Search

Hasil pencarian: 3 ditemukan (tampil 1 - 3) :
1453
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Otoriter Dan Komunikasi Interpersonal Dengan Kepuasan Kerja

Kepuasan kerja merupakan perasaan positif terhadap tugas-tugas dan masalah-masalah yang dihadapi dalam bekerja didapatkan suatu hasil kerja yang berkualitas dan kebahagiaan dalam bekerja. Persepsi terhadap gaya kepemimpinan otoriter adalah penafsiran seseorang terhadap gaya pemimpin yang membuat keputusan sendiri karena kekuasaan terpusat pada satu atau diri pemimpin itu sendiri. Komunikasi interpersonal adalah suatu kegiatan komunikasi yang dilakukan secara langsung oleh dua orang atau lebih sebagai komunikan dan komunikator dengan tujuan untuk mengubah sikap, pendapat dan pikiran yang berlangsung secara dialogis.
2032
Dibaca

Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah (Survei Pada Bank BRI)

Bisnis perbankan merupakan bisnis jasa yang berdasar pada asas kepercayaan sehingga masalah kualitas layanan menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan bisnis ini. Kualitas layanan merupakan salah satu bentuk penelitian konsumen terhadap tingkat layanan yang diterima (perceived services) dengan tingkat layanan yang diharapkan (expected services). Setiap nasabah dalam memilih bank memiliki kriteria sendiri-sendiri, perbedaan kriteria pemilihan bank oleh nasabah ini, maka bank dituntut untuk selalu berusaha meningkatkan layanan dan melakukan inovasi secara terus menerus.
1068
Dibaca

Hubungan Antara Kepuasan Kerja Dengan Job Insecurity Pada Guru Negeri Dan Guru Swasta

Kepuasan kerja secara langsung maupun tidak langsung merupakan penghambat aktivitas kerja yang bekerja dalam organisasi. Persoalan-persoalan yang terjadi dalam lingkungan kerja seperti konflik dengan teman, perselisihan, kepuasan kerja maupun ketidakmampuan karyawan dalam menyesuaikan diri dengan pekerjaan dan lingkungan kerjanya berpeluang besar terhadap munculnya job insecurity. Kepuasan kerja dan job insecurity antara guru swasta dan guru negeri juga terdapat perbedaan dikarenakan berbagai faktor seperti keadilan dan kesejahteraan, karier dan masa depan, manajemen dan pengembangan profesi dan kualitas kinerja.