskesmas

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan perawat dengan kinerja perawat dalam pelaksanaan program penanggulangan Tuberkulosis (P2 TB) di puskesmas se Kabupaten XXX, menggunakan rancangan penelitian non eksperimen dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah perawat di puskesmas se Kabupaten XXX dan yang dapat dijadikan responden sejumlah 100 orang dari 31 puskesmas. Menggunakan data primer dan sekunder, pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner untuk variabel tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan. Tehnik analisa statistik yang digunakan adalah korelasi.
3497
Dibaca

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Perubahan Pengetahuan Remaja

Remaja merupakan kelompok yang paling peka secara emosional, lekas mengalami depresi dan mudah dipengaruhi. Agar diakui sebagai manusia yang telah dewasa, remaja bergaul dan melakukan hubungan seks. Berdasarkan survei awal di lokasi penelitian, didapatkan keterangan bahwa masih ada beberapa siswa yang hamil di luar nikah. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan pada remaja tentang seks bebas sangat penting karena dapat memberikan pengetahuan yang benar untuk menghadapi masa depannya.
1701
Dibaca

Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Terapi Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten XXX Bulan Juli - September 2004

ISPA merupakan penyakit infeksi akut yang terjadi di setiap tempat di sepanjang saluran nafas. Usaha pengobatan yang dilakukan adalah dengan antibiotik. Pemberian antibiotik yang ideal adalah berdasarkan pemeriksaan mikrobiologis dan uji kepekaan kuman, akan tetapi dalam praktek sehari-hari pemeriksaan mikrobiologis kuman penyebab infeksi pada setiap pasien tidak mungkin dilakukan. Dampak negatif penggunaan antibiotik yang tidak tepat adalah munculnya resistensi kuman terhadap antibiotik, meningkatnya efek samping obat dan biaya pengobatan yang tinggi.