Masa remaja merupakan masa yang penuh konflik. Hal ini menimbulkan keresahan dan kontradiksi pada remaja. Keadaan emosi yang tidak stabil ini akan berakibat buruk apabila tidak didukung dengan adanya kecerdasan emosional. kecerdasan emosi sebagai kemampuan yang mencakup pengendalian diri, semangat, ketekunan serta kemampuan untuk memotivasi diri. Selain itu, remaja juga memiliki kebutuhan untuk pengungkapan diri (self disclosure) di lingkungan sosialnya. Remaja yang memiliki kemampuan self disclosure akan dapat menerima keadaan dirinya dan orang lain termasuk kekurangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dan self-disclosure dengan kecenderungan perilaku agresif pada remaja.