Search

Hasil pencarian: 46 ditemukan (tampil 1 - 20) :
481
Dibaca

Hubungan Antara Kecerdasan Emosi Dan Harga Diri Dengan Kecenderungan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja

Masalah seksualitas selalu menjadi bahan yang menarik untuk dibicarakan. Masa remaja merupakan masa yang sangat peka dalam perkembangan seksualnya, karena masa ini fungsi hormon seksual meningkat sehingga kemasakan seksual yang disertai gejolak yang berasal dari dorongan seksual dapat menimbulkan keinginan yang tidak mudah dipahami, salah satunya kecenderungan perilaku seksual pranikah. Maka tak heran apabila remaja mempunyai kecenderungan untuk mengadopsi informasi yang diterima dari temannya, tanpa memiliki dasar informasi dari sumber yang dapat dipercaya, hal ini semakin mengurangi kemampuan kontrol diri remaja dalam mengekspresikan dorongan seksualnya.
160
Dibaca

Perbedaan Kemampuan Problem Solving Antara Anak Yang Mengikuti Dan Tidak Mengikuti Pendidikan Mental Aritmatika Sempoa

Usia dini haruslah dipersiapkan secara matang karena perkembangan usia dini sangat mempengaruhi perkembangan individu selanjutnya. Orang tua melakukan segala cara dan upaya ditempuh untuk membantu anak dalam membekali diri agar menjadi anak yang akan berhasil hanya anak yang cerdas, kreatif dan stabil yang bisa survive dalam kerasnya persaingan ini. Pendidikan menjadi faktor terpenting dalam menciptakan anak yang cerdas, kreatif dan stabil. Pendidikan mental artimatika sempoa diasumsikan dapat menyeimbangkan fungsi belahan otak kanan serta otak kiri secara optimal sehingga anak akan mampu berhitung lebih cepat, membuat daya ingat lebih baik, meningkatkan kreativitas, konsentrasi dan meningkatkan kepercayaan diri.
7732
Dibaca

Kecerdasan Emosional Remaja Ditinjau Dari Konsep Diri Dan Kualitas Komunikasi Antara Orangtua Dan Anak

Kecerdasan emosional dipandang sebagai satu aspek psikis yang sangat menentukan reaksi individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Kecerdasan intelektual tidak cukup untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan dalam hidup, tetapi dibutuhkan adanya kecerdasan emosional untuk keberhasilan individu dalam kehidupannya. Banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional, di antaranya adalah konsep diri dan kualitas komunikasi antara orangtua-anak.
4179
Dibaca

Kreativitas Remaja Ditinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua

Kreativitas adalah suatu proses dan cara berpikir yang mampu mengarahkan pada sesuatu yang baru dan tidak biasa dilakukan orang. Manusia adalah makhluk yang memiliki akal dan pikiran serta mampu mengoptimalkan potensi yang dimilikinya tersebut. Potensi yang dimiliki masing-masing individu mempunyai kadar dan tingkat yang berbeda-beda antara individu satu dengan yang lain. Namun potensi yang dimiliki individu tersebut dapat ditingkatkan, dan untuk meningkatkannya dibutuhkan faktor-faktor pendorong.
3715
Dibaca

Hubungan Antara Kematangan Sosial Dan Kecenderungan mencari Sensasi Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja

Masa remaja adalah masa dimana para remaja mencari jati diri, remaja juga sering kali terjerumus dalam pergaulan bebas dengan lawan jenis karena pengaruh pergaulan. Kematangan emosi yang dicapai para remaja menuntut para remaja untuk dapat berpikir dewasa dalam menghadapi permasalahan perkembangan organ seksualnya sehingga keinginan mencari sensasi dalam pergaulannya dapat tersalurkan dalam kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi dirinya.
2596
Dibaca

Kemampuan Menyelesaikan Masalah DItinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua Dan Keterbukaan Komunikasi Remaja Orang Tua

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja -orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja-orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah.
1270
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pelaksanaan Testing Psikologi Dengan Kecemasan Calon Tenaga Kerja Job-Hoping

Seseorang yang akan menghadapi tes, apalagi tes psikologi akan merasa suatu ketidakpastian mengenai apa yang harus dipersiapkan, apa yang akan dihadapinya, dan bagaimana tes itu nanti akan dikenakan padanya (kecuali bila ia sudah berpengalaman dalam hal tes psikologi). Sering dijumpai orang akan merasa sangat gelisah dan cemas karena harus mengikuti tes psikologi.
2781
Dibaca

Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Penyesuaian Sosial Pada Remaja

Perkembangan remaja yang tersulit adalah berhubungan dengan penyesuaian sosialnya. Penyesuaian sosial erat kaitannya dengan kebutuhan yang sering muncul dalam diri remaja yaitu kebutuhan untuk berhubungan dengan teman dan ingkungannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyesuaian sosial remaja yaitu perilaku asertif. Remaja dengan perilaku asertif akan berani mengemukakan, menghargai serta menerima pikiran, perasaan dan pendapat orang lain secara terus terang.
5283
Dibaca

Hubungan Antara Informasi Prabedah Dengan Kecemasan Pasien Praoperasi Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah

Salah satu masalah individu ketika sakit adalah kecemasan, apalagi jika individu harus menjalani tindakan medis yaitu operasi dan berperan sebagai pasien. Kecemasan yang timbul dalam diri pasien dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk yang dialami pasien preoperasi. Pasien dapat merasa cemas berkaitan dengan penyakitnya, pengobatan dan pemeriksaan diagnosis yang dihadapi.
1560
Dibaca

Hubungan Antara Karakteristik Demografi Dengan Motivasi Dalam Melakukan Mobilisasi Pada Pasien Post Operasi Fraktur

Mobilisasi dini merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan pada pasien post operasi yang dapat membantu dalam pemulihan dan menghindari komplikasi paska bedah. Motivasi yang menggerakkan pasien post operasi fraktur dalam melakukan mobilisasi dilatarbelakangi oleh motif dan aktor tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi melakukan mobilisasi pada pasien post operasi fraktur di RSO. Prof. DR. R. Soeharso. Penelitian ini merupakan penelitian dilakukan menggunakan kuesioner dengan pertanyaan secara langsung terhadap beberapa sampel.
1424
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pola Asuh Orangtua Dengan Kemandirian Belajar Pada Siswa SMP Muhammadiyah Salatiga

Perilaku mandiri merupakan aspek penting bagi individu dalam proses belajar mengajar serta berdampak positif pada kualitas belajar individu karena menyangkut inisiatif individu. Kemampuan individu untuk dapat mandiri tidak terbentuk dengan sendirinya. Keluarga berperan penting dalam menumbuhkan kemandirian anak. Keluarga, khususnya pola asuh yang diterapkan orangtua mempunyai pengaruh yang paling berarti bagi proses pendidikan individu. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orang tua dengan kemandirian belajar. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dengan kemandirian belajar dan ada perbedaan kemandirian belajar ditinjau dari tipe pola asuh orangtua.
756
Dibaca

Hubungan Antara Tingkat Religiusitas Dengan Motivasi Meninggalkan Profesi Pekerja Seks Komersial Di Lokalisasi Sunan Kuning Semarang

Pekerja seks komersial baik yang di dalam lokalisasi maupun yang berada di luar lokalisasi (liar) mereka sama-sama berdampak yang tidak baik bagi keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat. Hal tersebut disebabkan karena dengan adanya PSK yang mangkal di suatu tempat maka sekitar tempat tersebut akan menjadi ramai dan suasana akan menjadi tidak tertib dan juga di tempat tersebut rawan terhadap orang-orang mabuk yang sering mengganggu siapa saja yang bisa dijumpai bahkan rawan perampasan, penodongan. Bagi lingkungan lokalisasi sedikit ada perbedaan di mana suasananya lebih bisa dikendalikan daripada lingkungan di luar lokalisasi Salah satu upaya untuk menanggulangi kegiatan prostitusi adalah dengan menumbuhkan suatu motivasi dari para pekerja seks komersial supaya meninggalkan profesinya. Salah satu faktor yang dapat menumbuhkan motivasi meninggalkan profesi pekerja seks yaitu tingkat religiusitas.
993
Dibaca

Pengaruh Pelatihan Relaksasi Untuk Mengatasi Gangguan Insomnia Pada Mahasiswa

Kesulitan tidur atau insomnia adalah keluhan tentang kurangnya kualitas tidur yang disebabkan oleh satu dari; sulit memasuki tidur, sering terbangun malam kemudian kesulitan untuk kembali tidur, bangun terlalu pagi, dan tidur yang tidak nyenyak. Insomnia tidak disebabkan oleh sedikitnya seseorang tidur, karena setiap orang memiliki jumlah jam tidur sendiri-sendiri. Tapi yang menjadi penekanan adalah akibat yang ditimbulkan oleh kurangnya tidur pada malam hari seperti kelelahan, kurang gairah, dan kesulitan berkonsentrasi ketika beraktivitas Treatment yang sering dilakukan untuk mengurangi insomnia umumnya dilakukan dengan memakai obat tidur. Namun pemakaian yang berlebihan membawa efek samping kecanduan, bila overdosis dapat membahayakan pemakainnya. Dalam literatur psikologi salah satu terapi perilaku (behavior therapy) adalah terapi relaksasi Terapi ini sudah banyak digunakan baik untuk penurunan ketegangan, atau mencapai kondisi tenang.
1128
Dibaca

Hubungan Intensitas Pendidikan Seks Oleh Orangtua Dengan Sikap Terhadap Hubungan Seks Pra Nikah Pada Siswa SMUN 3 Slawi

Tingginya perilaku hubungan seksual sebelum menikah dikalangan remaja merupakan adanya indikator yang nyata akan adanya pergeseran nilai sosial. Hal ini ditunjukkan dengan kenyataan yang terjadi saat sekarang ini bahwa perilaku hubungan seksual sebelum menikah banyak terjadi dikalangan remaja yang masih berada dalam taraf pendidikan dan belum terikat dalam lembaga perkawinan. Sikap terhadap hubungan seks sebelum menikah dipengaruhi oleh ketidak tahuan remaja tentang masalah seksualitas. Untuk mendapatkan informasi-informasi yang benar, remaja memerlukan orang dewasa yang mampu memahami dan memperlakukan dirinya secara bijaksana dan di pihak yang paling dekat dengan remaja adalah lingkungan keluarga.
852
Dibaca

Hubungan Antara Kecemasan Terhadap Sempitnya Lapangan Pekerjaan Dengan Minat Berwiraswasta

Krisis ekonomi yang melanda Indonesia menyebabkan terjadi banyaknya pengangguran. Rasa cemas akan sempitnya lapangan pekerjaan dapat muncul karena adanya faktor situasi-situasi, dimana semakin sulitnya dan semakin berkurangnya lapangan pekerjaan yang dapat dimasuki kelak setelah mahasiswa menyelesaikan studinya terlebih-lebih kaitannya dengan kondisi krisis ekonomi saat ini. Cemas tidaknya seseorang terhadap sempitnya lapangan pekerjaan bukan berasal dari pengakuan umum. Diharapkan apabila seseorang merasa cemas terhadap kesempatan lapangan pekerjaan dan menyadaribahwa ia harus memecahkan masalah tersebut, maka akan timbul prakarsa, ide–ide yang cemerlang untuk mencari terobosan guna menanggulangi keterbatasan lapangan pekerjaan karena semakin tingginya tingkat persaingan kerja. Terobosan yang dapat dilakukan antara lain menumbuhkan minat untuk berwirausaha.
1241
Dibaca

Kedisiplinan Belajar Ditinjau Dari Status Pekerjaan Orang Tua

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia memerlukan kedisiplinan untuk mengerjakan suatu kegiatan proses belajar. Disiplin mendorong individu untuk berbuat atau menjalankan suatu peraturan yang ada pada lingkungannya. Pada dasarnya kedisiplinan merupakan suatu sikap, tingkah laku yang sesuai dengan peraturan suatu organisasi, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Dalam penelitian ini, kedisiplinan dipengaruhi oleh faktor psikologis, faktor perseorangan, faktor sosial, dan faktor lingkungan. Selain itu kedisiplinan belajar dipengaruhi oleh disiplin belajar, penghindaran dari kegagalan, dan pengharapan keberhasilan.
878
Dibaca

Hubungan Antara Kemandirian Dengan Kecenderungan Depresi

Remaja sebagai calon generasi penerus bangsa diharapkan untuk ikut serta mengisi pembangunan. Remaja yang dapat ikut serta mengisi pembangunanadalah remaja yang menguasai lingkungan, bukan remaja yang terbawa arus lingkungan. Agar remaja dapat ikut aktif mengisi pembangunan maka perlu ditingkatkan kualitas kepribadiannya. Salah satu unsur kepribadian yang penting adalah kemandirian. Remaja yang mandiri akan mampu untuk mengatasi masalah yang dihadapinya.Salahsatupermasalahanyangdihadapiremajaadalah kecenderungan untuk depresi. Keadaan depresi menyebabkan pikiran mereka didominasi oleh konsep kehilangan atau suatu yang bermakna telah hilang, sehingga mempengaruhi pola pikir dan dapat membawa kesedihan.
832
Dibaca

Hubungan Antara Citra Raga Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja

Citra raga merupakan gambaran fisik seseorang yang meliputi penampilan dan figur diri dalam pengamatan orang lain. Citra raga yang positif akan menimbulkan rasa aman, rasa puas, rasa percaya diri, keyakinan diri yang kuat dan konsep diri yang sehat. Remaja yang berhasil dalam mengatasi masalah yang berkaitan dengan penyesuaian diri, sehingga akan terlepas dari rasa kecewa, ketegangan dan konflik-konflik batin. Sebaliknya kegagalan remaja dalam mengatasi masalahnya akan menimbulkan kekecewaan, sehingga akan mengganggu kestabilan psikisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara citra raga dengan penyesuaian diri.
969
Dibaca

Hubungan Antara Konformitas Dan Kreatifitas Siswa Dengan Interaksi Sosial Di Sekolah

Seorang murid semestinya tidak hanya diajarkan tentang suatu pengetahuan atau suatu ilmu. Seorang murid juga harus diajarkan bagaimana mengambil sikap, supaya nantinya bisa mengambil sikap atas suatu fenomena sosial yang ada dalam berinteraksi sosial di sekolah. Kreativitas merupakan kemampuan untuk membuat kombinasi baru yang berdasarkan data informasi atau unsur-unsur yang ada. Konformitas adalah penyesuaian terhadap kelompok sosial karena adanya tuntutan dari kelompok tersebut untuk menyesuaikan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas dan kreativitas siswa dengan interaksi sosial di sekolah.
1250
Dibaca

Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Penyesuaian Sosial Pada Waria

Waria atau wanita-pria adalah individu yang memiliki kelainan identitas diri yaitu laki-laki yang mengidentifikasikan dirinya sebagai wanita. Sosok dengan dua karakter (feminine dan maskuline) sekaligus ini tidak jarang yang mendapatkan penolakan dari keluarga dan masyarakat karena kehidupan waria yang dekat dengan dunia prostitusi dan keanehan perilaku serta penampilan luar waria masih menjadi pusat perhatian dan pergunjingan, keadaan ini yang akhirnya menyeret waria untuk berkoloni dengan sejenisnya. Tingkat pendidikan yang rendah dan peluang kerja yang sempit menghambat waria untuk menjadi sumber daya manusia yang berkwalitas.