Search

Hasil pencarian: 56 ditemukan (tampil 1 - 40) :

6882
Dibaca

Kecerdasan Emosional Remaja Ditinjau Dari Konsep Diri Dan Kualitas Komunikasi Antara Orangtua Dan Anak

Kecerdasan emosional dipandang sebagai satu aspek psikis yang sangat menentukan reaksi individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Kecerdasan intelektual tidak cukup untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan dalam hidup, tetapi dibutuhkan adanya kecerdasan emosional untuk keberhasilan individu dalam kehidupannya. Banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional, di antaranya adalah konsep diri dan kualitas komunikasi antara orangtua-anak.
3648
Dibaca

Kreativitas Remaja Ditinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua

Kreativitas adalah suatu proses dan cara berpikir yang mampu mengarahkan pada sesuatu yang baru dan tidak biasa dilakukan orang. Manusia adalah makhluk yang memiliki akal dan pikiran serta mampu mengoptimalkan potensi yang dimilikinya tersebut. Potensi yang dimiliki masing-masing individu mempunyai kadar dan tingkat yang berbeda-beda antara individu satu dengan yang lain. Namun potensi yang dimiliki individu tersebut dapat ditingkatkan, dan untuk meningkatkannya dibutuhkan faktor-faktor pendorong.
2129
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Kharismatik Dan Budaya Organisasi Dengan Kinerja Karyawan

Perusahaan sebagai salah satu bentuk organisasi mempunyai tujuan yang berupa kinerja. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan diantaranya adalah kepemimpinan dan budaya organisasi. Suatu organisasi tanpa adanya pemimpin maka organisasi itu tidak dapat bertahan lama. Kepemimpinan Kharismatik dapat menghasilkan kinerja yang tinggi dikalangan pengikutnya hal ini dikarenakan bahwa orang-orang yang bekerja untuk pemimpin kharismatik termotivasi untuk mengeluarkan upaya kerja ekstra dan karena mereka menyukai pemimpin mereka.
1162
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pelaksanaan Testing Psikologi Dengan Kecemasan Calon Tenaga Kerja Job-Hoping

Seseorang yang akan menghadapi tes, apalagi tes psikologi akan merasa suatu ketidakpastian mengenai apa yang harus dipersiapkan, apa yang akan dihadapinya, dan bagaimana tes itu nanti akan dikenakan padanya (kecuali bila ia sudah berpengalaman dalam hal tes psikologi). Sering dijumpai orang akan merasa sangat gelisah dan cemas karena harus mengikuti tes psikologi.
2210
Dibaca

Hubungan Antara Pembentukan Identitas Diri Dengan Pertemanan Pada Remaja

Kualitas pertemanan merupakan penilaian baik buruknya suatu hubungan dalam berteman dengan menekankan adanya rasa percaya diantara teman tersebut. Kualitas pertemanan berkaitan dengan karakteristik dan kepribadian seseorang, karena hal tersebut mencerminkan kematangan dari seseorang tersebut.
4450
Dibaca

Hubungan Antara Informasi Prabedah Dengan Kecemasan Pasien Praoperasi Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah

Salah satu masalah individu ketika sakit adalah kecemasan, apalagi jika individu harus menjalani tindakan medis yaitu operasi dan berperan sebagai pasien. Kecemasan yang timbul dalam diri pasien dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk yang dialami pasien preoperasi. Pasien dapat merasa cemas berkaitan dengan penyakitnya, pengobatan dan pemeriksaan diagnosis yang dihadapi.
2089
Dibaca

Hubungan Antara Faktor Demografi Dengan Terjadinya Depresi Pada Lanjut Usia

Kemajuan ekonomi, perbaikan lingkungan hidup dan majunya ilmu pengetahuan, khususnya dibidang ilmu kedokteran meningkatkan umur harapan hidup. Akibatnya jumlah Manusia lanjut usia (lansia) akan bertambah, baik disadari atau tidak, secara naluri semua orang ingin mencapai usia sepanjang mungkin (Gunadi, 1984). Walau belum ada kesepakatan, umumnya lansia di Indonesia adalah diatas 60 th atau 65 th. Angka ini diperkirakan akan naik menjadi 7-9 % pada tahun 2000.
1015
Dibaca

Hubungan Antara Budaya Organisasi Dengan Disiplin Kehadirab Kerja Pada Karyawan Operasional

Pengaruh budaya organisasi mempunyai arti penting bagi individu yang bekerja didalamnya, karena budaya organisasi ini akan mempengaruhi baik secara langsung atau tidak langsung terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi yang kuat akan meningkatkan kinerja individu secara keseluruhan dan berpengaruh positif pada perilaku karyawan, sehingga menimbulkan kinerja yang baik dan merangsang disiplin kerja yang tinggi. Disamping itu pemahaman karyawan terhadap budaya organisasi membawa pengaruh yang besar bagi pencapaian tujuan organisasi dan disiplin kerja karyawan itu sendiri. Karyawan yang memahami budaya organisasi secara mendalam akan merangsang disiplin kerja yang tinggi.
675
Dibaca

Hubungan Antara Self-Eficacy Dengan Tingkat Stress Kerja

Setiap orang memiliki kemampuan berbeda untuk menyangga beban pekerjaannya. Di antara mereka barangkali ada yang cocok untuk beban fisik, mental, atau sosial atas pekerjaan yang ditekuni. Apapun jenis dan namanya pekerjaan, secara umum mereka hanya mampu memikul beban sampai suatu batas tertentu, bahkan ada beban yang dirasa optimal bagi seseorang untuk dapat memikulnya, namun bagi yang lain sebaliknya. Di dalam bekerja karyawan akan dihadapkan pada serangkaian tugas dan situasi kerja yang menuntut karyawan tersebut untuk mampu mengatasi situasi kerja tertentu dan mampu menyelesaikan tugas.
508
Dibaca

Hubungan Persepsi Terhadap Sertifikasi Halal Dengan Minat Membeli

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pangan, obat-obatan dan kosmetika dewasa ini sungguh sangat luar biasa. Jika dahulu pengolahan serta pemanfaatan bahan baku dari alam dengan cara yang sederhana, sehingga kehalalan produk masih teridentifikasi dengan jelas. Namun kini, dengan adanya persaingan dan kemajuan IPTEK para pemasar berupaya keras untuk memenuhi selera konsumen dan berusaha untuk menarik minat membeli para konsumen, sehingga berbagai macam produk makanan dengan mempergunakan berbagai bahan-bahan makanan tambahan yang bermunculan sehingga untuk mengetahui kehalalan dan kesucian produk makanan yang kita komsumsi persoalannya menjadi tidak menjadi sesederhana itu.
569
Dibaca

Hubungan Antara Kecenderungan Berpikir Positif Dengan Kebermaknaan Hidup Pada Perawat

Perawat merupakan faktor penting yang ikut memberi kontribusi yang besar untuk suksesnya sebuah rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Bertindak positif dengan didasari pemikiran bahwa bila membiasakan diri melakukan tindakan positif akan memberi dampak terhadap perkembangan pribadi dan kehidupan sosialnya. Hal ini menunjukkan bahwa mencari aspek positif dalam hidupnya dan adanya sikap berprilaku baik terhadap orang lain merupakan wujud dari tingginya kebermaknaan hidup seseorang. Berdasarkan hal tersebut diatas penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecenderungan berpikir positif dengan kebermaknaan hidup.
1373
Dibaca

Hubungan Antara Kecemasan Dalam Komunikasi Interpersonal Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja Akhir

Kemampuan menyesuaikan diri merupakan usaha untuk mencapai keharmonisan dan keseimbangan dengan lingkungan. Demikian halnya dengan mahasiswa kost, sesama anak kost harus menjaga komunikasi dengan baik, jika tidak bisa, maka akan timbul masalah-masalah seperti tidak kerasan, kurang fokus pada kuliah dan masih banyak lagi masalah yang dapat ditimbulkan. Remaja yang dapat berkomunikasi dengan baik dan lancar maka tidak akan mengalami kesulitan yang berarti dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, tetapi bagi remaja yang kurang dalam berkomunikasi akan menimbulkan masalah-masalah dalam menyesuaikan diri.
754
Dibaca

Hubungan Antara Sikap Terhadap Iklan Kosmetik Di Televisi Dengan Perilaku Konsumtif

Membaiknya perekonomian di Indonesia, salah satunya ditandai dengan semakin banyaknya iklan yang menawarkan barang dan jasa, seperti iklan kosmetik, makanan, iklan produk elektronik dan sebagainya. Iklan-iklan tersebut terkadang sering membuat konsumen tergoda, terutama remaja, padahal apa yang ditawarkan oleh iklan belum tentu cocok. Perilaku konsumtif yang ditunjukkan oleh remaja terkadang hanya untuk menunjukkan gengsi bukan karena kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap terhadap iklan di televisi dengan perilaku konsumtif. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara sikap terhadap iklan kosmetik di televisi dengan perilaku konsumtif.
843
Dibaca

Hubungan Antara Dukungan Sosial Aktualisasi Diri Pada Remaja Penyandang Cacat Tubuh

Cacat tubuh yang disandang oleh remaja bisa menimbulkan masalah baik secara fisik maupun psikologis. Masalah secara fisik berupa gangguan kemampuan fisik untuk melakukan aktifitas hidup harian. Sedangkan secara psikologis dapat menimbulkan perasaan rendah diri, mudah tersinggung, serta pesimistis. Selain masalah tersebut remaja penyandang cacat tubuh juga mendapatkan masalah dari keluarga maupun masyarakat. Masalah dari keluarga bisa berupa tindakan isolasi terhadap anaknya yang menyandang cacat untuk menyembunyikan rasa malu karena punya anak cacat. Sedangkan masyarakat masih sering menganggap remeh penyandang cacat tubuh dan belum luasnya kesetiakawanan sosial dan partisipasi masyarakat di dalam menangani permasalahan penyandang cacat tubuh.
734
Dibaca

Hubungan Antara Kecemasan Terhadap Sempitnya Lapangan Pekerjaan Dengan Minat Berwiraswasta

Krisis ekonomi yang melanda Indonesia menyebabkan terjadi banyaknya pengangguran. Rasa cemas akan sempitnya lapangan pekerjaan dapat muncul karena adanya faktor situasi-situasi, dimana semakin sulitnya dan semakin berkurangnya lapangan pekerjaan yang dapat dimasuki kelak setelah mahasiswa menyelesaikan studinya terlebih-lebih kaitannya dengan kondisi krisis ekonomi saat ini. Cemas tidaknya seseorang terhadap sempitnya lapangan pekerjaan bukan berasal dari pengakuan umum. Diharapkan apabila seseorang merasa cemas terhadap kesempatan lapangan pekerjaan dan menyadaribahwa ia harus memecahkan masalah tersebut, maka akan timbul prakarsa, ide–ide yang cemerlang untuk mencari terobosan guna menanggulangi keterbatasan lapangan pekerjaan karena semakin tingginya tingkat persaingan kerja. Terobosan yang dapat dilakukan antara lain menumbuhkan minat untuk berwirausaha.
1119
Dibaca

Kedisiplinan Belajar Ditinjau Dari Status Pekerjaan Orang Tua

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia memerlukan kedisiplinan untuk mengerjakan suatu kegiatan proses belajar. Disiplin mendorong individu untuk berbuat atau menjalankan suatu peraturan yang ada pada lingkungannya. Pada dasarnya kedisiplinan merupakan suatu sikap, tingkah laku yang sesuai dengan peraturan suatu organisasi, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Dalam penelitian ini, kedisiplinan dipengaruhi oleh faktor psikologis, faktor perseorangan, faktor sosial, dan faktor lingkungan. Selain itu kedisiplinan belajar dipengaruhi oleh disiplin belajar, penghindaran dari kegagalan, dan pengharapan keberhasilan.
767
Dibaca

Hubungan Antara Kemandirian Dengan Kecenderungan Depresi

Remaja sebagai calon generasi penerus bangsa diharapkan untuk ikut serta mengisi pembangunan. Remaja yang dapat ikut serta mengisi pembangunanadalah remaja yang menguasai lingkungan, bukan remaja yang terbawa arus lingkungan. Agar remaja dapat ikut aktif mengisi pembangunan maka perlu ditingkatkan kualitas kepribadiannya. Salah satu unsur kepribadian yang penting adalah kemandirian. Remaja yang mandiri akan mampu untuk mengatasi masalah yang dihadapinya.Salahsatupermasalahanyangdihadapiremajaadalah kecenderungan untuk depresi. Keadaan depresi menyebabkan pikiran mereka didominasi oleh konsep kehilangan atau suatu yang bermakna telah hilang, sehingga mempengaruhi pola pikir dan dapat membawa kesedihan.
744
Dibaca

Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Profesionalisme Kerja Penyiar Radio

Dunia usaha menyadari betapa pentingnya menempatkan tenaga kerja yang profesional. Hal ini bukan saja karena tuntutan zaman, tetapi juga karena persaingan yang ketat dalam dunia usaha itu sendiri. Pemilihan tenaga kerja yang profesional tentunya akan membawa dampak yang positif bagi perusahaan, tujuan serta visi dan misi perusahaan akan lebih mudah tercapai. Radio sebagai salah satu bentuk usaha atau perusahaan, mengalami hal sama, yaitu menghadapi suatu bentuk kompetisi. Banyaknya usaha-usaha yang sejenis atau banyaknya bermunculan radio sebagai penyebab kompetisi tersebut.
1004
Dibaca

Hubungan Tingkat Kematangan Sosial Dengan Kohesivitas Kelompok Pada Mahasiswa Aktivis Organisasi

Kohesivitas kelompok merupakan suatu keadaan kelompok yang memiliki solidaritas yang tinggi, bekerjasama dengan baik dan mempunyai komitmen bersama yang kuat untuk mencapai tujuan kelompok sehingga anggota kelompoknya merasa puas. Dalam kelompok yang kohesif anggotanya mempersepsi anggota kelompok yang lain secara positif sehingga konflik dan pertentangan selalu diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Suatu lingkungan kelompok yang kohesif dapat dibentuk individu dengan tercapainya kematangan sosial yang dibutuhkan untuk mengembangkan dirinya.
870
Dibaca

Hubungan Antara Konformitas Dan Kreatifitas Siswa Dengan Interaksi Sosial Di Sekolah

Seorang murid semestinya tidak hanya diajarkan tentang suatu pengetahuan atau suatu ilmu. Seorang murid juga harus diajarkan bagaimana mengambil sikap, supaya nantinya bisa mengambil sikap atas suatu fenomena sosial yang ada dalam berinteraksi sosial di sekolah. Kreativitas merupakan kemampuan untuk membuat kombinasi baru yang berdasarkan data informasi atau unsur-unsur yang ada. Konformitas adalah penyesuaian terhadap kelompok sosial karena adanya tuntutan dari kelompok tersebut untuk menyesuaikan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas dan kreativitas siswa dengan interaksi sosial di sekolah.
742
Dibaca

Hubungan Antara Motivasi Berafiliasi Dengan Sikap Terhadap Perilaku Altruistik Pada Remaja Penyandang Cacat

Kehidupan masyarakat modern ternyata tidak hanya kering secara fisik, karena yang tumbuh bukan lagi pepohonan melainkan gedung-gedung bertingkat yang berdiri menjulang ke atas, tetapi juga kering secara psikis, karena motivasi manusiawi dalam hubungan personal semakin menipis, apalagi di kota-kota besar yang cenderung individualistis dan pragmatis, prinsip untung rugi dan timbal balik sering kali diterapkan pada segala sesuatunya. Begitupula dalam kehidupan pada masa remaja, terlebih para remaja penyandang cacat. Altruistik adalah perilaku menolong orang lain tanpa pamrih.
1067
Dibaca

Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Penyesuaian Sosial Pada Waria

Waria atau wanita-pria adalah individu yang memiliki kelainan identitas diri yaitu laki-laki yang mengidentifikasikan dirinya sebagai wanita. Sosok dengan dua karakter (feminine dan maskuline) sekaligus ini tidak jarang yang mendapatkan penolakan dari keluarga dan masyarakat karena kehidupan waria yang dekat dengan dunia prostitusi dan keanehan perilaku serta penampilan luar waria masih menjadi pusat perhatian dan pergunjingan, keadaan ini yang akhirnya menyeret waria untuk berkoloni dengan sejenisnya. Tingkat pendidikan yang rendah dan peluang kerja yang sempit menghambat waria untuk menjadi sumber daya manusia yang berkwalitas.
775
Dibaca

Seksualitas Pada Lanjut Usia Ditinjau Dari Budaya Jawa

Pengaruh kebudayaan terhadap seseorang atau masyarakat menimbulkan kecemasan yang berpengaruh terhadap sikap dan perilaku seksual pria maupun wanita lanjut usia, juga sikap sosial yang tidak menyenangkan terhadap hubungan seksual antara orang berusia lanjut dan keraguan terhadap kemampuan seksual mereka. Cita-cita normatif orang Jawa menginginkan bahwa sepasang suami isteri saling menunjukkan cinta kasih (tresna), tetapi mereka tidak menyukai segala bentuk tingkah laku pernyataan cinta kasih di muka umum (Koentjaraningrat, 1994).
526
Dibaca

Faktor-Faktor Pendukung Kesuksesan Wiraswastawan

Berwiraswasta adalah solusi untuk mencukupi kebutuhan hidup setelah kesempatan kerja kian hari kian sempit. Berwiraswasta adalah suatu tantangan karena berwiraswasta membutuhkan keberanian, keberanian untuk bermimpi, keberanian untuk merealisasikan mimpi yang dimiliki, keberanian untuk menghadapi satu demi satu dari sekian banyak rintangan yang menghadang, keberanian untuk mempertahankan apa yang dimiliki, keberanian untuk gagal dan belajar dari tiap-tiap kegagalan yang dihasilkan. Kesuksesan dapat diraih oleh siapapun, bagaimanapun sejarah dan kondisinya, karena setiap orang memiliki cita-cita, impian atau sekurang-kurangnya harapan untuk meningkatkan kualitas hidupnya, intuisi yang mendorong manusia normal untuk bekerja dan berusaha. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung kesuksesan wiraswastawan.
1309
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaya Kepemimpinan Otoriter Dan Komunikasi Interpersonal Dengan Kepuasan Kerja

Kepuasan kerja merupakan perasaan positif terhadap tugas-tugas dan masalah-masalah yang dihadapi dalam bekerja didapatkan suatu hasil kerja yang berkualitas dan kebahagiaan dalam bekerja. Persepsi terhadap gaya kepemimpinan otoriter adalah penafsiran seseorang terhadap gaya pemimpin yang membuat keputusan sendiri karena kekuasaan terpusat pada satu atau diri pemimpin itu sendiri. Komunikasi interpersonal adalah suatu kegiatan komunikasi yang dilakukan secara langsung oleh dua orang atau lebih sebagai komunikan dan komunikator dengan tujuan untuk mengubah sikap, pendapat dan pikiran yang berlangsung secara dialogis.
1013
Dibaca

Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Perilaku Seksual Pra Nikah Anak Jalanan Di Rumah Singgah Anak Bangsa Semarang

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pra nikah adalah faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal adalah faktor yang berada di luar diri individu, sedangkan faktor internal adalah karakteristik psikologis yang salah satunya adalah kecerdasan emosional.
532
Dibaca

Hubungan Antara Burnout Dengan Motivasi Kerja Pada Masinis Kereta Api

Motivasi kerja sangat diperlukan bagi setiap pekerja karena motivasi kerja merupakan proses untuk mencapai prestasi kerja yang baik. Salah satu penghambat motivasi kerja adalah burnout. Burnout adalah stres kerja yang dialami seseorang sebagai akibat adanya kelelahan fisik, kelelahan emosional, kelelahan mental, rendahnya penghargaan terhadap diri sendiri, dan depersonalisasi. Burnout yang tinggi akan mengakibatkan rendahnya motivasi kerja, begitu pula sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout dengan motivasi kerja pada masinis kereta api.
629
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Intensif Dan Lingkungan Kerja Dengan Loyalitas Kerja

Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang membutuhkan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Masih terbatasnya tenaga kerja yang profesional, terampil dan terlatih membuat perusahaan berusaha mempertahankan karyawan sebagai salah satu mitra utama yang perlu dipertahankan untuk menunjang efisiensi dan produktivitas perusahaan. Adanya loyalitas yang tinggi akan memberikan pengaruh positif, yaitu menimbulkan kepuasan kerja, semangat kerja, prestasi kerja yang baik dan keinginan untuk tetap bekerja di perusahaan.
2867
Dibaca

Analisa Kadar Vitamin C Pada Buah Apel (Pyrus Malus Linn) Dengan Metode Titrasi 2,6 Diklorofenolindofenol

Vitamin C merupakan vitamin yang paling sering digunakan sebagai suplemen. Hal tersebut karena vitamin ini mempunyai rasa asam dan enak sebagai konsumsi sehari-hari serta fungsi yang tidak kecil bagi kesehatan tubuh, yaitu dapat mengurangi resiko kanker, menurunkan kolesterol darah, membantu mencegah infeksi beberapa jenis virus dan bakteri, mempercepat penyembuhan luka, memperpanjang masa hidup, serta mengurangi terjadinya katarak.
2049
Dibaca

Kedisiplinan Belajar Ditinjau Dari Status Pekerjaan Orang Tua

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia memerlukan kedisiplinan untuk mengerjakan suatu kegiatan proses belajar. Disiplin mendorong individu untuk berbuat atau menjalankan suatu peraturan yang ada pada lingkungannya. Pada dasarnya kedisiplinan merupakan suatu sikap, tingkah laku yang sesuai dengan peraturan suatu organisasi, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Dalam penelitian ini, kedisiplinan dipengaruhi oleh faktor psikologis, faktor perseorangan, faktor sosial, dan faktor lingkungan. Selain itu kedisiplinan belajar dipengaruhi oleh disiplin belajar, penghindaran dari kegagalan, dan pengharapan keberhasilan.
1574
Dibaca

Hubungan Antara Karakteristik Pekerjaan Dan Motivasi Kerja Dengan Prestasi Kerja Karyawan

Prestasi kerja merupakan kesanggupan dalam melaksanakan pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, bermutu dan tepat mengenai sasarannya dalam dunia kerja. Prestasi kerja karyawan yang tinggi dapat dicapai dengan memperhatikan pentingnya karakteristik pekerjaan karyawan dimana terdapat dimensi pekerjaan yang bersifat tugas yang ada, tantangan, kesepakatan dengan teman sekerja dan kesepakatan persahabatan, Motivasi kerja yang tinggi daoat menjadi pendorong bagi seorang karyawan.
1213
Dibaca

Studi Tentang Klasifikasi Penyebab Dan Identifikasi Bentuk Agresi Penonton Pertunjukan Musik Rock

Memahami perilaku agresi sebagai salah satu permasalahan sosial pada individu sebaiknya dipahami pula paradigma sebab-sebab munculnya suatu perilaku dalam kehidupan manusia/individu. Musik merupakan bagian yang lekat dengan kehidupan manusia, dan disadari atau tidak, musik dapat menghadirkan suasana yang mampu mempengaruhi batin seseorang dan tingkah laku pendengarnya. Musik bisa menimbulkan emosi seseorang yang kemudian akan mempengaruhi saraf dan hormon yang berperan dalam pengambilan sikap dan perilaku seseorang.
916
Dibaca

Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Efektivitas Kerja Pada Guide Penyelenggaraan Umroh Dan Haji

Efektivitas merupakan salah satu komponen yang sangat dibutuhkan dalam manajemen organisasi karena mampu meningkatkan produktivitas kerja. Salah satu faktor kepribadian yang dapat mendorong meningkatkan efektivitas kerja seorang karyawan yang berhubungan dengan pelayanan konsumen yakni perilaku asertif, karena dengan berperilaku asertif, karyawan akan mampu mengungkapkan apa yang dipikirkan dengan cara yang konsisten.
1204
Dibaca

Hubungan antara Keterbukaan Diri Dengan Social Loneliness Pada Remaja Penyandang Cacat Tubuh

Kehidupan modern, mempercepat rasa social loneliness pada masyarakat khususnya remaja penyandang cacat tubuh. Hal ini mungkin dikarenakan adanya perubahan sosial yang kurang harmonis. Dengan adanya rehabilitasi memungkinkan penyandang cacat tubuh mampu melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Adanya keterbukaan diri yang secara timbal balik dan secara terus menerus akan meningkatkan keintiman antar pribadi sehingga akan mengurangi social loneliness.
1474
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pendidikan Agama Dalam Keluarga Dengan Kontrol Diri Pada Remaja

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Pendidikan Agama Dalam Keluarga Dengan KoRemaja dalam proses pencarian identitas diri tak jarang sering terjebak dalam nilai-nilai moral dan etika yang cenderung menyimpang. Keadaan ini seiring dengan semakin derasnya arus informasi dan teknologi yang diserap secara “apa adanya” tanpa memilah-milah mana yang pantas dan tidak pantas untuk dilakukan, khususnya bagi remaja. Upaya untuk mengurangi kemungkinan terjebak dalam penyerapan nilai-nilai dan perbuatan yang menyimpang dibutuhkan kemampuan mengontrol diri pada diri individu masing-masing.ntrol Diri Pada Remaja
1524
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Kualitas Produk Dengan Kepuasan Konsumen

Pada dasarnya kepuasan konsumen ditentukan oleh persepsi dan harapan konsumen. Persepsi terhadap suatu produk sendiri muncul karena adanya pengalaman konsumen pada saat mencoba produk, sedangkan persepsi mereka tersebut cenderung dipengaruhi oleh citra produk yang mereka gunakan. Jika terdapat sejumlah konsumen memiliki pengalaman baik dalam menggunakan suatu produk, maka hal tersebut akan membuat konsumen menilai produk tersebut memuaskan tanpa evaluasi yang mendalam. Dengan kata lain konsumen tidak perlu membandingkan atau menilai produk yang telah digunakan.
1053
Dibaca

Hubungan Antara Human Relations Dengan Intensi Turn Over

Intensi turn over merupakan tingkat kekuatan niat karyawan untuk pindah dari suatu perusahaan ke perusahaan yang lain. Pergantian karyawan atau turn over merupakan masalah yang dihadapi para pengusaha sejak dahulu. Salah satu faktor yang mempengaruhi intensi turn over pada karyawan adalah hubungan yang manusiawi antar individu dalam sebuah perusahaan atau yang dikenal dengan istilah human relations. Hubungan yang baik antara karyawan dengan pimpinan maupun karyawan dengan karyawan, akan membuat suasana kerja menjadi menyenangkan dan akan mempengaruhi perilaku kerja karyawan dalam perusahaan. Dengan kata lain, bahwa dengan human relations yang baik maka karyawan tersebut maupun pihak perusahaan mampu menekan peningkatan intensi turn over.
820
Dibaca

Gambaran Konflik Dan Reaksi Emosi Isteri Tahanan Dalam Menjalankan Peran Gandanya Di Keluarga

Peran ganda pada peradaban masa kini, bukan lagi menjadi satu fenomena yang baru lagi meskipun hingga sekarang masih fenomenal. Keputusan untuk menjalankan peran ganda, terutama pada wanita tidak akan membuahkan suatu problematika berarti jika suami maupun isteri sama- sama menginginkan suatu model pembagian peran tersendiri dalam keluarga. Namun bagaimana jika friksi- friksi yang terjadi adalah sebuah pengambilan keputusan dari isteri untuk berperan ganda dikarenakan suami harus menjalani sebuah proses hukum negara di lembaga pemasyarakatan?
1406
Dibaca

Hubungan Antara Kestabilan Emosi Dengan Kecemasan Menghadapi Kelahiran Anak Pertama

Menghadapi proses persalinan, pada umumnya calon ibu akan dilanda perasaan takut dan cemas, bagaimana menghadapi kelahiran anaknya nanti. Kondisi tersebut apabila dibiarkan terus menerus tidak akan baik bagi calon ibu, karena calon ibu akan terlalu mempermasalahkan kesehatan serta cemas akan kondisi bayi. Kestabilan emosi sangat penting dalam mengendalikan kecemasan untuk menghadapi kelahiran terutama untuk kelahiran anak pertama. Dengan kestabilan emosi calon ibu akan mempunyai kemampuan untuk memberikan respon yang baik dan mempunyai kemampuan untuk mengendalikan diri sehingga akan mengurangi kecemasan.
1126
Dibaca

Hubungan Antara Persepsi Terhadap Kondisi Lingkungan Fisisk Kerja Dengan Kebosanan Kerja

Kebosanan kerja muncul ketika individu mendapati bahwa pekerjaannya tidak mempunyai tantangan, dan ketika minatnya untuk melaksanakan pekerjaan hilang. Seperti halnya kelelahan, kebosanan kerja adalah pengalaman yang tidak menyenangkan, sering dicirikan dengan kesulitan menjaga perhatian selama bekerja. Namun dalam kondisi yang penuh tuntutan dan menekan di lingkungan kerja tidak membuat karyawan mengalami kebosanan kerja, tergantung dari cara individu memberikan arti atau persepsi terhadap setiap hal yang menekan di tempat kerja dan bagaimana individu mensikapi setiap tekanan yang terjadi di lingkungan kerja.