Search

Hasil pencarian: 3 ditemukan (tampil 1 - 3) :

1252
Dibaca

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Praktik Perataan Laba (Income Smoothing) Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta

Parataan laba merupakan praktik yang umum dilakukan manajer untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan agar sesuai dengan target yang diinginkan baik secara artificial maupun riil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya praktik perataan laba di Indonesia khususnya perusahaan manufaktur di BEJ. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasikan faktor-faktor yang dapat dihubungkan dengan praktik perataan laba. Faktor-faktor tersebut antara lain ROI, ROE, DER dan Leverage ratio. Untuk menentukan dapat terjadinya praktik perataan laba digunakan Indeks Eckel.
1671
Dibaca

Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas Dan Leverage Terhadap Perataan Laba (Income Smoothing) (Studi empiris Pada Perusahaan Manufaktur Go Public Di Bursa Efek Jakarta)

Perataan laba dapat didefinisikan sebagai cara yang digunakan manajemen untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan agar sesuai dengan target yang diinginkan baik secara artifisial maupun riil (Atmini, 2000). Tindakan perataan laba telah dianggap sebagai tindakan yang umum dilakukan oleh manajemen untuk mencapai maksud tertentu. Sampel yang digunakan berjumlah 56 perusahaan yang terdaftar di BEJ selama 5 tahun, mulai tahun 1999 s/d 2003. metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji univariate yaitu Kolmograf-Smirnov Test, Mann Whitney U Test dan Independent Sample T-Test serta uji multivariate dengan menggunakan Regresi Logistik Berganda.
961
Dibaca

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Praktik Perataan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta

Perataan laba dapat didefinisikan sebagai cara yang digunakan oleh manajemen untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan agar sesuai dengan target yang diinginkan baik secara artifisial maupun riil (Atmini,2000). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan faktor-faktor yang dapat dihubungkan dengan perataan laba di Indonesia. Faktor-faktor tersebut antara lain ROI, ROE, DER, LEV dan CR. Untuk menentukan dapat terjadinya praktek perataan laba digunakan Indeks Eckel.