Search

Hasil pencarian: 97 ditemukan (tampil 1 - 40) :

6857
Dibaca

Kecerdasan Emosional Remaja Ditinjau Dari Konsep Diri Dan Kualitas Komunikasi Antara Orangtua Dan Anak

Kecerdasan emosional dipandang sebagai satu aspek psikis yang sangat menentukan reaksi individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Kecerdasan intelektual tidak cukup untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan dalam hidup, tetapi dibutuhkan adanya kecerdasan emosional untuk keberhasilan individu dalam kehidupannya. Banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional, di antaranya adalah konsep diri dan kualitas komunikasi antara orangtua-anak.
3224
Dibaca

Hubungan Antara Kematangan Sosial Dan Kecenderungan mencari Sensasi Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja

Masa remaja adalah masa dimana para remaja mencari jati diri, remaja juga sering kali terjerumus dalam pergaulan bebas dengan lawan jenis karena pengaruh pergaulan. Kematangan emosi yang dicapai para remaja menuntut para remaja untuk dapat berpikir dewasa dalam menghadapi permasalahan perkembangan organ seksualnya sehingga keinginan mencari sensasi dalam pergaulannya dapat tersalurkan dalam kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi dirinya.
2126
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Kharismatik Dan Budaya Organisasi Dengan Kinerja Karyawan

Perusahaan sebagai salah satu bentuk organisasi mempunyai tujuan yang berupa kinerja. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan diantaranya adalah kepemimpinan dan budaya organisasi. Suatu organisasi tanpa adanya pemimpin maka organisasi itu tidak dapat bertahan lama. Kepemimpinan Kharismatik dapat menghasilkan kinerja yang tinggi dikalangan pengikutnya hal ini dikarenakan bahwa orang-orang yang bekerja untuk pemimpin kharismatik termotivasi untuk mengeluarkan upaya kerja ekstra dan karena mereka menyukai pemimpin mereka.
1587
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasional Dengan Motivasi Mengembangkan Karir

Motivasi mengembangkan karir merupakan salah satu perwujudan dari sikap berprestasi pada setiap karyawan yang sadar untuk maju. Apabila individu atau karyawan memliki motivasi terhadap karir maka tuntutan kerja dan pekerjaan yang begitu banyak harus dikerjakan sesuai target. Namun untuk mencapai tingkat karir tertentu bukanlah suatu hal yang sederhana.
2231
Dibaca

Kemampuan Menyelesaikan Masalah DItinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua Dan Keterbukaan Komunikasi Remaja Orang Tua

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja -orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dan keterbukaan komunikasi remaja-orangtua dengan kemampuan menyelesaikan masalah.
1158
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pelaksanaan Testing Psikologi Dengan Kecemasan Calon Tenaga Kerja Job-Hoping

Seseorang yang akan menghadapi tes, apalagi tes psikologi akan merasa suatu ketidakpastian mengenai apa yang harus dipersiapkan, apa yang akan dihadapinya, dan bagaimana tes itu nanti akan dikenakan padanya (kecuali bila ia sudah berpengalaman dalam hal tes psikologi). Sering dijumpai orang akan merasa sangat gelisah dan cemas karena harus mengikuti tes psikologi.
2447
Dibaca

Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Penyesuaian Sosial Pada Remaja

Perkembangan remaja yang tersulit adalah berhubungan dengan penyesuaian sosialnya. Penyesuaian sosial erat kaitannya dengan kebutuhan yang sering muncul dalam diri remaja yaitu kebutuhan untuk berhubungan dengan teman dan ingkungannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyesuaian sosial remaja yaitu perilaku asertif. Remaja dengan perilaku asertif akan berani mengemukakan, menghargai serta menerima pikiran, perasaan dan pendapat orang lain secara terus terang.
2207
Dibaca

Hubungan Antara Pembentukan Identitas Diri Dengan Pertemanan Pada Remaja

Kualitas pertemanan merupakan penilaian baik buruknya suatu hubungan dalam berteman dengan menekankan adanya rasa percaya diantara teman tersebut. Kualitas pertemanan berkaitan dengan karakteristik dan kepribadian seseorang, karena hal tersebut mencerminkan kematangan dari seseorang tersebut.
1516
Dibaca

Analisis Asam Lemak Dalam Susu Kuda Secara Kromatografis Gas

Asam lemak merupakan salah satu makronutrien yang dibutuhkan manusia, kekurangan asam lemak tertentu (esensial) dapat menyebabkan kelainan pada kulit juga dapat menyebabkan penyakit pada pembuluh darah. Susu kuda telah diketahui mengandung asam lemak esensial yang dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Untuk mengetahui jenis dan seberapa kadar asam lemak dan lemak maka perlu dilakukan analisis dari susu kuda.
1417
Dibaca

Hubungan Antara Kemampuan Empati Dan Interaksi Teman Sebaya Dengan Kecenderungan Berperilaku Altruistik Pada Remaja

Perkembangan jaman yang terus bergulir ternyata membawa pengaruh pergeseran nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. Remaja yang diharapkan mempunyai kepekaan terhadap kebutuhan orang lain ternyata cenderung bersikap individualistis dan tidak mau memberikan pertolongan kepada orang lain. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini antara lain : (1) Ada hubungan antara kemampuan empati dan interaksi teman sebaya terhadap kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja, (2) Ada hubungan positif antara kemampuan empati dengan kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja, (3) Ada hubungan positif antara interaksi teman sebaya dengan kecenderungan berperilaku altruistik pada remaja.
1011
Dibaca

Perbedaan Sikap Kerja Antara Karyawan Tetap dan Karyawan dalam masa latihan (On The Job Training)

Sikap kerja pada karyawan menunjukkan perasaan senang atau tidak senang terhadap pekerjaannya. Sikap kerja yang tinggi dalam artian positif terlihat dari karyawan yang disiplin, ikut memajukan perusahaan, tidak malas, jujur, bekerja keras. Sikap kerja yang rendah dalam artian negative terlihat dari karyawan yang malas, mau bekerja kalau ada pengawasan, tidak disiplin, yang akhirnya akan merugikan perusahaan. Karyawan dengan sikap kerja yang positif biasanya memperoleh reward lebih dari perusahaan diantaranya yaitu memperoleh kenaikan status seperti pada karyawan dalam masa latihan (On The Job Training) ke karyawan tetap.
590
Dibaca

Hubungan Antara Kecerdasan Ruhaniah Dengan Etos Kerja Islami

Penyebab utama tidak unggul atau rendahnya etos kerja sejumlah besar orang Islam adalah pemahaman secara parsial terhadap ajaran agama Islam, pemahaman tersebut timbul dari interpretasi atau pemahaman keliru terhadap ajaran agama karena keberpihakan yang tidak proporsional kepada salah satu sisi dengan mengabaikan sisi lain, terutama antara ibadah ritual dengan kerja. Untuk itu diperlukan pemahaman terhadap ajaran agama Islam yang holistis dan proporsional untuk dapat meluruskan pandangan yang keliru terhadap pentingnya aktivitas kerja supaya dapat meningkatkan etos kerja umat Islam. Pemahaman Islam yang holistis dan proporsional dapat ditemukan pada tipe orang yang memiliki kecerdasan ruhaniah yang tinggi.
759
Dibaca

Hubungan Antara Sikap Terhadap Kebisingan Lingkungan Kerja Dengan Perilaku Agresi Pada Karyawan

Didalam perusahaan faktor lingkungan kerja yang nyaman sangat diperlukan. Pelaksanaan kerja dengan menggunakan alata-alat berat seperti mesin penenun memungkinkan adanya paparan bunyi yang tidak diinginkan yang disebut dengan kebisingan. Sikap karyawan dalam menghadapi kebisingan lingkungan kerja berbeda-beda antar satu dengan yang lainnya. Salah satu dampak dari kebisingan lingkungan kerja adalah kondisi emosi yang kurang stabil yang dapat mengarah pada perilaku-perilaku agresi.
1817
Dibaca

Hubungan Antara Penerimaan Diri Dengan Interaksi Sosial Pada Remaja

Masa remaja adalah masa transisi dari masa anak-anak menuju dewasa, dimana pada masa ini remaja sudah mulai belajar untuk bermasyarakat, remaja tidak akan lepas tanpa kehadiran individu lain. Interaksi sosial adalah hubungan dua individu atau lebih dan bereaksi terhadap pengaruh yang dirasakannya serta terjadi saling ketergantungan antar individu untuk mencapai hasil-hasil yang positif untuk dapat diterima disebuah lingkungan baru.
670
Dibaca

Hubungan Antara Self-Eficacy Dengan Tingkat Stress Kerja

Setiap orang memiliki kemampuan berbeda untuk menyangga beban pekerjaannya. Di antara mereka barangkali ada yang cocok untuk beban fisik, mental, atau sosial atas pekerjaan yang ditekuni. Apapun jenis dan namanya pekerjaan, secara umum mereka hanya mampu memikul beban sampai suatu batas tertentu, bahkan ada beban yang dirasa optimal bagi seseorang untuk dapat memikulnya, namun bagi yang lain sebaliknya. Di dalam bekerja karyawan akan dihadapkan pada serangkaian tugas dan situasi kerja yang menuntut karyawan tersebut untuk mampu mengatasi situasi kerja tertentu dan mampu menyelesaikan tugas.
644
Dibaca

Pengaruh Outbound Management Training Terhadap Peningkatan Motivasi Kerjasama

Kerjasama adalah kepedulian satu orang atau satu pihak dengan orang atau pihak lain yang tercermin dalam suatu kegiatan yang menguntungkan semua pihak dengan prinsip saling percaya, menghargai dan adanya norma yang mengatur, makna kerjasama dalam hal ini adalah kerjasama dalam konteks organisasi, yaitu kerja antar anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi (seluruh anggota). Mencermati pentingnya kerjasama dalam mencapai tujuan bersama sebuah tim, maka bukanlah hal yang berlebihan manakala pelatihan kerjasama atau pelatihan alam terbuka (outbound management training) menjadi pilihan untuk meningkatkan motivasi kerjasama.PENGARUH OUTBOUND MANAGEMENT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI KERJASAMA
505
Dibaca

Hubungan Persepsi Terhadap Sertifikasi Halal Dengan Minat Membeli

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pangan, obat-obatan dan kosmetika dewasa ini sungguh sangat luar biasa. Jika dahulu pengolahan serta pemanfaatan bahan baku dari alam dengan cara yang sederhana, sehingga kehalalan produk masih teridentifikasi dengan jelas. Namun kini, dengan adanya persaingan dan kemajuan IPTEK para pemasar berupaya keras untuk memenuhi selera konsumen dan berusaha untuk menarik minat membeli para konsumen, sehingga berbagai macam produk makanan dengan mempergunakan berbagai bahan-bahan makanan tambahan yang bermunculan sehingga untuk mengetahui kehalalan dan kesucian produk makanan yang kita komsumsi persoalannya menjadi tidak menjadi sesederhana itu.
568
Dibaca

Hubungan Antara Kecenderungan Berpikir Positif Dengan Kebermaknaan Hidup Pada Perawat

Perawat merupakan faktor penting yang ikut memberi kontribusi yang besar untuk suksesnya sebuah rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Bertindak positif dengan didasari pemikiran bahwa bila membiasakan diri melakukan tindakan positif akan memberi dampak terhadap perkembangan pribadi dan kehidupan sosialnya. Hal ini menunjukkan bahwa mencari aspek positif dalam hidupnya dan adanya sikap berprilaku baik terhadap orang lain merupakan wujud dari tingginya kebermaknaan hidup seseorang. Berdasarkan hal tersebut diatas penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecenderungan berpikir positif dengan kebermaknaan hidup.
1255
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pola Asuh Orangtua Dengan Kemandirian Belajar Pada Siswa SMP Muhammadiyah Salatiga

Perilaku mandiri merupakan aspek penting bagi individu dalam proses belajar mengajar serta berdampak positif pada kualitas belajar individu karena menyangkut inisiatif individu. Kemampuan individu untuk dapat mandiri tidak terbentuk dengan sendirinya. Keluarga berperan penting dalam menumbuhkan kemandirian anak. Keluarga, khususnya pola asuh yang diterapkan orangtua mempunyai pengaruh yang paling berarti bagi proses pendidikan individu. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orang tua dengan kemandirian belajar. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan antara persepsi terhadap pola asuh orangtua dengan kemandirian belajar dan ada perbedaan kemandirian belajar ditinjau dari tipe pola asuh orangtua.
1368
Dibaca

Hubungan Antara Kecemasan Dalam Komunikasi Interpersonal Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja Akhir

Kemampuan menyesuaikan diri merupakan usaha untuk mencapai keharmonisan dan keseimbangan dengan lingkungan. Demikian halnya dengan mahasiswa kost, sesama anak kost harus menjaga komunikasi dengan baik, jika tidak bisa, maka akan timbul masalah-masalah seperti tidak kerasan, kurang fokus pada kuliah dan masih banyak lagi masalah yang dapat ditimbulkan. Remaja yang dapat berkomunikasi dengan baik dan lancar maka tidak akan mengalami kesulitan yang berarti dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, tetapi bagi remaja yang kurang dalam berkomunikasi akan menimbulkan masalah-masalah dalam menyesuaikan diri.
750
Dibaca

Hubungan Antara Sikap Terhadap Iklan Kosmetik Di Televisi Dengan Perilaku Konsumtif

Membaiknya perekonomian di Indonesia, salah satunya ditandai dengan semakin banyaknya iklan yang menawarkan barang dan jasa, seperti iklan kosmetik, makanan, iklan produk elektronik dan sebagainya. Iklan-iklan tersebut terkadang sering membuat konsumen tergoda, terutama remaja, padahal apa yang ditawarkan oleh iklan belum tentu cocok. Perilaku konsumtif yang ditunjukkan oleh remaja terkadang hanya untuk menunjukkan gengsi bukan karena kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap terhadap iklan di televisi dengan perilaku konsumtif. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara sikap terhadap iklan kosmetik di televisi dengan perilaku konsumtif.
660
Dibaca

Hubungan Antara Tingkat Religiusitas Dengan Motivasi Meninggalkan Profesi Pekerja Seks Komersial Di Lokalisasi Sunan Kuning Semarang

Pekerja seks komersial baik yang di dalam lokalisasi maupun yang berada di luar lokalisasi (liar) mereka sama-sama berdampak yang tidak baik bagi keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat. Hal tersebut disebabkan karena dengan adanya PSK yang mangkal di suatu tempat maka sekitar tempat tersebut akan menjadi ramai dan suasana akan menjadi tidak tertib dan juga di tempat tersebut rawan terhadap orang-orang mabuk yang sering mengganggu siapa saja yang bisa dijumpai bahkan rawan perampasan, penodongan. Bagi lingkungan lokalisasi sedikit ada perbedaan di mana suasananya lebih bisa dikendalikan daripada lingkungan di luar lokalisasi Salah satu upaya untuk menanggulangi kegiatan prostitusi adalah dengan menumbuhkan suatu motivasi dari para pekerja seks komersial supaya meninggalkan profesinya. Salah satu faktor yang dapat menumbuhkan motivasi meninggalkan profesi pekerja seks yaitu tingkat religiusitas.
854
Dibaca

Pengaruh Pelatihan Relaksasi Untuk Mengatasi Gangguan Insomnia Pada Mahasiswa

Kesulitan tidur atau insomnia adalah keluhan tentang kurangnya kualitas tidur yang disebabkan oleh satu dari; sulit memasuki tidur, sering terbangun malam kemudian kesulitan untuk kembali tidur, bangun terlalu pagi, dan tidur yang tidak nyenyak. Insomnia tidak disebabkan oleh sedikitnya seseorang tidur, karena setiap orang memiliki jumlah jam tidur sendiri-sendiri. Tapi yang menjadi penekanan adalah akibat yang ditimbulkan oleh kurangnya tidur pada malam hari seperti kelelahan, kurang gairah, dan kesulitan berkonsentrasi ketika beraktivitas Treatment yang sering dilakukan untuk mengurangi insomnia umumnya dilakukan dengan memakai obat tidur. Namun pemakaian yang berlebihan membawa efek samping kecanduan, bila overdosis dapat membahayakan pemakainnya. Dalam literatur psikologi salah satu terapi perilaku (behavior therapy) adalah terapi relaksasi Terapi ini sudah banyak digunakan baik untuk penurunan ketegangan, atau mencapai kondisi tenang.
541
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Konflik Orangtua Dengan Kecenderungan Narsistik Pada Peragawati

Bagi seorang peragawati penampilan prima dan daya tarik fisik sangatlah penting karena dapat mempengaruhi popularitas dan karirnya, sehingga wajar bila seorang model memiliki perhatian terhadap diri atau kecenderungan narsistik yang berkaitan dengan penampilan. Apabila seorang model memiliki persepsi berbeda terhadap konflik orangtuanya, bisa positif dan negatif. Bila mempersepsi konflik orangtua secara positif akan meningkatkan rasa optimis, namun jika berlebihan justru akan memunculkan perasaan over confidence, egois, superior, dan otoriter. Lalu individu akan merasa bahwa dirinya paling menarik dan cenderung tidak memikirkan orang lain. Sehingga bisa dikatakan bahwa model tersebut memiliki narsisme yang tinggi. Sebaliknya jika mempersepsi terhadap konflik orangtua secara negatif akan muncul perasaan inferior dan rendah diri. Lalu individu tersebut akan selalu merasa kurang menarik dan menjadi canggung dalam bergaul. Hal ini bisa dikatakan model tersebut memiliki kecenderungan narsisme rendah.
841
Dibaca

Hubungan Antara Dukungan Sosial Aktualisasi Diri Pada Remaja Penyandang Cacat Tubuh

Cacat tubuh yang disandang oleh remaja bisa menimbulkan masalah baik secara fisik maupun psikologis. Masalah secara fisik berupa gangguan kemampuan fisik untuk melakukan aktifitas hidup harian. Sedangkan secara psikologis dapat menimbulkan perasaan rendah diri, mudah tersinggung, serta pesimistis. Selain masalah tersebut remaja penyandang cacat tubuh juga mendapatkan masalah dari keluarga maupun masyarakat. Masalah dari keluarga bisa berupa tindakan isolasi terhadap anaknya yang menyandang cacat untuk menyembunyikan rasa malu karena punya anak cacat. Sedangkan masyarakat masih sering menganggap remeh penyandang cacat tubuh dan belum luasnya kesetiakawanan sosial dan partisipasi masyarakat di dalam menangani permasalahan penyandang cacat tubuh.
984
Dibaca

Hubungan Intensitas Pendidikan Seks Oleh Orangtua Dengan Sikap Terhadap Hubungan Seks Pra Nikah Pada Siswa SMUN 3 Slawi

Tingginya perilaku hubungan seksual sebelum menikah dikalangan remaja merupakan adanya indikator yang nyata akan adanya pergeseran nilai sosial. Hal ini ditunjukkan dengan kenyataan yang terjadi saat sekarang ini bahwa perilaku hubungan seksual sebelum menikah banyak terjadi dikalangan remaja yang masih berada dalam taraf pendidikan dan belum terikat dalam lembaga perkawinan. Sikap terhadap hubungan seks sebelum menikah dipengaruhi oleh ketidak tahuan remaja tentang masalah seksualitas. Untuk mendapatkan informasi-informasi yang benar, remaja memerlukan orang dewasa yang mampu memahami dan memperlakukan dirinya secara bijaksana dan di pihak yang paling dekat dengan remaja adalah lingkungan keluarga.
1442
Dibaca

Sikap Tarhadap Perilaku Seks Bebas Ditinjau Dari Persepsi Komunikasi Seksualitas Orang Tua Anak Dan Interaksi Teman Sebaya

Individu mengalami banyak perubahan baik secara fisik maupun psikis pada masa remaja. Perubahan fisik antara lain ditandai dengan makin matangnya organ-organ seksual, sedangkan secara psikis antara lain ditandai dengan makin kuatnya keinginan untuk menyalurkan dorongan seksual. Timbulnya dorongan seksual menyebabkan rasa ingin tahu dalam diri remaja mengenai hal-hal yang berhubungan dengan seksual, sehingga menimbulkan sikap yang berbeda-beda terhadap seks. Orang tua diharapkan dapat menjadi sumber informasi mengenai masalah seksualitas yang bertanggungjawab dan paling aman bagi remaja, bukan sumber yang lain yang bersifat cabul misalnya teman sebaya.
730
Dibaca

Hubungan Antara Kecemasan Terhadap Sempitnya Lapangan Pekerjaan Dengan Minat Berwiraswasta

Krisis ekonomi yang melanda Indonesia menyebabkan terjadi banyaknya pengangguran. Rasa cemas akan sempitnya lapangan pekerjaan dapat muncul karena adanya faktor situasi-situasi, dimana semakin sulitnya dan semakin berkurangnya lapangan pekerjaan yang dapat dimasuki kelak setelah mahasiswa menyelesaikan studinya terlebih-lebih kaitannya dengan kondisi krisis ekonomi saat ini. Cemas tidaknya seseorang terhadap sempitnya lapangan pekerjaan bukan berasal dari pengakuan umum. Diharapkan apabila seseorang merasa cemas terhadap kesempatan lapangan pekerjaan dan menyadaribahwa ia harus memecahkan masalah tersebut, maka akan timbul prakarsa, ide–ide yang cemerlang untuk mencari terobosan guna menanggulangi keterbatasan lapangan pekerjaan karena semakin tingginya tingkat persaingan kerja. Terobosan yang dapat dilakukan antara lain menumbuhkan minat untuk berwirausaha.
756
Dibaca

Hubungan Antara Citra Raga Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja

Citra raga merupakan gambaran fisik seseorang yang meliputi penampilan dan figur diri dalam pengamatan orang lain. Citra raga yang positif akan menimbulkan rasa aman, rasa puas, rasa percaya diri, keyakinan diri yang kuat dan konsep diri yang sehat. Remaja yang berhasil dalam mengatasi masalah yang berkaitan dengan penyesuaian diri, sehingga akan terlepas dari rasa kecewa, ketegangan dan konflik-konflik batin. Sebaliknya kegagalan remaja dalam mengatasi masalahnya akan menimbulkan kekecewaan, sehingga akan mengganggu kestabilan psikisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara citra raga dengan penyesuaian diri.
1171
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Demokratis Dengan Kepuasan Kerja Karyawan

Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor dalam pekerjaan yang cukup penting karena dapat mempengaruhi jalannya perusahaan secara keseluruhan. Putusnya komunikasi antara pimpinan dan karyawan sangat berpengaruh terhadap jalannya roda organisasi. Hal ini harus menjadi perhatian seorang pimpinan dalam penerapan kebijaksanaan. Persepsi karyawan terhadap gaya kepemimpinan yang diterapkan pimpinan akan berpengaruh terhadap semangat kerja. Pekerja akan merasa memiliki kepuasan kerja apabila ia merasa dihargai sebagai manusia bukan sebagai mesin yang dapat menghasilkan barang.
667
Dibaca

Hubungan Antara Berpikir Kreatif Dengan Prestasi Kerja Pada Penyiar Radio

Prestasi kerja karyawan yang tinggi tentunya sangat diharapkan oleh perusahaan manapun, karena akan mempermudah dan memperlancar perusahaan dalam meraih tujuan yang telah ditentukan, tidak terkecuali pada penyiar radio. Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi kerja penyiar radio, diantaranya adalah berpikir kreatif. Modal utama dari seorang penyiar adalah komunikasi dengan penggemarnya dan ini dibutuhkan kreativitas. Berpikir kreatif menjelaskan tentang sarana untuk membantu meningkatkan sumber daya manusia dalam informasi dan komunikasi sosial yang dapat dikembangkan agar seseorang mempunyai kredibilitas yang baik dalam pergaulan maupun dalam masyarakat sosial serta merupakan sarana kompetisi bagi individu.
1008
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Dengan Loyalitas Kerja

Manusia dalam lingkungan kerja harus mampu bekerjasama dengan seluruh komponen yang terlibat dalam suatu perusahaan, perilaku pemimpin akan dipersepsikan oleh bawahannya sehingga hal ini akan mempengaruhi loyalitas kerja karyawan. Persepsi terhadap gaya kepemimpinan adalah proses kognitif karyawan dalam menilai, mengevaluasi dan menafsirkan perilaku kepemimpinan yang diterapkan oleh perusahaan baik yang berorientasi pada tugas maupun yang berorientasi pada bawahan dalam rangka mencapai tujuan perusahaan. Loyalitas kerja adalah keadaan dan aktivitas yang menyangkut fisik, psikis dan sosial yang menyebabkan individu mempunyai dorongan yang kuat untuk tetap menjadi anggota perusahaan, taat pada peraturan, bertanggung jawab, dan sikap kerja kerja.
742
Dibaca

Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Profesionalisme Kerja Penyiar Radio

Dunia usaha menyadari betapa pentingnya menempatkan tenaga kerja yang profesional. Hal ini bukan saja karena tuntutan zaman, tetapi juga karena persaingan yang ketat dalam dunia usaha itu sendiri. Pemilihan tenaga kerja yang profesional tentunya akan membawa dampak yang positif bagi perusahaan, tujuan serta visi dan misi perusahaan akan lebih mudah tercapai. Radio sebagai salah satu bentuk usaha atau perusahaan, mengalami hal sama, yaitu menghadapi suatu bentuk kompetisi. Banyaknya usaha-usaha yang sejenis atau banyaknya bermunculan radio sebagai penyebab kompetisi tersebut.
1000
Dibaca

Hubungan Tingkat Kematangan Sosial Dengan Kohesivitas Kelompok Pada Mahasiswa Aktivis Organisasi

Kohesivitas kelompok merupakan suatu keadaan kelompok yang memiliki solidaritas yang tinggi, bekerjasama dengan baik dan mempunyai komitmen bersama yang kuat untuk mencapai tujuan kelompok sehingga anggota kelompoknya merasa puas. Dalam kelompok yang kohesif anggotanya mempersepsi anggota kelompok yang lain secara positif sehingga konflik dan pertentangan selalu diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Suatu lingkungan kelompok yang kohesif dapat dibentuk individu dengan tercapainya kematangan sosial yang dibutuhkan untuk mengembangkan dirinya.
866
Dibaca

Hubungan Antara Konformitas Dan Kreatifitas Siswa Dengan Interaksi Sosial Di Sekolah

Seorang murid semestinya tidak hanya diajarkan tentang suatu pengetahuan atau suatu ilmu. Seorang murid juga harus diajarkan bagaimana mengambil sikap, supaya nantinya bisa mengambil sikap atas suatu fenomena sosial yang ada dalam berinteraksi sosial di sekolah. Kreativitas merupakan kemampuan untuk membuat kombinasi baru yang berdasarkan data informasi atau unsur-unsur yang ada. Konformitas adalah penyesuaian terhadap kelompok sosial karena adanya tuntutan dari kelompok tersebut untuk menyesuaikan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas dan kreativitas siswa dengan interaksi sosial di sekolah.
742
Dibaca

Hubungan Antara Motivasi Berafiliasi Dengan Sikap Terhadap Perilaku Altruistik Pada Remaja Penyandang Cacat

Kehidupan masyarakat modern ternyata tidak hanya kering secara fisik, karena yang tumbuh bukan lagi pepohonan melainkan gedung-gedung bertingkat yang berdiri menjulang ke atas, tetapi juga kering secara psikis, karena motivasi manusiawi dalam hubungan personal semakin menipis, apalagi di kota-kota besar yang cenderung individualistis dan pragmatis, prinsip untung rugi dan timbal balik sering kali diterapkan pada segala sesuatunya. Begitupula dalam kehidupan pada masa remaja, terlebih para remaja penyandang cacat. Altruistik adalah perilaku menolong orang lain tanpa pamrih.
1062
Dibaca

Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Penyesuaian Sosial Pada Waria

Waria atau wanita-pria adalah individu yang memiliki kelainan identitas diri yaitu laki-laki yang mengidentifikasikan dirinya sebagai wanita. Sosok dengan dua karakter (feminine dan maskuline) sekaligus ini tidak jarang yang mendapatkan penolakan dari keluarga dan masyarakat karena kehidupan waria yang dekat dengan dunia prostitusi dan keanehan perilaku serta penampilan luar waria masih menjadi pusat perhatian dan pergunjingan, keadaan ini yang akhirnya menyeret waria untuk berkoloni dengan sejenisnya. Tingkat pendidikan yang rendah dan peluang kerja yang sempit menghambat waria untuk menjadi sumber daya manusia yang berkwalitas.
1204
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Siswa Terhadap Karakteristik Guru Bimbingan Dan Konseling Dengan Motivasi Berkonsultasi

Masa remaja adalah perubahan dan perkembangan emosional, fisik, dan sosial yang cepat dan berbeda-beda dari masa-masa sebelumnya, masa ini tidak bisa dikekang dan tidak boleh terlalu diberi kebebasan bertindak. Masa yang membutuhkan bimbingan dan bantuan agar terhindar dari perilaku yang merugikan baik bagi dirinya atau bagi lingkungan. Bimbingan dan konseling sebagian dari tugasnya adalah membantu dan membimbing remaja menemukan potensi-potensi dalam diri remaja khususnya di sekolah.
1306
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Otoriter Dan Komunikasi Interpersonal Dengan Kepuasan Kerja

Kepuasan kerja merupakan perasaan positif terhadap tugas-tugas dan masalah-masalah yang dihadapi dalam bekerja didapatkan suatu hasil kerja yang berkualitas dan kebahagiaan dalam bekerja. Persepsi terhadap gaya kepemimpinan otoriter adalah penafsiran seseorang terhadap gaya pemimpin yang membuat keputusan sendiri karena kekuasaan terpusat pada satu atau diri pemimpin itu sendiri. Komunikasi interpersonal adalah suatu kegiatan komunikasi yang dilakukan secara langsung oleh dua orang atau lebih sebagai komunikan dan komunikator dengan tujuan untuk mengubah sikap, pendapat dan pikiran yang berlangsung secara dialogis.
1010
Dibaca

Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Perilaku Seksual Pra Nikah Anak Jalanan Di Rumah Singgah Anak Bangsa Semarang

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pra nikah adalah faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal adalah faktor yang berada di luar diri individu, sedangkan faktor internal adalah karakteristik psikologis yang salah satunya adalah kecerdasan emosional.