Search

Hasil pencarian: 100 ditemukan (tampil 1 - 20) :
481
Dibaca

Hubungan Antara Kecerdasan Emosi Dan Harga Diri Dengan Kecenderungan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja

Masalah seksualitas selalu menjadi bahan yang menarik untuk dibicarakan. Masa remaja merupakan masa yang sangat peka dalam perkembangan seksualnya, karena masa ini fungsi hormon seksual meningkat sehingga kemasakan seksual yang disertai gejolak yang berasal dari dorongan seksual dapat menimbulkan keinginan yang tidak mudah dipahami, salah satunya kecenderungan perilaku seksual pranikah. Maka tak heran apabila remaja mempunyai kecenderungan untuk mengadopsi informasi yang diterima dari temannya, tanpa memiliki dasar informasi dari sumber yang dapat dipercaya, hal ini semakin mengurangi kemampuan kontrol diri remaja dalam mengekspresikan dorongan seksualnya.
227
Dibaca

Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal Dan Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasianal Dengan Disiplin Kerja Pada Karyawan

Seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, persaingan di berbagai bidang pun juga semakin ketat termasuk didalamnya adalah bidang industri. Untuk mengimbangi hal tersebut, maka dalam suatu organisasi perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai penentu keberhasilan suatu perusahaan. Karena secanggih apapun sarana kerja tanpa adanya fungsi tenaga kerja manusia maka keberadaan suatu perusahaan tersebut tidak akan berarti. Hal ini menunjukkan bahwa tanpa didukung oleh adanya kualitas yang baik dari karyawan dalam melaksanakan tugas maka tujuan perusahaan itu tidak akan tercapai dengan maksimal.
250
Dibaca

Hubungan Antara Berpikir Positif dengan Kebermaknaan Hidup

Perkembangan kehidupan sekarang yang terlihat lebih maju dan modern tidak bisa terlepas dari keahlian pikiran dan tangan manusia untuk mengolah dan berkarya. Sejak lahir, manusia diberikan potensi dan kemampuan untuk mengembangkan diri yang akhirnya menjadi manusia yang sehat baik secara fisiologis maupun psikologis atau dalam bahasa umum mencapai manusia yang sehat spiritual. Dalam prosesnya menuju suatu keutuhan, manusia harus berjuang mempertahankan keberadaan dirinya, mengembangkan kemampuannya dan mampu mengatasi rintangan-rintangan yang timbul dihadapan mata. Dengan demikian hakikat kehidupan bagi dirinya benar-benar dirasakan dan dijiwai (Kingson, 1996).
459
Dibaca

Hubungan Antara Pengelolaan Diri Dengan Motivasi Berkompetisi Pada Pedagang Besar Di Pasar

Pada saat mulai memasuki dunia perdagangan, individu membawa berbagai kebutuhannya baik materiil maupun nonmaterial, apabila kebutuhan tersebut terpenuhi maka akan merangsang pedagang untuk berkompetisi sehat akan tetapi bila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi akan menimbulkan suatu situasi yang kompetitif antara pedagang yang satu dengan yang lainnya dalam mencapai tujuan yang sama yaitu mampu unggul diantara pedagang lainnya. Dalam meningkatkan persaingan antara pedagang di sektor perdagangan, pedagang dituntut untuk memiliki motivasi berkompetisi yang tinggi dan pengelolaan diri yang baik agar usahanya dapat bersaing. Iklim yang kompetitif pada pedagang timbul karena adanya unsur tantangan untuk menghadapi dirinya sendiri.
189
Dibaca

Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dan Dukungan Sosial Dengan Gejala Depresi Pada Penyandang Cacat Fisik

Kelainan pada kondisi fisik yang kurang sempurna serta bersifat tetap yang disandang oleh penderita cacat dapat menimbulkan masalah yang kompleks. Ditinjau dari segi psikologis, perubahan dan keterbatasan penderita dalam bergerak, berkomunikasi, berpikir sangat mengganggu bagi penyandang cacat yang dirasakan sebagai kekecewaan atau krisis. Penderita merasa kehilangan tujuan hidupnya, merasa jauh dengan teman-temannya, dan kehilangan kesehatan fisik secara menyeluruh. Hal ini dapat menimbulkan ketegangan, kecemasan, serta frustasi dalam menghadapi hari esok bahkan sampai mengalami depresi. Penyandang cacat yang mempunyai kepercayaan diri yang kuat dan memperoleh dukungan penuh dari lingkungan sosialnya akan lebih mampu menerima keadaan fisiknya sehingga akan terhindar dari depresi.
138
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Performance Appraisal Dan Pengembangan Karir Dengan Motivasi Kerja Karyawan

Karyawan yang memiliki motivasi kerja yang rendah menunjukkan gejala-gejala antara lain: kurangnya rasa percaya diri yang dimiliki atas hasil kerja dan penampilannya, sikap tubuh dan posisi tubuh yang menurun dan terlihat malas-malasan, sulit untuk berkonsentrasi, tidak betah di kantor dan banyak mengeluh. Motivasi kerja merupakan suatu konsep yang menguraikan tentang kekuatan yang ada dalam diri karyawan yang memulai dan mengarahkan perilaku. Berhasil tidaknya suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya sangat tergantung pada seperangkat kerja yang baik, dimana salah satunya yang paling penting adalah motivasi kerja karyawan yang tinggi. Banyak faktor yang menentukan tinggi rendahnya motivasi kerja karyawan, di antaranya adalah performance appraisal dan pengembangan karir. Motivasi kerja akan maksimal apabila didukung adanya performance appraisal yang dilakukan oleh perusahaan dan adanya program pengembangan karir.
416
Dibaca

Hubungan Antara Citra Bank dan Kepuasan Dengan Loyalitas Nasabah

Loyalitas nasabah merupakan keadaan dimana individu mempunyai rasa memiliki, menjaga dan bertanggung jawab terhadap apa yang telah dipercayakan. Untuk meningkatkan loyalitas nasabah, perusahaanmenfokuskan pada upaya menciptakan kepuasan konsumen secara maksimal melalui berbagai metode yang langsung dapat memberikan respon informasi berharga sebagai wujud refleksi positif dalam konteks umpan balik dari konsumen. Banyak faktor yang mempengaruhi loyalitas nasabah, di antaranya adalah citra bank dan kepuasan nasabah. Hal ini karena citra bank dan kepuasan nasabah yang tinggi akan menimbulkan perilaku loyal terhadap bank yang bersangkutan.
380
Dibaca

Persepsi Mahasiswa Terhadap Etika Akuntan Publik

Seorang akuntan dalam menjalankan profesinya diatur oleh suatu etika akuntan. Etika akuntan, yaitu norma perilaku yang mengatur hubungan antara akuntan dengan para klien, antara akuntan dengan teman sejawatnya, dan antara akuntan dengan masyarakat. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), sejak tahun 1973 telah mengesahkan “Kode Etik Akuntan Indonesia” yang telah mengalami revisi pada tahun 1986, dan terakhir pada tahun 1994. Dalam pasal 1 ayat (2) Kode Etik Akuntan Indonesia mengamanatkan setiap anggota harus mempertahankan integritas dan obyektivitas dalam melaksanakan tugasnya.
168
Dibaca

Pengaruh Partisipasi Pemakai Terhadap Kepuasan Pemakai Dalam Pengembangan Sistem Informasi Dengan Dukungan Manajemen Puncak, Komunikasi Pemakai Pengembang, Kompleksitas Tugas

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan secara empiris tentang pengaruh partisipasi pemakai terhadap kepuasan pemakai yang di moderasi oleh dukungan manajemen puncak, komunikasi pemakai-pengembang, kompleksitas tugas, keahlian pemakai dan pengaruh pemakai memoderasi pengaruh partisipasi pemakai dalam proses pengembangan sistem informasi di perusahaan manufaktur berbentuk PT di wilayah Surakarta, Karanganyar dan Sukoharjo. Berdasarkan tujuan penelitian tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode survey dengan menyampaikan kuesioner kepada manajer depertemen fungsional di perusahaan manufaktur berbentuk PT di Surakarta, Karanganyar dan Sukoharjo. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisa regresi sederhana dan Moderated Regression Analysis (MRA).
218
Dibaca

Analisis Pengaruh Laba Permanen Pada Kemampuan Prediksi Antara Laba Akuntansi Dan Arus Kas Operasi Dengan Arus Kas Operasi Masa Depan

Laporan keuangan merupakan bentuk utama dari pelaporan keuangan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi yang berguna bagi pihak-pihak yang berkepentingan dengan eksistensi perusahaan, termasuk diantaranya pihak manajemen, kreditur, pimpinan dan pihak lain yang menggunakan laporan keuangan sebagai bahan pertimbangan didalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi.Tetapi sekarang tujuan penggunaan laporan keuangan lebih ditekankan sebagai alat prediksi kemampuan perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para stakeholder di masa datang. Berdasarkan pernyataan SFAC No.1 mengenai tujuan pelaporan keuangan, maka usaha peningkatan pengungkapan laporan keuangan perlu dilakukan agar ketidak pastian di masa mendatang dapat diminimumkan.
1514
Dibaca

Analisis Investasi Dan Penentuan Portofolio Saham Optimal Di Bursa Efek Jakarta (Studi Komparatif Penggunaan Model Indek Tunggal Dan Model Random Pada Saham-Saham Indek LQ-45 Periode 2001-2003)

Dalam setiap pengambilan setiap keputusan investasi, seorang investor harus mempertimbangkan terlebih dahulu tingkat ketidakpastian atau risiko dan return saham yang akan diterima. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah penentuan portofolio dengan menggunakan Model Indek Tunggal dapat memberikan return yang maksimal dibandingkan dengan penentuan portofolio secara Random.
1776
Dibaca

Analisis Faktor-faktor Penentu Perbedaan Upah Pada Profesi Auditor

Profesi Auditor berkembang sejalan dengan perkembangan perekonomian negara. Profesi Auditor telah lama menjadi perhatian dari penelitian-penelitian yang berfokus pada isu-isu mengenai akuntan publik perempuan. Hal ini dikarenakan selama 20 tahun terakhir, jumlah perempuan yang memasuki profesi akuntan publik telah meningkat secara drastis. Oleh beberapa peneliti dunia telah dilakukan beberapa analisis tentang diskriminasi pada profesi auditor laki-laki dan wanita, banyak ditemukan prektek diskriminasi auditor menyangkut penerimaan, perlakuan, dan karir. Dalam praktek diskriminasi yang telah ditemukan tersebut ada kemungkinan diskriminasi terjadi dalam pemberian upah, yaitu secara diskriminatif upah antara auditor laki-laki dan wanita berbeda.
2135
Dibaca

Pengaruh Gender Dan Disiplin Akademis Terhadap Penilaian Etika Oleh Mahasiswa

Akuntan publik sebagai suatu profesi harus memperhatikan kualitas audit sehingga pengguna laporan keuangan dapat memperoleh informasi keuangan yang andal untuk memutuskan alokasi sumber-sumber ekonomi. Oleh karena berhubungandengan profesionalisme kerja, maka seorang akuntan harus memenuhi suatu etika profesi.
7732
Dibaca

Kecerdasan Emosional Remaja Ditinjau Dari Konsep Diri Dan Kualitas Komunikasi Antara Orangtua Dan Anak

Kecerdasan emosional dipandang sebagai satu aspek psikis yang sangat menentukan reaksi individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Kecerdasan intelektual tidak cukup untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan dalam hidup, tetapi dibutuhkan adanya kecerdasan emosional untuk keberhasilan individu dalam kehidupannya. Banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional, di antaranya adalah konsep diri dan kualitas komunikasi antara orangtua-anak.
4179
Dibaca

Kreativitas Remaja Ditinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua

Kreativitas adalah suatu proses dan cara berpikir yang mampu mengarahkan pada sesuatu yang baru dan tidak biasa dilakukan orang. Manusia adalah makhluk yang memiliki akal dan pikiran serta mampu mengoptimalkan potensi yang dimilikinya tersebut. Potensi yang dimiliki masing-masing individu mempunyai kadar dan tingkat yang berbeda-beda antara individu satu dengan yang lain. Namun potensi yang dimiliki individu tersebut dapat ditingkatkan, dan untuk meningkatkannya dibutuhkan faktor-faktor pendorong.
3715
Dibaca

Hubungan Antara Kematangan Sosial Dan Kecenderungan mencari Sensasi Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja

Masa remaja adalah masa dimana para remaja mencari jati diri, remaja juga sering kali terjerumus dalam pergaulan bebas dengan lawan jenis karena pengaruh pergaulan. Kematangan emosi yang dicapai para remaja menuntut para remaja untuk dapat berpikir dewasa dalam menghadapi permasalahan perkembangan organ seksualnya sehingga keinginan mencari sensasi dalam pergaulannya dapat tersalurkan dalam kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi dirinya.
2355
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Kharismatik Dan Budaya Organisasi Dengan Kinerja Karyawan

Perusahaan sebagai salah satu bentuk organisasi mempunyai tujuan yang berupa kinerja. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan diantaranya adalah kepemimpinan dan budaya organisasi. Suatu organisasi tanpa adanya pemimpin maka organisasi itu tidak dapat bertahan lama. Kepemimpinan Kharismatik dapat menghasilkan kinerja yang tinggi dikalangan pengikutnya hal ini dikarenakan bahwa orang-orang yang bekerja untuk pemimpin kharismatik termotivasi untuk mengeluarkan upaya kerja ekstra dan karena mereka menyukai pemimpin mereka.
2647
Dibaca

Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal Dan Etos Kerja Dengan Produktivitas Kerja

Masalah produktivitas kerja di Indonesia telah lama dibahas dan diperhatikan oleh berbagai pihak yang berkompeten. Hal ini mengingat produktivitas kerja di Indonesia masih belum memadai atau dengan kata lain masih rendah dilihat dari melimpahnya SDM yang kita miliki. Setiap perusahaan menginginkan agar produktivitas kerja karyawannya tinggi, karena dengan produktivitas kerja yang tinggi tidak hanya menguntungkan bagi perusahaan saja tetapi karyawan akan ikut serta menikmati hasil keuntungan perusahaan tersebut.
1735
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasional Dengan Motivasi Mengembangkan Karir

Motivasi mengembangkan karir merupakan salah satu perwujudan dari sikap berprestasi pada setiap karyawan yang sadar untuk maju. Apabila individu atau karyawan memliki motivasi terhadap karir maka tuntutan kerja dan pekerjaan yang begitu banyak harus dikerjakan sesuai target. Namun untuk mencapai tingkat karir tertentu bukanlah suatu hal yang sederhana.
2596
Dibaca

Kemampuan Menyelesaikan Masalah DItinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua Dan Keterbukaan Komunikasi Remaja Orang Tua

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja -orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja-orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah.