Corporate performance decline continuously can lead to financial distress is a very difficult situation even close to bankruptcy can be said that if not immediately resolved will have a major impact on those companies with a loss of trust from consumers. Bankruptcy of a company can be seen and measured through financial reports, by analyzing the financial statements. Bankruptcy analysis conducted to obtain early warning of bankruptcy (early signs of bankruptcy).
Penurunan kinerja perusahaan secara terus-menerus dapat menyebabkan terjadinya Financial distress yaitu keadaan yang sangat sulit bahkan dapat dikatakan mendekati kebangkrutan yang apabila tidak segera diselesaikan akan berdampak besar pada perusahaan-perusahaan tersebut dengan hilangnya kepercayaan dari para konsumen. Kebangkrutan suatu perusahaan dapat dilihat dan diukur melalui laporan keuangan, dengan melakukan analisis terhadap laporan keuangan. Analisis kebangkrutan dilakukan untuk memperoleh peringatan awal kebangkrutan (tanda-tanda awal kebangkrutan).
The relationship between participation in the budgeting process of managerial performance is a field of research that many debates that have attracted researchers to conduct further research on the relationship. The results obtained from previous studies showed that the relationship between the two can not be concluded konsklusif. In accordance with Govindarajan (1986) one way to solve it is by kontijensi approach.
Hubungan antara partisipasi dalam proses penyusunan anggaran dengan kinerja manajerial merupakan bidang penelitian yang banyak mengalami perdebatan sehingga menarik minat para peneliti untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap hubungan tersebut. Hasil yang diperoleh dari penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa hubungan diantara keduanya tidak dapat disimpulkan secara konsklusif. Sesuai dengan Govindarajan (1986) salah satu cara untuk menyelesaikannya adalah dengan pendekatan kontijensi.
One way that can be used as a predictor of cash flow is a financial information that is profit and cash flow. The purpose of this research is to empirically test the ability of earnings and cash flow as a predictor of cash flows in the future. Alternative hypothesis used in this study is to profit and cash flow benefit or have the ability to predict cash flow and future profits and cash flow are not useful or do not have the ability to predict future cash flow.
Salah satu cara yang dapat digunakan sebagai prediktor arus kas adalah dengan informasi keuangan yaitu laba dan arus kas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris kemampuan laba dan arus kas sebagai prediktor arus kas di masa mendatang. Hipotesis alternatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah laba dan arus kas bermanfaat atau memiliki kemampuan dalam memprediksi arus kas di masa mendatang dan Laba dan arus kas tidak bermanfaat atau tidak memiliki kemampuan dalam memprediksi arus kas dimasa mendatang.
This study will examine whether the content of the publication of accounting have enough information to make markets on the announcement berreaksi. Return (change) is the level of benefits enjoyed by the benefits that can be enjoyed from an investment, investors certainly would not want to invest. The purpose of this study is to determine: the publication of accounting earnings affect abnormal stock returns of manufacturing firms in this study JSE takes a sample of 40 public companies that announced accounting profit from the period January 1 to December 31, 2003. The sample is selected by purposive sampling.
Penelitian ini akan menguji apakah publikasi akuntansi mempunyai kandungan informasi yang cukup untuk membuat pasar berreaksi terhadap pengumuman tersebut. Return (kembalian) adalah tingkat keuntungan yang dinikmati adanya keuntungan yang dapat dinikmati dari suatu investasi, tentunya pemodal tidak akan mau melakukan investasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : publikasi laba akuntansi berpengaruh terhadap abnormal return saham perusahaan manufaktur di BEJ Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 40 perusahaan go public yang mengumumkan laba akuntansi dari periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2003. Sampel dipilih secara purposive sampling.
6Adanya regional autonomy, the role of Parliament in the area of financial supervision (budget) is very large. Budget oversight conducted by the board is influenced by internal factors and external factors. In this study will be limited to the issue of financial supervision area (APBD) and budget preparation procedures according Kepmendagri No.29 of 2002. This research is conducted by using survey methods. Population in this study are all members of the district legislature XXX number 45 people. Sampling methods carried out by non-probability sampling with purposive sampling method. Test the validity and reliability using product moment correlation and cronbach\u0026#39;s alpha.
6Adanya otonomi daerah, maka peranan DPRD dalam pengawasan keuangan daerah (APBD) sangat besar. Pengawasan APBD yang dilakukan oleh dewan dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Dalam penelitian ini akan dibatasi pada masalah pengawasan keuangan daerah (APBD) dan tata cara penyusunan APBD menurut Kepmendagri No.29 Tahun 2002. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anggota DPRD Kabupaten XXX yaitu sejumlah 45 orang. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan non probabilitas sampling dengan metode purposive sampling. Uji validitas dan reliabilitas menggunakan korelasi product moment dan cronbach’s alpha.