Search
|
|
Hasil pencarian: 3 ditemukan (tampil 1 - 3) :
459
Dibaca
Hubungan Antara Pengelolaan Diri Dengan Motivasi Berkompetisi Pada Pedagang Besar Di Pasar
Pada saat mulai memasuki dunia perdagangan, individu membawa berbagai kebutuhannya baik materiil maupun nonmaterial, apabila kebutuhan tersebut terpenuhi maka akan merangsang pedagang untuk berkompetisi sehat akan tetapi bila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi akan menimbulkan suatu situasi yang kompetitif antara pedagang yang satu dengan yang lainnya dalam mencapai tujuan yang sama yaitu mampu unggul diantara pedagang lainnya. Dalam meningkatkan persaingan antara pedagang di sektor perdagangan, pedagang dituntut untuk memiliki motivasi berkompetisi yang tinggi dan pengelolaan diri yang baik agar usahanya dapat bersaing. Iklim yang kompetitif pada pedagang timbul karena adanya unsur tantangan untuk menghadapi dirinya sendiri.
10 Mar | Skripsi Ekonomi
852
Dibaca
Hubungan Antara Kecemasan Terhadap Sempitnya Lapangan Pekerjaan Dengan Minat Berwiraswasta
Krisis ekonomi yang melanda Indonesia menyebabkan terjadi banyaknya pengangguran. Rasa cemas akan sempitnya lapangan pekerjaan dapat muncul karena adanya faktor situasi-situasi, dimana semakin sulitnya dan semakin berkurangnya lapangan pekerjaan yang dapat dimasuki kelak setelah mahasiswa menyelesaikan studinya terlebih-lebih kaitannya dengan kondisi krisis ekonomi saat ini. Cemas tidaknya seseorang terhadap sempitnya lapangan pekerjaan bukan berasal dari pengakuan umum. Diharapkan apabila seseorang merasa cemas terhadap kesempatan lapangan pekerjaan dan menyadaribahwa ia harus memecahkan masalah tersebut, maka akan timbul prakarsa, ide–ide yang cemerlang untuk mencari terobosan guna menanggulangi keterbatasan lapangan pekerjaan karena semakin tingginya tingkat persaingan kerja. Terobosan yang dapat dilakukan antara lain menumbuhkan minat untuk berwirausaha.
20 Agu | Skripsi Psikologi
572
Dibaca
Faktor-Faktor Pendukung Kesuksesan Wiraswastawan
Berwiraswasta adalah solusi untuk mencukupi kebutuhan hidup setelah kesempatan kerja kian hari kian sempit. Berwiraswasta adalah suatu tantangan karena berwiraswasta membutuhkan keberanian, keberanian untuk bermimpi, keberanian untuk merealisasikan mimpi yang dimiliki, keberanian untuk menghadapi satu demi satu dari sekian banyak rintangan yang menghadang, keberanian untuk mempertahankan apa yang dimiliki, keberanian untuk gagal dan belajar dari tiap-tiap kegagalan yang dihasilkan. Kesuksesan dapat diraih oleh siapapun, bagaimanapun sejarah dan kondisinya, karena setiap orang memiliki cita-cita, impian atau sekurang-kurangnya harapan untuk meningkatkan kualitas hidupnya, intuisi yang mendorong manusia normal untuk bekerja dan berusaha. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung kesuksesan wiraswastawan.
12 Agu | Skripsi Psikologi

